[Review Buku]: SI ANAK BADAI Karya Tere Liye

Tahun 2019, setelah muncul dengan buku Komet Minor pada bulan Maret 2019 dan About Life pada bulan Juni 2019. Penulis multitalenta Tere Liye, hadir dengan buku barunya yang berjudul Si Anak Badai, terbit Agustus 2019.    Buku ini merupakan buku ke enam dari Serial Anak Nusantara.  Salah satu serial favorit saya.   Serial ini merupakan bacaan yang memang membidik semua umur.  Berbeda dari lima buku sebelumnya.  Buku ini berdiri sendiri dan tidak ada kaitan dengan ke lima buku yang sudah  terbit duluan , yaitu: Si Anak Pemberani, Si Anak Spesial, Si Anak Pintar, Si Anak Kuat dan Si Anak Cahaya.  Kali ini dalam buku Si Anak Badai muncul dengan karakter baru, yaitu Za.  Zaenal, memiliki dua adik yaitu Fatahillah dan Thiyah.  Mereka tinggal di Kampung Manowa.  Di sana, seluruh rumah warga berada di atas air.  Kokoh berdiri dengan tiang-tiang yang tertanam di dasar muara.  Bukan hanya rumah, masjid dan sekolah juga di atas air.  Sebagai penghubung antara satu rumah dengan rumah lainnya juga penghubung kampung kami dengan daratan , dibangun jembatan yang terbuat dari papan ulin selebar satu setengah meter.  Itulah jalan papan ulin tempat kami berlalu lalang.  Penduduk juga menggunakan perahu-perahu kecil untuk bepergian.  Namun, Kampung yang tadinya damai, semenjak kedatangan Pak Alex atau si bajak laut, menjadi Continue reading “[Review Buku]: SI ANAK BADAI Karya Tere Liye”

Advertisements

[Review Buku]: Dia Adalah Kakakku Karya Tere Liye

Dia Adalah Kakakku, merupakan buku recover dari Bidadari-Bidadari Surga. Buku  ini, tentang  kisah Kak Laisa.   Kakak yang sangat mencintai keempat adiknya: Dalimunte, Ikanuri, Wibisana, dan si bungsu Yashinta.  Mereka tinggal di sebuah lembah yang sangat indah, lembah Lahambay.  Kak Laisa rela mengorbankan apa pun, agar adik-adiknya bisa sekolah, termasuk mengorbankan impiannya.  Ia berhenti sekolah karena saat itu Mamak tidak sanggup membeli baju sekolah untuk adiknya, Dali.  Sejak saat itu Kak Laisa membantu Mamak  mengurus ladang, bekerja keras mengumpulkan uang untuk menyekolahkan adik-adiknya.  Sejak Babak meninggal di terkam penguasa Gunung Kendeng, Kak Laisa menunaikan janji yang selalu dipegangnya erat-erat.

Buku ini sangat menyentuh sekali, apalagi hubungan Kakak-adik yang terjalin sangat indah.  Saya suka hubungan kakak adik Laisa – Yashinta – Dalimunte, dimana sebagai adik, Yashinta dan Dalimunte sangat nurut dan mencintai Kakaknya.  Lain halnya dengan Ikanuri dan Wibisana, saudara yang nyaris kembar kelakuannya, padahal mereka bukan anak kembar, sebab Continue reading “[Review Buku]: Dia Adalah Kakakku Karya Tere Liye”

[Review Buku]: Sang Pemimpi Karya Andrea Hirata

“Biar kau tahu Ikal, orang-orang seperti kita tak punya apa-apa, kecuali semangat dan mimpi-mimpi, dan kita akan bertempur habis-habisan demi mimpi itu!”  … Tanpa mimpi orang-orang seperti kita akan mati.  –Arai pada Ikal (halaman 143) 

Sebetulnya saya sudah baca buku ini beberapa tahun lalu, hasil pinjaman hehe.  Namun ketika ngabuburead di Kinokuniya, pas lihat buku ini, langsung muncul ide, kayaknya saya harus koleksi buku ini.  Maka buku ini akhirnya saya miliki, kemudian saya  baca ulang, dan surprisingly saya seperti baru baca bukunya lagi!  Begitulah, kalau saya suka dengan bukunya, saya rela baca ulang, mengalahkan antrian daftar buku yang belum saya baca!  Nah, bagi yang sudah membaca buku Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, maka bisa melanjutkan dengan membaca buku kedua dari tetralogi Laskar Pelangi, yang berjudul Sang Pemimpi.  Apakah kamu suka dan sudah baca semua tetralogi Laskar Pelangi? Kalau belum silahkan tuntaskan, kalau sudah mari bernostalgia bersama saya. Dalam buku ini, berkisah tentang tiga remaja yang dililit kemiskinan namun memiliki impian untuk melanjutkan sekolah.  Meskipun mereka harus jauh dari keularga dan tinggal bersama satu kos di Pulau Belitong.  Pada pukul dua pagi mereka sudah bangun dan bekerja.  ketiga remaja SMA Bukan Main bermimpi untuk melanjutkan sekolah hingga ke Perancis menjelajah Eropa hingga ke Afrika. Para pemimpi itu adalah Ikal, Arai dan Jimbron.  Ikal dan kedua temannya, Arai dan Jimbron adalah tiga remaja yang begitu nakalnya sehingga mereka sangat dibenci oleh Pak Mustar, tokoh antagonis dalam buku ini, yaitu seorang Wakil Kepala SMA Bukan Main itu sendiri. Namun beda halnya dengan sang Kepala Sekolah, Pak Balia adalah cermin guru teladan. Pak Belia-lah yang telah memberikan mimpi-mimpi kepada murid-muridnya terutama kepada Ikal, Arai dan Jimbron. “ Jelajahi kemegahan Eropa sampai ke Afrika yang eksotis.  Temukan berliannya budaya sampai ke Perancis.  Langkahkan kakimu di atas altar suci almamater terhebat tiada tara: Sorbonne. Ikuti jejak-jejak Satre, Louis Pasteur, Montesquieu, Voltaire. Di sanalah orang belajar science, sastra, dan seni hingga merubah Continue reading “[Review Buku]: Sang Pemimpi Karya Andrea Hirata”

[Review Buku] ANAK RANTAU Karya A. Fuadi

“Novel ini paket lengkap spesial.  Ada cerita tentang keluarga yang mengharukan, persahabatan, lingkungan hidup, bahkan juga tentang penjelasan pemberontakan besar di masa lalu lewat sudut pandang yang berbeda.  Bacalah.  Kalian akan merasakan petualangan seru.” —Tere Liye, penulis

“Anak Rantau mengajak kita menjenguk ulang makna keluarga, persahabatan, akar budaya.  Bak hidangan Minang yang gurih dan bikin menagih, karya A. Fuadi ini elok dibaca dan renyah dinikmati.”  —Dee Lestari, penulis

“Lebih berwarna dari Negeri 5 Menara.  Melalui karya terbarunya ini, Fuadi menunjukkan sebuah upaya untuk terus memperluas batas kemampuan dan imajinasinya sebagai seorang pencerita.” —Okky Madasari, penulis

Buku yang saya baca ini merupakan cover terbaru dari buku Anak Rantau yang terbit tahun 2017.  Buku ini mendapat penghargaan sebagai Fiksi Terbaik Islamic Book Award 2019.  Berbeda dari buku trilogi Negeri 5 Menara yang sudah saya baca.  Kalau buku-buku sebelumnya karya Ahmad Fuadi ini seakan diajak melalang buana ke berbagai tempat, namun lewat buku ini saya seakan diajak pulang ke kampung halaman setelah merantau di Ibukota, bagaimana menyesuaikan diri dengan kehidupan di kampung dengan adat dan budaya Minang, kisah tentang persahabatan juga hubungan keluarga yang mengharukan, dan dikemas dengan apik.

Dalam buku ini,  mengisahkan karakter utamanya Hepi, pemilik nama lengkap Donwori bihepi yang dipaksa pulang oleh ayahnya ke Tanjung Duren di Sumatera Barat, ia dititipkan kepada Continue reading “[Review Buku] ANAK RANTAU Karya A. Fuadi”

[Review Buku] Orang-Orang Biasa Karya Andrea Hirata

“Ordinary Pepople, destined to be the second international bestseller for Indonesian author, Andrea Hirata, after his first one that surprised the world’s reader, The Rainbow Troops. –Jill Simmons, New York

Sinopsis:

Belantik—sebuah kota yang penduduknya lupa berbuat jahat.

Aini adalah anak seorang miskin yang hidup dalam kebodohan.  Dalam perpaduan dua hal terkutuk itulah —kemiskinan dan kebodohan, siapa sangka ada sesuatu yang terjadi dalam hidupnya, sebuah peristiwa yang menjadi titik tolak perubahan Aini.

Di sisi lain kota Belantik, ada seorang Polisi yang begitu tertekan lantaran sudah cukup lama dia hanya berdiam diri di ruang kerjanya.  Bukan karena dia malas, namun karena tingkat kriminalitas di kota itu sangat rendah, bahkan begitu rendah sebab berada di angka nol.  Hingga suatu hari, ada tiga kejahatan serius di kota tersebut.  Apa yang sebenarnya terjadi dengan Aini?  Dan bagaimana bisa tiba-tiba ada tiga kejahatan serius di kota tersebut?

Buku Orang-Orang Biasa ini adalah novel ke-10 yang diterbitkan Andrea Hirata bersama Penerbit Bentang Pustaka.  Andrea Hirata menulis novel ini karena Continue reading “[Review Buku] Orang-Orang Biasa Karya Andrea Hirata”

[Review Buku] Ghost Fleet Karya P.W. Singer & August Cole

Sinopsis:

Ghost Fleet, sebuah kisah tentang armada hantu dan Perang Dunia Ketiga yang diramalkan  akan segera terjadi.  Pasukan marinir bertempur dalam dahsyatnya pertempuran Pearl Harbour modern: para pilot pewasat tempur  yang berusaha mengalhkan drone-drone antiradar; hingga para peretas remaja yang mencoba saling meretas sistem pertahanan antarnegara.  Bahkan, miliader Silicon Valley pun ikut mobilisasi cyber-war dan seorang pembunuh berantai yang membawa dendam pribadinya.

Siapakah yang akan menjadi pemenangnya?  Seperti apa bentuk dunia setelah perang paripurna ini?  Pada akhirnya, pemenang bergantung pada siapa yang lebih cakap mengambil pelajaran dari masa lampau dan ahli memanfaatkan senjata masa depan.  Jangan sepelekan, kisah di novel ini mungkin saja jadi realitas masa depanmu.

Ghost Fleet, debut novel karya dua pakar keamanan nasional ternama di Amerika ini menjadi perbincangan dunia karena didasarkan pada riset mutakhir.

Ghost Fleet adalah sebuah novel techno-thiller yang dirilis pada 30 Juni tahun 2015 karya P.W. Singer & August Cole.  Dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh penerbit Mizan, cetakan pertamanya terbit pada bulan Desember 2018.  Novel ini berlatar belakang masa depan, dalam buku tersebut menggambarkan sebuah skenario dimana Tiongkok dapat meluncurkan Continue reading “[Review Buku] Ghost Fleet Karya P.W. Singer & August Cole”