Beberapa Buku Yang Dibaca Tahun 2018

Sejak nonton Chicago Typewriter di akhir tahun 2017, semangat membaca saya tahun ini alhamdulillah membaik daripada tahun-tahun sebelumnya. Drakor yang bercerita tentang persahabatan tiga pemuda aktivis perjuangan Korea di masa pendudukan Jepang. Kemudian, sang tokoh utama bereinkarnasi di era modern sebagai penulis terkenal yang mengalami writer’s block. Selama dia stres, sang penulis bertemu dengan hardcore fansnya dan ghost writer misterius yang selalu bertekat membantunya menyelesaikan penulisan novelnya.  Ini merupakan film pertama yang saya tonton, bertemakan tentang penulis, yang ternyata kalau penulis di luar negeri itu, kalau karyanya terkenal, mereka bak seorang artis, seperti Han Se Ju dalam drakor tersebut.  Masih jarang sekali film yang mengangkat tema tentang penulis, dan saya beruntung gak sengaja menemukan drakor ini saat pindah-pindah channel di TV kabel.  Saya memang awam dalam dunia drakor.  Tapi setidaknya, ada 1 drakor yang saya sangat sukai 😁

Baca juga: kisah tentang penulis dalam Chicago Typewriter

Semangat menulis saya tahun ini juga lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.  Alhamdulillah menyelesaikan sebuah fiksi.  Satu lagi, tahun 2018 ini alhamdulillah jadi cukup rajin posting di rumah blog saya, biar hangat, tidak kedinginan 😄  Saya berterimakasih kepada Chicago Typewriter team, yang sudah membangkitkan semangat saya lewat suguhan ceritanya yang anti mainstream, dan menyadarkan saya bahwa membaca dan menulis adalah hal yang sangat senangi dan tidak bisa digantikan oleh apapun 😊  Setelah nonton drakor tersebut, semangat membaca dan menulis saya membaik.

Sebenarnya tidak ada target total buku yang harus saya baca tahun ini.  Saya mengorbankan waktu luang dan mengurangi waktu tidur, juga  mengurangi aktivitas medsos, yang aktif hanya Instagram, jarang chat, paling hanya  balas chat WA. Atau pun kirim chat kalau sedang perlu, dan saya benar-benar pengen ngobrol.   Pokoknya diet chat, delete beberapa aplikasi misal twitter, line. Paling main di blog, kadang-kadang bw (blog walking). Maklum sukkkaaaaaa jalan-jalan, berhubung in real life jalan-jalan gak bisa tiap hari, jadi selama temanya bisa jalan-jalan, blog walking pun jadi! 😆😆

Baca juga: Salah satu penulis Indonesia yang karyanya banyak saya baca 


 


Masuk dalam kategori “Mytic”

Dan motivasi utama lainnya, karena saya senang menulis, mau jadi penulis, maka kalau kata penulis Tere Liye, salah satu amunisi yang diperlukan bagi seorang penulis yaitu banyak-banyaklah membaca buku!  Terima kasih Bang Tere untuk sharing ilmunya yang saya tonton via YouTube.  Tidak ada pilihan, saya harus banyak baca buku 📚📚📚📖📖

Sebagai kenangan dalam perjalanan kehidupan saya, dan sebagai apresiasi terhadap diri sendiri, maka saya akan menulis tentang judul buku-buku yang saya baca di tahun 2018 (ada beberapa buku yang saya baca ulang saking suka 😁).  Berikut ini buku-buku yang saya baca:

  1. Muslim Traveler Korea Selatan : Fitriani
  2. Jelajah Rusia dengan Jalur Trans Siberia : Kurniawati Setyaningrum
  3. Journey to Andalusia: Marfuah Panji Astuti
  4. Journey to The Great Ottoman : Marfuah Panji Astuti
  5. Pergi : Tere Liye
  6. Cinta Dua Kodi : Asma Nadia
  7. Cinta dalam 99 nama-Mu : Asma Nadia
  8. Komet : Tere Liye
  9. Ceros dan Batozar : Tere Liye
  10. Bumi (baca ulang) : Tere Liye
  11. Bulan (baca ulang) : Tere Liye
  12. Matahari (baca ulang) : Tere Liye
  13. Bintang  (baca ulang) : Tere Liye
  14. I Am Sarahza : Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra
  15. Krisis Dunia dan Jalan Menuju Perdamaian : Mirza Masroor Ahmad
  16. Riwayat Rasulullah SAW : Hadhrat Mirza Bashiruddin   Mahmud Ahmad (baca ulang)
  17. Bahtera Nuh (baca ulang)
  18. Api Tauhid : Habiburrahman El Shirazy
  19. 69 Cara Traveling Gratis : Trinity dan Yasmin
  20. Muhammad Al Fatih 1453 : Felix Y. Siauw
  21. Pride and Prajudice : Jane Austen
  22. Bait-Bait Multazam : Abidal El Khalieqy
  23. Kau, Aku, dan Sepucuk Angpao Merah : Tere Liye
  24. Burlian : Tere Liye
  25. Pukat : Tere Liye
  26. AboutFriends :Tere Liye
  27. #AboutLove : Tere Liye
  28. Dikatakan atau tidak tetap cinta : Tere Liye
  29. Eliana: Tere Liye
  30. Amelia : Tere Liye
  31. Merindu Baginda Nabi : Habiburrahman El Shirazy
  32. Faith and the city : Hanum Salsabila Rais & Rangga
  33. Ayah : Andrea Hirata
  34. Laskar Pelangi : The Phenomenon ->  Asrori S. Karni
  35. Berjuang di tanah rantau : A. Fuadi,dkk
  36. Garis Batas negeri-negeri di Asia Tengah : Agustinus Wibowo
  37. Selimut Debu : Agustinus Wibowo
  38. Titik Nol : Agustinus Wibowo
  39. Dead Smokers Club I : Adham T.   Fusama
  40. Asmaradana : Rifaroa & Parmantos
  41. Duka Sedalam Cinta : Helvy Triana Rossa
  42. Muhammad Sang Penggenggam Hujan: Tasaro GK
  43. Rentang Kisah : Gita Savitri Devi
  44. Dilan (Dia adalah Dilanku tahun 1990) : Pidi Baiq
  45. Milea Suara Dari Dilan : Pidi Baiq
  46. Dilan (dia adalah Dilanku tahun 1991) : Pidi Baiq
  47. Surga yang tak dirindukan: Asma Nadia
  48. Surga yang tak dirindukan 2: Asma Nadia
  49. Pesantren Impian : Asma Nadia
  50. Cinta di Ujung Sajadah : Asma Nadia
  51. Ketika Mas Gagah Pergi & Kembali: Helvy Tiana Rosa
  52. 101 Dosa Penulis : Isya Alamsyah
  53. Twitografi Asma Nadia
  54. 7 Keberanian. Berapa yang Kamu punya? : Isa Alamsyah (Ebook)
  55. Nikmat Gagal – Kegagalan bukan untuk diratapi tapi disyukuri: Isa Alamsyah (Ebook)
  56. Aisyah Putri Jilbab Love : Asma Nadia
  57. Off The Record: Ria SW
  58. Imperfect A journey to self – Acceptance: Meira Anastasia
  59. Maryam : Okky Madasari
  60. Aruna dan Lidahnya : Laksmi Pamuntjak
  61. The Lord Of The Rings Return Of The King: J.R.R. Tolkien
  62. Hujan Bulan Juni : Sapardi Djoko Damono
  63. Ensiklopedia Junior : Kota di Dunia
  64. Indonesian writers Bibliophiles, sekelumit kisah hidup dan proses kreatif 30 penulis Indonesia: Nur Latifah US
  65. Ensiklopedia Junior: Alat Transfortasi
  66. Ensiklopedia Junior : Alam Semesta
  67. Hadhrat Ruqayyah ra. Putri Hadhrat Muharammah Saw. : Faiza Sadeeqa
  68. Hadhrat Hud as. : Ny. Tayyibah Seema Khalil
  69. Kebahagiaan Ied Rani’ah : Bushra Qureshi
  70. Dokter Yang Dirindukan : Asma Nadia, Dr. Anwar Fazal
  71. Emak Ingin Naik Haji : Asma Nadia
  72. Sirkus Pohon : Andrea Hirata
  73. Laskar Pelangi (baca ulang) : Andrea Hirata
  74. Amazing Dubai, referensi traveling dengan berbagai kisah inspiratif: Utari Giri
  75. Surat Dari Kematian : Adham T. Fusama
  76. Sights in Finland : Raimo Suikkari
  77. Nanti Kita Cerita Hari Ini : Marchella FP
  78. Berhenti Di Kamu : dr Gia Pratama
  79. A Portrait of New Zealand: Warren Jacobs
  80. Dari Puncak Khalifah Sejarah Arab-Islam Sejak Era Kejayaan Khalifah Utsmaniyah: Eugene Rogan
  81. Dilarang Bercanda dengan Kenangan : Akmal Nasery Basral
  82. SI ANAK CAHAYA Karya Tere Liye

Tahun 2018, alhamdulillah saya membaca buku dari 44 penulis berbeda.  Masih banyak buku yang ingin saya baca.  Semoga akan ada waktu untuk bisa banyak membaca lagi.  Aamiin.  Beberapa buku yang saya baca, saya review.  Tidak semuanya.  Sebenarnya, buku yang saya review hanya dilihat dari kacamata saya sebagai penikmat buku.  Saya bukan kritikus, sehingga saya memang tidak mau menyebutkan kelebihan dan kekurangan sebuah karya buku.  Kalau saya suka, saya review.  Saya hanya ingin menyimpan jejak kenangan, terhadap buku-buku yang memang memberikan kenangan baik pula sama saya.  Misalnya, buku ini bisa membuat saya baper sama ceritanya, terhibur, atau bahkan terinspirasi. Menurut saya, tidak ada buku yang bagus dan jelek, semua buku bagus, karena semua tergantung pada selera 😊

Dari 82 buku yang saya baca di tahun 2018.  Maka kalau harus memilih satu buku yang menjadi terfavorit, pilihan saya adalah Si Anak Cahaya karya Tere Liye.  💚❤️💙💚

Baca juga hal-hal menarik dari buku serial bumi 

Kalau kamu, berapa buku yang kamu baca di tahun 2018? Adakah judul buku yang kamu baca, sama dengan daftar buku yang saya baca juga?

Happy reading! 📚📖📚

With Love, ❤️ 💗 💕

26 thoughts on “Beberapa Buku Yang Dibaca Tahun 2018

  1. Haaaaaaaaaaaaah mangap saya, 81? Gila banyak banget. Saya berapa ya, hanya sekitar 50 an (90% non fiksi) dan itu udah berjuang mati-matian ngorbanin banyak waktu untuk membaca. Padahal semula ku kira semakin sibuk, maka semakin termotivasi untuk meluangkan waktu membaca. Dan itu benar tetapi… Tetapi… Ai yang di sana, berhasil menyelesaikan 81.. 👏👏👏 kereeeeeen!

    Liked by 1 person

    1. Terima kasih Kak 😇😇

      Seharusnya saya lebih banyak baca lagi. Namun saya tetap besyukur bisa membaca buku-buku tsb tahun ini. Walaupun, pasti banyak mengorbankan waktu dan kesenangan. Tapi pasti akan selalu ada hal yang dikorbankan, yang penting pengorbanannya untuk kebaikan diri di masa yang akan datang 😊
      Hebat Kak, sudah banyak baca buku juga. 👍
      Dan setelah baca dari buku ke satu ke buku yang lain, hasilnya jadi makin nagih buat baca, ya kan, Kak?

      Terima kasih untuk apresiasinya Kak. 😊

      Liked by 1 person

    1. Wah, berarti buku yang kita baca tahun ini banyak yg berbeda. Alhamdulillah kalau masih ada satu buku yang sama. Keren kak, sudah lama baca The Lord Of The Ring. Sementara saya baru baca tahun 2018 😂
      Wah kalau begitu, penggemar film The Lord Of The Ring, ya Kak? 😃

      Like

      1. Kalau filmnya triloginya itu masing-masing udah lebih dari 25 aku tonton. 😁 di bio aku. Aku kan fans berat Mbah Tolkien. 😁 The Silmarillion… Buku fiksi terbaik terhebat yang pernah aku baca. Terbaik sepanjang masa lah. 😁 iya. Banyak yang beda.

        Liked by 1 person

      2. Ayah dan Sirkus pohon. Kelar tahun ini juga nding. Masih sama. Sama! Aku juga baca ulang laskar pelangi dan sang pemimpi ditambah Dwilogi Padang Bulan. Wehehehe Andrea Hirata banget ternyata saya ini.

        Liked by 1 person

      3. Alhamdulillah, nambah lagi yang sama 😄

        Saya baru mengulang Laskar Pelangi saja.

        Wow keren Kak, penggemar beratnya Andrea Hirata 👍
        Kabarnya akan ada buku baru dari trilogi Sirkus Pohon…

        Like

      4. Terkadang saking ngefans, memang secara tidak sadar kita bisa seperti itu. Beruntung suda sadar Kak, sehingga kini bisa menulis dengan ciri khas sendiri, kak 👍

        Like

      5. Wooooow, super sekali Kak! Penggemar sejati 👏👏👏👏
        Saya baru nonton triloginya masing-masing tiga kali 😂

        Oh maaf, saya belum cek bio. Saya suka J.R.R. Tolkien, tapi fans beratnya J.K. Rowling
        The Silmarillion belum tau 😂😂
        Mesti baca nih kayaknya 🙄

        Like

      6. JK Rowling keren. Serial Harry Potter sudah aku baca semua, termasuk yang The Crushed Child (English tanpa melirik kamus sehurufpun, dan ternyata tahu semua artinya. Mbak Jo emang pinter banget!) cuma kalau menurut aku, kedalaman bahasa dan dunia Hogwarts kalah jauh dengan Legendarium Tolkien.

        Gila sumpah, mbah Tolkien bener-bener fillologi dan pencipta dunia fiksi paling lengkap. Semestanya merujuk pada literature lama. Kalau baca The Silmarillion, The Lord of The Ring itu ibarat cuma sebiji jagung ditengah sawah. Tapi kalau baca History of Middle Earth LOTR ibarat sebutir pasir di pantai. Aku recommended banget buat baca itu sih, Mbak. Tapi jangan maksain, soalnya berat banget pembahasannya.

        Liked by 1 person

      7. Wow 😮 super sekali Kak 👏👏👏
        Saya baru baca sampai HP 7 saja. Mbak Jo ini untuk karyanya memang tidak berat, ringan tapi tetap menyenangkan untuk dinikmati.
        Betul sih, harus saya akui. Setelah saya baca 1 buku TLOTR, kedalaman bahasanya wow, terus detail, kalau saya bacanya bikin mikir, dan menakjubkan saja, di jamannya, Tolkien sudah menulis karya sekeren itu. Bagaimana kalau beliau hidup di jaman sekarang? Sespektakuler apa karyanya?

        Nampaknya saya sedang berdiskusi dengan Book Lover kelas berat nih 😂
        Wah, saya jadi tertarik ingin tahu…
        Terima masih untuk rekomendasinya Kak 😊
        Akan saya catat dalam list, semoga saya pun bisa menikmati karya yang direkomendasikan…
        Siap Kak, terima kasih sudah mengingatkan, kalau pas baca ternyata berat banget, saya tinggal angkat tangan saja 😂

        Like

    1. Kalau suka genre fantasy. Komet ini seru sekali. Ada 7 nama pulau yang sangat unik, saya sampai takjud “ini penulisnya kepikiran aja ngasih nama pulau dari nama hari dalam seminggu.” 😀
      Recommended Mas

      Like

      1. Wow, hebat. Mengurus 4 anak, namun masih termovitasi untuk membaca, itu juga langkah keren Mba, sambil sekalian menularkan hobi membaca pada anak-anak 👍😊

        Tetap optimis dan tetap semangat Mba 😇

        Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s