[Novel]: Cinta Dua Kodi By Asma Nadia

Judul buku : Cinta Dua Kodi
Penulis : Asma Nadia
Penerbit : AsmaNadia Publishing House
Tahun Terbit : 2017
Jumlah Halaman : 366 Halaman

Seberapa jauh cinta dua kodi akan menerbangkanmu

Sinopsis:
Perempuan mana yang tak ingin hidupnya dipenuhi pendar kebahagiaan? Tetapi waktu sering kali tak menyisakan ruang untuk bertanya, bahkan sekadar menarik napas.
Kartika tahu betul rasanya terabaikan dan kehilangan kepercayaan diri, justru disebabkan orang terdekat. Dia juga mengerti bagaimana menjadi yang terbuang.
Tapi ibu, kasih sayangnya melimpah dalam sikap dan tutur kata. Senantiasa meniupkan semangat di saat debu Bintang—seperti arti namanya—merasa lemah.
Termasuk ketika mengambil keputusan terpenting seorang wanita, memilih imam sebagai bahu tempat bersandar, meski cuma menawarkan cinta sebanyak ‘dua kodi’.
Hanya, badai seolah sungkan meninggalkan bahtera Kartika yang baru saja dilayarkan. Belum genap satu purnama, matahari-nya menggoreskan luka. Begitu sembuh, luka lain telah menunggu.
Kartika tergugu tapi memilih maju menerjang setiap gelombang. Menyibak pekat malam demi menjelma bintang yang bersinar.
Mampukah dia?

Membaca lembaran demi lembaran novel Mba Asma Nadia ini sangat menyenangkan, buat Anda yang sedang atau bermimpi membangun bisnis, buku ini bisa dijadikan Continue reading

Advertisements

Buku Muslim Traveler Korea Selatan

Judul buku : Muslim Traveler Korea Selatan
Penulis : Fitriana
Penerbit : PT Elex Media Komputindo
Tahun Terbit : 2016

Tentang buku ini:
Bagi Anda kaum muslim, traveling ke negara yang berpenduduk minoritas muslim jangan menjadi penghalang bagi Anda. Meskipun Korea Selatan merupakan negara dengan penduduk muslim yang jumlahnya sangat sedikit sehingga kebutuhan umat muslim seperti makanan halal dan tempat ibadah belum menjadi prioritas utama, buku ini akan memberikan jalan keluarnya. Lengkap serta Continue reading

Explore Lombok, Nusa Tenggara Barat

Senin, tanggal 25 Desember 2017, saya diajak berlibur ke salah satu destinasi impian saya, Lombok.  Sudah sejak lama saya ingin datang ke tempat tersebut, dan alhamdulillah kesampaian juga berlibur disana dengan keluarga.  Kami berangkat dengan pesawat Garuda Indonesia pukul 05.55 wib. Meskipun tidak menikmati sunrise dari atas ketinggian pagi itu, namun cuaca cukup cerah untuk menikmati penerbangan 1,5 jam dari Bandara International Soekarno Hatta menuju Bandara International Lombok, berlokasi di Tanah Awu, Kabupaten Lombok Tengah, pulau Lombok.  Bandara ini terletak sebelah tenggara Kota Mataram, ibukota provinsi Nusa Tenggara Barat dan sekitar 8 kilometer selatan dari kota Praya, ibu kota Kabupaten Lombok Tengah, mulai beroperasi sejak tanggal 20 Oktober 2011.

Perbedaan waktu-nya satu jam lebih cepat dengan di Jakarta, kalau di Jakarta pukul 09.30 wib, maka di Lombok pukul 10.30 wit.  Alhamdulillah Continue reading

Menariknya Buku, Rak Buku, Studio Menulis dan Kisah Seorang Penulis dalam CHICAGO TYPEWRITER

Untuk mengenang drama favorit saya, maka saya buatkan video-nya 🙂

Kutipan – kutipan dalam CHICAGO TYPEWRITER yang saya suka

Berhubungan dengan BUKU:

Aku hanya memilih sebuah buku di rak dan membacanya.  Lalu kutaruh kembali di rak.  Aku sudah bukan orang yang dulu lagi.  –Andre Gide

Saat membaca, kamu selalu bersama teman terbaikmu.  –Sydney Smith-

Seperti bagaimana satu pohon menjadi satu buku. Membaca bisa mengubah hidupmu.

Bacalah buku.  Bacalah buku

Berhubungan dengan MENULIS

“Konon, pena lebih kuat dari pedang.  Ini merangkap sebagai senjata dan jelas sangat berguna untuk mengubah dunia ini.”

Itu sangat hebat Hwi Young (obrolan Hwi Young dan Shin Yul saat mereka berdua sedang jalan-jalan dan melihat mesin tik chicago.

“Karena suara tembakannya mirip suara mesin tik, julukannya adalah “Mesin Tik Chicago”.  Pulpen lebih kuat daripada pisau. Kamu harus menulis sesuatu yang bagus.  Jangan menulis dengan tujuan mendapatkan ketenaran dan wanita.  Tulislah sesuatu yang menakjubkan.” “Novel itu, aku berharap kamu menyeleaikanya.  Tidak penting kapan kamu selesai”

“Aku memegang pistol, kamu memegang pena.  Gunakan belatimu sesekali seperti ini untuk para sahabatmu.  Jika semua orang melakukan pekerjaannya dengan baik.  Bukankah negara kita akan dibebaskan?”

(Setting tahun 1930, Kata-kata Ryu Su Hyeon kepada Soe Hwi Young)

“Aku lebih memilih kehilangan tulisanku.  Daripada mengambil tulisan orang lain.” Han Se Ju

“Meski kita kehilangan negara kita, tidak ada seorang pun yang     bisa merebut kata-kataku. “Jika aku tidak bisa menulis, aku tidak akan berbeda dari hantu.” Saat  Joseon merdeka, aku akan menulis apapun yang ku mau dengan semangat.”  (Han Se Ju, di episode 5)

“Aku harus menulis.  Untuk mengubah keadaan Continue reading