[Review Buku] : Harga Sebuah Percaya Karya Tere Liye

Judul Buku : Harga Sebuah Percaya
Penulis : Tere Liye
Penerbit : Mahaka Publishing
Tanggal terbit : Cetakan I, Mei 2017
Jumlah Halaman : 298 halaman
Ukuran : 13,5 cm x 20,5 cm

Sinopsis :

“Pecinta sejati tidak akan pernah menyerah sebelum kematian itu sendiri datang menjemputnya.”  Percayalah pada kalimat bijak itu.
Hanya itu yang perlu dilakukan.
Sisanya, biarlah waktu yang menyelesaikan bagiannya.
Maka, kau akan mendapatkan hadiah terindah atas cinta sejatimu.  Percayalah!

Ini adalah kisah tentang Jim, dari Kisah Sang Penandai, yang terpilih untuk mengguratkan cerita tentang berdamai dengan masa lalu. Ia harus menyelesaikan pahit-getir perjalanannya, apa pun harganya! Karena sungguh kita membutuhkan dongeng ini.

Membaca buku ini sangat seru, berasa dikejar- kejar mengikuti sang tokoh utamanya, Jim. Kisah ini diawali dengan cara yang tidak biasa. Cerita akan diawali dengan kata perpisahan.

Jim, yang sejak kecil amat percaya bahwa setiap kehidupan ditakdirkan memiliki satu cinta sejati. Ya, itu memang benar. Permasalahannya adalah ketika Jim tak kunjung menyadari bahwa CINTA ADALAH KATA KERJA, dan sebagai kata kerja jelas ia membutuhkan tindakan-tindakan, bukan sekedar perasaan-perasaan – halaman 1.

Baca juga: Resensi buku Komet Minor (Maret terbit 2019), Komet, serta Ceros dan Batozar karya Tere Liye

Cerita ini berlatar di salah satu kota terindah benua-benua utara yang pernah ada. Dikota inilah Jim akhirnya bertemu dengan kekasih pujaan hatinya, Nayla. Pertemuan mereka terjadi saat Jim sebagai pemain musik menghadiri pernikahan teman dekatnya, Marguiretta yang menikah dengan putra dari keluarga penguasa Negeri Seberang. Dan Nayla merupakan salah satu dari rombongan besan mempelai pria Negeri Seberang itu. Pertemuan itu berlangsung dengan cepat, secepat perpisahan sepasang kekasih ini.

Permasalahan terjadi karena masalah latar belakang. Bagaimanalah, seperti cerita cinta zaman sekarang pun masalah tinggi rendahnya derajat kekayaan selalu menjadi pemicu. Jim yang seorang yatim piatu, tidak bisa membaca dan menulis memiliki hubungan percintaan dengan Nayla seseorang yang berasal dari keluarga terpandang. Sebenarnya pun dari awal mereka memang tidak bisa bersatu, tapi dengan kekuatan perasaan cinta, apapun bisa mereka lakukan. Kecuali satu. . .

Akhirnya, waktunya tiba saat cobaan benar-benar menimpa hubungan mereka. Nayla akan dijodohkan dengan seseorang yang sederajat dengannya. Mau tidak mau Jim harus lebih cepat memperjelas hubungan mereka. Tapi, Jim hanyalah pemain music beperasaan lembut. Dia tidak seberani itu untuk membawa Nayla pergi lari dari keluarganya. Jim hanya berharap nasibnya akan berubah. “Tetapi apakah doa dengan sendirinya mengubah nasib ?” – hal 19. Akhirnya, ketidakberaniannya itu membuahkan hasil yang menyakitkan. Dia mendapatkan Nayla-nya yang terbujur kaku akibat meminum racun.

Baca: review buku Anak Rantau karya A. Fuadi

Cerita ini memang dimulai dengan kisah yang menyakitkan. Lebih menyakitkan lagi ketika si pria mendapatkan ganjaran atas ketidakmampuan memperjuangkan cintanya. Tapi cerita ini tidak berakhir begitu saja. Cerita yang sebenarnya dimulai ketika si tokoh utama bertemu dengan Si Penandai. Si Penandai adalah dia yang membuat dongeng-dongeng tentang kehidupan.

Si Penandai selalu menyebutkan kalimat misterius. Kalimat misterius itulah yang nantinya akan menjadi inti dari kisah ini. Inilah kalimat yang dikatakan Si Penandai pada Jim:  “Pecinta sejati tidak akan pernah menyerah sebelum kematian itu sendiri yang datang menjemput dirinya”

Baca: The art of giving back

Jim akhirnya terpilih untuk memulai dongengnya sendiri. Awalnya Jim sulit untuk mengerti apa yang dimaksud oleh penandai. Tapi keadaan memaksa Jim untuk mempercayai Si Penandai dan akhirnya memulai perjalanannya dalam mencari dongengnya sendiri.  Di perjalanan tersebut, Jim memutuskan untuk ikut dalam ekspedisi untuk menemukan tanah harapan. Selama ekspedisi tersebut Jim akan bertemu dengan berbagai macam tokoh lain. Seperti Laksamana Ramirez pemimpin ekspedisi “Tanah Harapan”, Pate teman kelasi Jim yang berkulit gelap, dan si Mata Elang seorang Kepala Pasukan Legendaris di Armana Terapung.

Si kelasi yang menangis, itulah julukan Jim diatas kapal Pedang Langit. Tapi dengan seiring waktu, si kelasi yang menangis dapat berubah menjadi lebih jantan, kuat, berani, yang bisa menghabisi perompak terkuat sekalipun. Tapi apakah Jim bisa memperkuat hati dan perasaaannya ketika berhubungan dengan masalah Nayla ? Apakah Jim bisa melupakan Nayla-nya ? Apakah dia akhirnya akan bersama dengan Nayla-nya ? Ikuti kisahnya Jim, selamat menikmati dan selamat membaca 😊 Saya penikmat buku-buku Tere Liye, sang penulis selalu sukses membuat penasaran tentang kelanjutan cerita di setiap bab-nya. Keren deh pokoknya.

Baca: Surya Mentari dan Rembulan karya Sili Suli

Kalimat – kalimat favorit yang lain dalam buku ini :

1. “Adalah kebodohan terbesar di dunia jika kau harus membunuh dirimu saat kekasihmu pergi, entah itu membunuh dalam artian yang sebenarnya ataupun bukan.” (halaman 31)
2. “Terkadang kesedihan memerlukan kesendirian, meskipun sering kali kesendirian mengundang kesedihan tak tertahankan” (halaman 209)
3. “Bagaimana mungkin kalian dikuasai oleh masa lalu ? Bukankah itu seharusnya menjadi kenangan yang indah ?” (Halaman 232)

Moral of the story saya dapatkan dari novel ini adalah sebagai manusia kita tidak bisa menentukan takdir. Walaupun kita tau petunjuk akan takdir itu sendiri, tetapi sampai akhir kita tetap tidak tahu apa yang akan takdir bawakan untuk manusia. “Harga Sebuah Percaya” memang dipertaruhkan. Percaya akan takdir baik, dan berusaha untuk mewujudkan takdir baik itu sendiri. Jangan pernah menyerah menjemput takdir, karena ketika kita menyerah hanyalah penyesalan yang akan kita temui di akhir.


Hal yang membuat saya selalu tertarik dan tidak bosan membaca buku-buku karya Tere Liye, salah satunya Tere Liye menyajikan buku dengan banyak genre. Dari puluhan buku yang sudah ditulisanya, berikut ini buku-buku Tere Liye yang sudah saya baca dan review:

NOVEL GENRE ANAK-ANAK & KELUARGA :

  1. Hafalan Solat Delisa,
  2. Moga Bunda Disayang Allah,
  3. Bidadari-Bidadari Surga  recover dan retitle mrnjadi Dia adalah Kakakku,
  4. Eliana, recover dan retitle menjadi Si Anak Pemberani,
  5. Burlian, recover dan retitle menjadi Si Anak Spesial,
  6. Pukat,   recover dan retitle menjadi Si Anak Pintar,
  7. Amelia,recover dan retitle menjadi Si Anak Kuat,
  8. Si Anak Cahaya
  9. Si Anak Badai,

GENRE ROMANCE : 

  1. Berjuta Rasanya,
  2. Sepotong Hati Yang Baru
  3. Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin,
  4. Sunset Bersama Rosie, recover dan retitle menjadiSunset dan Rosie,
  5. Aku Kau dan Sepucuk Angpau Merah,

GENRE FANTASY:

  1. Ayahku Bukan Pembohong,
  2. Sang Pengintai, recover dan retitle menjadi  Harga Sebuah Percaya,
  3. Bumi,
  4. Bulan,
  5. Matahari,
  6. Bintang,
  7. Ceros & Batozar
  8. Komet
  9. Komet Minor
  10. Selena (unedited version),
  11. Nebula (unedited version)

GENRE POLITIK & EKONOMI:

  1. Negeri Para Bedebah,
  2. Negeri di Ujung Tanduk.

GENRE ACTION:

  1. Pulang
  2. Pergi

Genre science and fiction bercampur romance, lingkungan hidup:

  1. Hujan 

Genre Biografi tapi tidak pure lebih banyak unsur refleksi: 

  1. Rembulan Tenggelam di Wajahmu

KUMPULAN PUISI:

  1. Dikatakan atau Tidak Dikatakan Itu Tetap Cinta
  2. Sungguh, Kau Boleh Pergi

KUMPULAN QUOTE:

  1. #About friends
  2. #About Love,   
  3. About Life

GENRE SEJARAH:

  1. RINDU

GENRE BIOGRAFI

  1. TENTANG KAMU 

BUKU TERE LIYE Yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris

Buku-Buku Serial Karya Tere Liye:

  1. Buku Serial BUMI
  2. Buku Serial ANAK NUSANTARA
  3. BUKU SERIAL ANAK-ANAK MAMAK

Happy reading! 😊
With Love ❤

 

2 thoughts on “[Review Buku] : Harga Sebuah Percaya Karya Tere Liye

  1. Walau sudah 2 tahun, baru sekarang jumpa review novel ini. Saya terkesan dengan koleksi review anda terhadap novel-novel karangan Tere-Liye. Saya salah satu orang yang selalu terbuai dengan rangkaian kata disetiap novel karangan Tere-Liye, walau belum sebanyak referensi anda, saya mengapresiasi usaha anda. Saya juga lagi berusaha menulis review novel ini dalam wordpress saya. Terima kasih atas tulisan anda.

    Liked by 1 person

    1. Terima kasih, sudah berkenan mampir ke blog saya.
      Novel-novel Tere Liye, memang bagus-bagus. Senang bisa bertemu dengan pembaca buku-buku Tere Liye.
      Selamat menulis review novel-novelnya Kak
      Sama-sama.

      Like

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s