[Buku Pertama Serial Bumi] : Review BUMI karya Tere Liye

Sinopsis:

Namaku Raib, usiaku 15 tahun, kelas sepuluh. Aku anak perempuan seperti kalian, adik-adik kalian, tetangga kalian. Aku punya dua kucing, namanya si Putih dan si Hitam. Mama dan papaku menyenangkan. Guru-guru di sekolahku seru. Teman-temanku baik dan kompak. Aku sama seperti remaja kebanyakan, kecuali satu hal. Sesuatu yang kusimpan sendiri sejak kecil. Sesuatu yang menakjubkan. Namaku, Raib. Dan aku bisa menghilang.

Serial bumi dengan buku pertamanya berjudul BUMI, menambah daftar bacaan yang harus saya pantau kapan akan terbit lagi serial berikutnya! Karena saya suka dengan serial Bumi sejak pertama kali saya baca. Novel ber-genre fantasy ini super seru sekali 😎 Kemudian, karakter-karakter di luar tiga tokoh utama, namanya unik-unik. Penulisnya keren sekali dalam menciptakan karakter yang tidak umum. Novel dengan karakter 3 anak-anak ini mengambil tema yang menakjubkan. Kita diajak menelusuri petualangan kisah Raib dan kedua sahabatnya: Ali dan Seli. Dan ternyata mereka juga punya kelebihan yang tidak dimiliki manusia pada umumnya juga, seperti Raib. Apakah kelebihan mereka? Silahkan sendiri, seru! 😄

Baca : SERIAL BUMI Karya Tere Liye

RAIB namanya. Ra adalah panggilan akrabnya. Dia murid baru di sekolah. Usianya lima belas tahun. Perempuan, anak tunggal. Untuk remaja seumurannya, tidakada yang spesial tentangnya. Dia berambut hitam, panjang, dan lurus. Dia suka membaca dan mempunyai dua ekor kucing di rumah. Dia bukan anak yang pintar, apalagi populer. Dia hanya kenal teman-teman sekelas, itu pun seputar anak perempuan. Nilainya rata-rata, tidak ada yang terlalu cemerlang, kecuali pelajaran Bahasa –dia amat menyukainya. Di kelas sepuluh sekolah baru ini, dia lebih suka menyendiri dan memperhatikan, menonton teman-teman bermain basket. Dia duduk di keramaian kantin, di depan kelas, dan di lapangan. Sebenarnya sejak kecil dia terbilang anak pemalu. Tidak pemalu-pemalu sekali memang, meskipun satu-dua kali jadi bahan tertawaan teman atau kerabat. Normal-normal saja, tapi sungguh urusan pemalu inilah yang membuatnya berbeda dari remaja kebanyakan. Dia ternyata amat berbeda. Dia memiliki kekuatan. Dia tahu itu sejak kecil –meskipun hingga hari ini kedua orangtuanya dan teman-temannya tidak tahu. Mungkin secara fisik, Raib seperti halnya kebanyakan remaja pada umumnya. Tidak ada yang menonjol, apalagi istimewa. Tapi apa jadinya jika dua kucing yang selama ini dipeliharanya ternyata hanya terlihat satu bagi orang lain? Ajaibnya lagi ketika dia memiliki jerawat besar mengganggu di wajahnya pun hilang seketika ketika dia menginginkannya. Belum lagi jika dia menutup wajah dengan kedua telapak tangannya, dia takkan terlihat oleh siapa pun.

Baca juga: Resensi buku Komet Minor, Komet, serta Ceros dan Batozar karya Tere Liye

 

Buku pertama dari serial Bumi

Judul buku : Bumi

Penulis   : Tere Liye

Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama

Tahun Terbit : Cetakan kedelapan, Februari 2016

Jumlah Halaman : 440 Halaman

BacaBeberapa kalimat favorit dalam novel ini:

1. Sebagian kecil pemalas di dunia ini adalah orang-orang genius. (halaman 29)

2. “Banyak yang bisa menghilang. Banyak yang tidak terlihat oleh mata, tapi sebenarnya ada. Setiap hari, setiap detik, kita selalu hidup dengan sesuatu yang tidak terlihat oleh mata. Udara. Kamu bernapas dengannya, tanpa pernah berpikir seperti apa wujud asli udara. Apakah udara seperti kabut? Seperti uap? Apa itu oksigen? Bentuknya seperti apa? Kotak? Lonjong? Bahkan, kamu tidak perlu jadi setipis udara untuk tidak terlihat. Jika kamu terlalu kecil atau sebaliknya terlalu besar dari yang melihat, kamu bisa menghilang dalam definisi yang berbeda.” (halaman 31)

3. Kalau kamu dalam posisi harus mengajari anak sepintar dia, pasti kamu salah tingkah. (halaman 37)

4. Apapun yang hilang, tidak selalu lenyap seperti yang kita duga. Ada banyak sekali jawaban dari tempat-tempat yang hilang. Kamu akan memperoleh semua jawaban. Masa lalu, hari ini, juga masa depan. (halaman 85)

5. “Sekali bercerita kepada orang lain, kamu bisa membuat semua di luar kendali. Semua bakat besar itu akan berubah melawan dirimu sendiri dan membahayakan orang-orang yang kamu sayangi.” (halaman 104)

6. Tidur dalam situasi banyak pikiran memang tidak mudah. (halaman 217)

7. Dunia ini tidak sesederhana yang kamu lihat. Dunia ini seperti game yang jago kamu mainkan. (halaman 246)

Baca: About Life (2019) karya Tere Liye

Beberapa adegan favorit di buku ini:

1. Adegan di mana Raib lupa membawa buku PR-ya. Itu sama saja diartikan tidak mengerjakan PR. Hukumannya yaitu menunggu di lorong selama pelajaran berlangsung. Kisah Raib ini ada di halaman 24.

2. Deskripsi guru sejarah di sekolahnya Raib. Mr. Rosihan namanya. Gurunya kocak, meski sudah beruban, sudah sepuh, hampir pensiun. Gurunya ini lebih banyak mengajar dari pengalamannya dibanding buku teks yang murid-muridnya miliki, membawa kliping-kliping koran ke dalam kelas yang tebalnya membuat para murid semakin respek padanya. Kisah Mr. Rosihan ada pada halaman 74

3. Sikap mama dan papa Raib saat mereka memiliki masalah, sebisa mungkin anaknya tidak diiukutsertakan. Bagi mereka, seperti pada halaman 64, biarkan anak menikmati masa-masa terbaiknya. Tidak akan melibatkannya, membuatnya ikut memikirkan, dan cemas mengganggu jam belajarnya.

4. WOW 😮 paling suka sama adegan-adegan di perpustakaan pada Episode 30. Namanya Perpustakaan Sentral. Tempat semua catatan dan buku disimpan, semua ilmu dikumpulkan. Tidak ada tempat lebih baik dibanding ini jika kita membutuhkan jawaban. Suka sama kalimat Av, si pustakawan di perpustakaan ini: “Aku hanya menjaga perpustakaan, bagian ini hanya menyimpan dan mengamankan benda-benda tua dan berbahaya dari rencana jahat. Kami bukan pemiliknya. (halaman 257). Kalau ada buku yang bahas tentang perpustakaan, saya akan cinta. Serial BUMI ini, bakalan aku ikutin hingga tuntas 📚💚❤

Kita akan diajak ke kehidupan lain selain di bumi, kehidupan dengan teknologi tinggi:

1. Kamar mandinya berbentuk pintu bulat kecil. Kamar mandinya hebat. Saat kita menutup pintunya belasan lampu menyala secara otomatis. Kamar mandinya berbentuk tabung bulat besar dengan banyak kompartemen. Dindingnya terbuat dari kaca, mengeluarkan sinar lembut. Saat memasuki ruangan mandinya, ada belasan keran memenuhi dinding tabung. Saat tombol keran ditekan, bukan air yang keluar, melainkan udara segar, menerpa badan seperti memijat. (halaman 220-221)

2. Soal pakaian juga unik. Di kehidupan ini, memiliki teknologi benang sintetis yang dapat menyesuaikan diri secara otomatis dengan pemakainya. Jadi pakaian bisa awet dipakai meski pemiliknya bertambah dewasa, atau sebaliknya, pakaian itu diberikan kepada orang lain yang lebih kecil. (halaman 224)

3. Perpustakaannya juga keren. Ruangan depan gedung ini dipenuhi meja- panjang dan bangku. Lantainya terbuat dari pualam mewah. Belasan lampu kristal tergantung di langit-langit ruangan. Rak buku setinggi gedung tiga lantai memenuhi dinding ruangan. (halaman 238)

Baca: Hal-Hal Menarik dari Serial Bumi

Dari halaman pertama saja, benar-benar memikat. Lembaran demi lembaran bikin penasaran, jadi terperosok ke jalan cerita yang ditulis oleh Tere Liye ini. Sebenarnya ceritanya ringaan, tapi karena penulisnya mengemas dengan genre fantasy, imajinasi saya seakan diajak berfikir tentang setting dalam novel tersebut. Bayangkan, kunci sebuah masalah dijelaskan hanya dari sebuah buku PR Matematika, keren kan?!? Dan kita akan memasuki dunia lain, sehingga kita akan dibuat takjub. Beneran puas dengan karya Tere Liye kali ini. Jadi teringat saat dulu jaman SMA baca Harry Potter pertama, bacanya bikin nagih! Sama halnya dengan serial bumi, ini juga bikin nagih bacanya. 😃

Hal yang membuat saya selalu tertarik dengan buku-buku karya Tere Liye, salah satunya Tere Liye menyajikan buku dengan berbagai genre, dari puluhan buku yang sudah ditulisanya, berikut ini genre-genrenya:

  1. Genre Novel anak – anak dan keluarga : Hafalan Solat Delisa, Moga Bunda Disayang AllahBidadari-Bidadari Surga (recover jadi Dia adalah Kakakku), kemudian ada serial Anak-Anak Mamak  ada : ElianaBurlianPukat dan Amelia,
  2. Genre romance : Berjuta Rasanya, Sepotong Hati Yang BaruDaun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin,  sunset dan rosie,  aku kau dan sepucuk angpau merah,
  3. Genre fantasy : Ayahku Bukan PembohongHarga Sebuah PercayaSERIAL BUMI (Bumi, Bulan, Matahari, BintangCeros & Batozar serta buku kelima Komet).
  4. Genre ekonomi dan politiknegeri para bedebahnegeri di ujung tanduk.
  5. Genre action : pulang , pergi
  6. Genre sejarah : Rindu,
  7. Genre science and fiction bercampur romance, lingkungan hidup: Hujan 
  8. Kumpulan Quote : #About friends dan #About Love
  9. Kumpulan puisidikatakan atau tidak dikatakan, itu tetap cinta
  10. Genre Biografi tapi tidak pure lebih banyak unsur refleksi: Rembulan Tenggelam di Wajahmu
  11. Eksperimen berikutnya genre biografi (menceritakan kehidupan seseorang dari lahir sampai dengan meninggal): TENTANG KAMU 

Happy reading! 😊

With Love, 💗

Advertisements

3 thoughts on “[Buku Pertama Serial Bumi] : Review BUMI karya Tere Liye

  1. Pingback: Novel Komet Karya Tere Liye - Gakiu Novel

  2. Pingback: Sinopsis, Resensi dan Download Novel Komet Karya Tere Liye - Gakiu Novel

  3. Pingback: Sinopsis Resensi dan Download Novel Komet Karya Tere Liye - Gakiu Novel

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s