Berasa lagi ngerjain soal Essay  dari Liebster Award

Sebelumnya, saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Mba Rahma Balci sudah menominasikan saya dalam Liebster Award.

Ini award pertama di tahun 2020. Saya akan berusaha menjawab pertanyaan dari mommy kece ini. Mungkin pembaca blog saya sudah lelah, selama ini saya sering posting review buku mulu 😀 Kali ini, izinkan saya menjawab pertanyaan yang sebenarnya cukup sulit, tapi saya akan mencoba menjawab semampu saya.

11 Fakta tentang saya: Continue reading “Berasa lagi ngerjain soal Essay  dari Liebster Award”

[Review Buku] Anak Gembala yang Tertidur Panjang di Akhir Zaman karya A. Mustafa

“Pokoknya aku minta kamu jangan seperti orang –orang di luar sana, yang baru sedikit menerima ilmu agama sudah mabuk sehingga menganggap dirinya paling benar dan menganggap orang lain diluarnya adalah salah.” (299)

Continue reading “[Review Buku] Anak Gembala yang Tertidur Panjang di Akhir Zaman karya A. Mustafa”

[Review Buku] DOKTER di MEDAN LARA Karya Sili Suli dan Hurri Hasan

Jalan Tuhan belum tentu yang TERCEPAT, bukan pula yang TERMUDAH, tapi sudah pasti yang TERBAIK. (halaman xiv)

Never forget the types of people in your live. Who helped you in your difficult times. Who left you in difficult time. Who put you in difficult time. (anonymus) –(halaman 234) Continue reading “[Review Buku] DOKTER di MEDAN LARA Karya Sili Suli dan Hurri Hasan”

Resensi Buku SELENA dan NEBULA Karya Tere Liye

“Dunia kita dekat sekali dengan kegelapan. Maka, saat gelap menyelimutimu, pastikan kamu tetap berusaha mencari cahaya di sekitarmu. Dirimu sendiri adalah satu-satunya yang bisa kau percaya. Nurani. Cahaya kecil itu selalu ada dihatimu. Gunakanlah. Terangi jalanmu, temukan pilihan hidupmu. Semoga itu bisa membawamu menuju jalan yang lebih baik.” (halaman 339)—pesan Bibi Gill, pada Selena di buku Selena.

“Selena, sebenarnya hidup ini hanya soal sudut pandang. Digeser sedikit saja cara kita memandangnya, kita bisa mengubah sesuatu yang menyebalkan menjadi sesuatu yang berbeda.” Jem, ibunya Selena dalam buku Selena (halaman 45-46)

“Dunia ini terkadang tidak terlihat hitam putih seperti yang kita inginkan. Dan dalam ambisi kekuatan, intrik, pertempuran, kita bisa saja tertipu oleh warna asli sesuatu. Bahkan warna diri sendiri pun bisa menipu. Gelap mata. Gelap hati. Aku tidak tahu pelajaran apa yang menunggumu di depan sana. Mungkin pelajaran menyakitkan. Pengintai diajari menyelinap, membuka gembok, menyamar, dan semua teknik kegelapan lainnya. Tapi malam ini kita tahu, kamu punya teknik lain, Selena. Kemampuan menemukan hal-hal istimewa di sekitarmu, yaitu teknik terang. -Bibi Gill dalam buku Nebula (halaman 167)

Halo pembaca Serial Bumi, kali ini saya akan meresensi dua buku sekaligus, kelanjutan dari buku Serial Bumi. Setelah setahun yang lalu, 11 Maret 2019 terbit buku Komet Minor, kini langsung dapat dua buku sekaligus yaitu Selena dan Nebula. Lanjutan kisah Continue reading “Resensi Buku SELENA dan NEBULA Karya Tere Liye”

[Review Buku] KATA Karya Rintik Sedu

Semua dimulai dari satu kata. Satu kata menjadi satu kalimat. Satu kalimat menjadi satu paragraph. Satu paragraph menjadi satu halaman. Satu halaman menjadi satu bab. Satu bab menjadi satu buku. Dan satu buku menjadi satu suara. Mereka harus saling membaca dan saling mendengar. Mereka harus saling menerima dan saling melepaskan. Mereka membutuhkan sesuatu yang berunsur, mereka butuh sebuah kata, mereka butuh kata-kata untuk menjadi peta dan membebaskan keduanya dari jalur perjalanan yang salah. Mereka harus bicara. Mereka harus berani mengutarakan. Mereka harus mengeluarkan teriakan yang sudah tak bisa lagi diredam di dalam perasaan. Namun, kekecewaan membuat mereka terjebak di ruang gelap yang kehilangan cahayanya dan jalan keluar. (halaman 345) Continue reading “[Review Buku] KATA Karya Rintik Sedu”