Menikmati Aroma Buku di Gramedia PIM 1

Sudah belasan tahun saya mengenal toko buku ini.  Kalau sedang ke Pondok Indah Mall, sangat menyenangkan jika bisa mampir ke sini.  Tak cukup waktu lima  menit untuk menyisir tiap sudut di tempat ini. Yang ada satu jam rasa lima menit.  Begitulah kalau keasikan main, sudah lama pun terasa baru sebentar. Biasanya saya akan mulai dari depan, mengecek buku baru terbit, buku-buku best seller, dan display top ten book.  Selanjutnya saya akan menyisir rak buku bagian  Continue reading “Menikmati Aroma Buku di Gramedia PIM 1”

Advertisements

[Review Buku]: Dia Adalah Kakakku Karya Tere Liye

Dia Adalah Kakakku, merupakan buku recover dari Bidadari-Bidadari Surga. Buku  ini, tentang  kisah Kak Laisa.   Kakak yang sangat mencintai keempat adiknya: Dalimunte, Ikanuri, Wibisana, dan si bungsu Yashinta.  Mereka tinggal di sebuah lembah yang sangat indah, lembah Lahambay.  Kak Laisa rela mengorbankan apa pun, agar adik-adiknya bisa sekolah, termasuk mengorbankan impiannya.  Ia berhenti sekolah karena saat itu Mamak tidak sanggup membeli baju sekolah untuk adiknya, Dali.  Sejak saat itu Kak Laisa membantu Mamak  mengurus ladang, bekerja keras mengumpulkan uang untuk menyekolahkan adik-adiknya.  Sejak Babak meninggal di terkam penguasa Gunung Kendeng, Kak Laisa menunaikan janji yang selalu dipegangnya erat-erat.

Buku ini sangat menyentuh sekali, apalagi hubungan Kakak-adik yang terjalin sangat indah.  Saya suka hubungan kakak adik Laisa – Yashinta – Dalimunte, dimana sebagai adik, Yashinta dan Dalimunte sangat nurut dan mencintai Kakaknya.  Lain halnya dengan Ikanuri dan Wibisana, saudara yang nyaris kembar kelakuannya, padahal mereka bukan anak kembar, sebab Continue reading “[Review Buku]: Dia Adalah Kakakku Karya Tere Liye”

[Review Buku]: Sang Pemimpi Karya Andrea Hirata

“Biar kau tahu Ikal, orang-orang seperti kita tak punya apa-apa, kecuali semangat dan mimpi-mimpi, dan kita akan bertempur habis-habisan demi mimpi itu!”  … Tanpa mimpi orang-orang seperti kita akan mati.  –Arai pada Ikal (halaman 143) 

Sebetulnya saya sudah baca buku ini beberapa tahun lalu, hasil pinjaman hehe.  Namun ketika ngabuburead di Kinokuniya, pas lihat buku ini, langsung muncul ide, kayaknya saya harus koleksi buku ini.  Maka buku ini akhirnya saya miliki, kemudian saya  baca ulang, dan surprisingly saya seperti baru baca bukunya lagi!  Begitulah, kalau saya suka dengan bukunya, saya rela baca ulang, mengalahkan antrian daftar buku yang belum saya baca!  Nah, bagi yang sudah membaca buku Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, maka bisa melanjutkan dengan membaca buku kedua dari tetralogi Laskar Pelangi, yang berjudul Sang Pemimpi.  Apakah kamu suka dan sudah baca semua tetralogi Laskar Pelangi? Kalau belum silahkan tuntaskan, kalau sudah mari bernostalgia bersama saya. Dalam buku ini, berkisah tentang tiga remaja yang dililit kemiskinan namun memiliki impian untuk melanjutkan sekolah.  Meskipun mereka harus jauh dari keularga dan tinggal bersama satu kos di Pulau Belitong.  Pada pukul dua pagi mereka sudah bangun dan bekerja.  ketiga remaja SMA Bukan Main bermimpi untuk melanjutkan sekolah hingga ke Perancis menjelajah Eropa hingga ke Afrika. Para pemimpi itu adalah Ikal, Arai dan Jimbron.  Ikal dan kedua temannya, Arai dan Jimbron adalah tiga remaja yang begitu nakalnya sehingga mereka sangat dibenci oleh Pak Mustar, tokoh antagonis dalam buku ini, yaitu seorang Wakil Kepala SMA Bukan Main itu sendiri. Namun beda halnya dengan sang Kepala Sekolah, Pak Balia adalah cermin guru teladan. Pak Belia-lah yang telah memberikan mimpi-mimpi kepada murid-muridnya terutama kepada Ikal, Arai dan Jimbron. “ Jelajahi kemegahan Eropa sampai ke Afrika yang eksotis.  Temukan berliannya budaya sampai ke Perancis.  Langkahkan kakimu di atas altar suci almamater terhebat tiada tara: Sorbonne. Ikuti jejak-jejak Satre, Louis Pasteur, Montesquieu, Voltaire. Di sanalah orang belajar science, sastra, dan seni hingga merubah Continue reading “[Review Buku]: Sang Pemimpi Karya Andrea Hirata”

[Review Buku] ANAK RANTAU Karya A. Fuadi

“Novel ini paket lengkap spesial.  Ada cerita tentang keluarga yang mengharukan, persahabatan, lingkungan hidup, bahkan juga tentang penjelasan pemberontakan besar di masa lalu lewat sudut pandang yang berbeda.  Bacalah.  Kalian akan merasakan petualangan seru.” —Tere Liye, penulis

“Anak Rantau mengajak kita menjenguk ulang makna keluarga, persahabatan, akar budaya.  Bak hidangan Minang yang gurih dan bikin menagih, karya A. Fuadi ini elok dibaca dan renyah dinikmati.”  —Dee Lestari, penulis

“Lebih berwarna dari Negeri 5 Menara.  Melalui karya terbarunya ini, Fuadi menunjukkan sebuah upaya untuk terus memperluas batas kemampuan dan imajinasinya sebagai seorang pencerita.” —Okky Madasari, penulis

Buku yang saya baca ini merupakan cover terbaru dari buku Anak Rantau yang terbit tahun 2017.  Buku ini mendapat penghargaan sebagai Fiksi Terbaik Islamic Book Award 2019.  Berbeda dari buku trilogi Negeri 5 Menara yang sudah saya baca.  Kalau buku-buku sebelumnya karya Ahmad Fuadi ini seakan diajak melalang buana ke berbagai tempat, namun lewat buku ini saya seakan diajak pulang ke kampung halaman setelah merantau di Ibukota, bagaimana menyesuaikan diri dengan kehidupan di kampung dengan adat dan budaya Minang, kisah tentang persahabatan juga hubungan keluarga yang mengharukan, dan dikemas dengan apik.

Dalam buku ini,  mengisahkan karakter utamanya Hepi, pemilik nama lengkap Donwori bihepi yang dipaksa pulang oleh ayahnya ke Tanjung Duren di Sumatera Barat, ia dititipkan kepada Continue reading “[Review Buku] ANAK RANTAU Karya A. Fuadi”

[Review Buku] : Nyomie & Max Another 3.000 mdpl Story 30 Puncak, 5 Tahun, 1 Kasih Sepanjang Masa

Sinopsis:

Kita sering terjebak pusara waktu.  Kadang kita berandai-andai.  Apabila melakukan hal sebaliknya dari yang bisa kita lakukan, apakah hidup akan lebih baik?***

Terkadang hidup itu rumit, tak perlu banyak dipikirkan apalagi diperdebatkan.  Kita hanya perlu kembali pada gunung dan laut untuk menemukan jawaban.  Bersama Nyomie, Ibu hebat yang membawa anaknya Max mendaki gunung sejak bayi, kita akan dibawa bertualang menapaki 30 puncak yang telah mereka gapai bersama.  Cita-cita, impian, dan semangat apakah yang melatari perjalanan mereka?

Naik-naik ke puncak gunung bersama anak bayi?  Kenapa tidak?  Nyomiez dan Max, sudah membuktikan bahwa mereka bisa.  Tapi perjalanan ini tentu saja bukan tentang bisa atau bisa naik puncak. Namun tentang pengalaman dan waktu yang mereka habiskan bersama untuk mencintai alam, bersama anak dan ibu.  Tak hanya soal itu, buku ini juga berisi rangkaian kata berupa penyemangat dari penulis, serta alasan mengapa dan bagaimana penulis bersama anaknya-Max, medaki gunung.  Disertai juga dengan tips yang dibutuhkan untuk membawa anak naik gunung.  Ini merupakan buku pertama yang saya baca, tentang pengalaman seorang Ibu yang membawa anaknya ke puncak-puncak gunung.  Jarang sekali melihat apalagi membaca buku tentang Continue reading “[Review Buku] : Nyomie & Max Another 3.000 mdpl Story 30 Puncak, 5 Tahun, 1 Kasih Sepanjang Masa”

[Review Buku] Ghost Fleet Karya P.W. Singer & August Cole

Sinopsis:

Ghost Fleet, sebuah kisah tentang armada hantu dan Perang Dunia Ketiga yang diramalkan  akan segera terjadi.  Pasukan marinir bertempur dalam dahsyatnya pertempuran Pearl Harbour modern: para pilot pewasat tempur  yang berusaha mengalhkan drone-drone antiradar; hingga para peretas remaja yang mencoba saling meretas sistem pertahanan antarnegara.  Bahkan, miliader Silicon Valley pun ikut mobilisasi cyber-war dan seorang pembunuh berantai yang membawa dendam pribadinya.

Siapakah yang akan menjadi pemenangnya?  Seperti apa bentuk dunia setelah perang paripurna ini?  Pada akhirnya, pemenang bergantung pada siapa yang lebih cakap mengambil pelajaran dari masa lampau dan ahli memanfaatkan senjata masa depan.  Jangan sepelekan, kisah di novel ini mungkin saja jadi realitas masa depanmu.

Ghost Fleet, debut novel karya dua pakar keamanan nasional ternama di Amerika ini menjadi perbincangan dunia karena didasarkan pada riset mutakhir.

Ghost Fleet adalah sebuah novel techno-thiller yang dirilis pada 30 Juni tahun 2015 karya P.W. Singer & August Cole.  Dan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh penerbit Mizan, cetakan pertamanya terbit pada bulan Desember 2018.  Novel ini berlatar belakang masa depan, dalam buku tersebut menggambarkan sebuah skenario dimana Tiongkok dapat meluncurkan Continue reading “[Review Buku] Ghost Fleet Karya P.W. Singer & August Cole”