[Review Buku] Terapi Berpikir Positif Karya Dr. Ibrahim Elfiky

Judul Buku       :  Terapi Berpikir Positif
Penulis              : Dr. Ibrahim Elfiky
Tahun Terbit     : Cetakan pertama, 2009.  Cetakan XIV, 2014
Jumlah halaman: 347 halaman. Penerjemah: Khalifaturrahman Fath & M. Taufik Damas
Penerbit             : Penerbit Zaman

Sinopsis:     

Apa yang Anda alami hari ini adalah dampak dari pikiran Anda kemarin.  Apa yang akan Anda alami esok hari adalah dampak dari pikiran Anda hari ini. Pikiran yang sedang Anda bayangkan saat ini sedang meciptakan kehidupan masa depan Anda.

Tak akan ada yang dapat menghentikan orang yang bermental positif untuk mencapai tujuannya.  Sebaliknya, tak ada sesuatu pun di dunia ini yang dapat membantu seseorang yang sudah bermental negatif.  Semua yang mempunyai potensi kekuatan pikiran.  Tapi tak semua tahu dan mampu mengkatifkannya untuk mendapatkan manfaat yang luar biasa.  Dr. Elfiky—motivator muslim dunia—tergerak untuk membantu Anda mengenal kekuatan pikiran, cara kerjanya, dan cara mengaktifkannya dengan mudah, murah, dan efektif.  Kekuatan pikiran Anda lebih dahsyat dari yang Anda bayangkan.  Di buku powerful ini, Anda menemukan rahasia:

  • Bagaimana kekuatan pikiran akan mengubah hidup Anda sehingga Anda termotivasi kuat untuk meningkatkan kualitas berpikir Anda.
  • Bagaimana dengan mudah mendiagnosis penyakit-penyakit pikiran Anda dan mengobatinya.
  • Bagaimana membangun keyakinan dengan alami, dan Anda akan yakin menatap masa depan hidup Anda.
  • Bagaimana merumuskan visi agar Anda lebih optimal, hidup lebih terarah, lebih efektif, dan—yang terpenting—lebih ANTUSIAS.
  • Bagaimana “menginstall’suatu pikiran indah dan bahagia dalam pikiran Anda sehingga hidup Anda pun lebih indah dan bahagia.
  • Bagaimana Anda akan mampu berpikir, bertindak, dan berkata dengan lebih bijak.
  • Bagaimana Anda meraih kesehatan, kekayaan, kepercayaan diri, dan kreativitas.
  • Bagaimana Anda meraih hubungan positif. dan lebih banyak lagi ….

Siapa pun Anda—pelajar, pengajar, dan pekerja—bacalah buku ini agar potensi Anda terbebas dari belenggu pikiran negatif.  Dengan penuh semangat, percaya diri, dan optimisme, Anda pun bisa memfokuskan diri untuk membangun masa depan yang lebih cerah, kian sukses, kian bahagia.

Sepuluh tahun yang lalu, saya membaca buku ini.  Dan di tahun 2019, saya kembali mengulang untuk membacanya lagi karena buku ini salah satu buku yang berkesan.  Salah satu buku yang akan saya rekomendasikan untuk kamu, yang membaca blog saya.  Saya sangat suka dengan buku kategori psikologi, dan dari bebarapa buku psikologi yang saya baca, buku ini terasa sangat spesial.  Sepuluh tahun terakhir ini, mungkin ini salah satu buku yang berpengaruh dalam Continue reading

Advertisements

Tetralogi 4 Musim (Four Seasons) Karya Ilana Tan

💚🧡💙💛

Meskipun buku ini sudah cukup lama, namun saya baru tertarik membaca setelah melihat cover-nya yang sekarang (bukan cover pertama).  Tahun lalu tetralogi ini sudah masuk dalam daftar bacaan yang ingin saya baca.  Namun baru di awal tahun 2019, akhirnya saya membaca karya Ilana Tan.  Empat buah novelnya yang dijuluki sebagai tetralogi four seasons atau tetralogi empat musim itu terdiri dari: Summer in Seoul (2006), Autumn in Paris (2007), Winter in Tokyo (2008), dan Spring in London (2010). 

Buku-buku tersebut tidak bersambung, hanya saja ada beberapa karakter muncul di buku lain.  Misalnya di buku Winter in Tokyo, Keiko punya Saudara kembar bernama Naomi, sementara Naomi merupakan karakter utama di buku Spring in London.  Atau misalnya Shandy di buku Summer in Seoul ternyata sepupuan dengan Tara Dupont di buku Autumn in Paris.  Mau mulai dari buku mana pun, atau membacanya tidak berurut dari buku kesatu sampai keempat, tidak masalah.  

Saya mulai membaca bukunya  yang berjudul  Autumn In Paris, tidak disangka buku ini karena ceritanya sangat sedih, sukses menciptakan butiran kristal jatuh membasahi wajah 😂 bukan cerita yang happy ending, tapi sad ending, hanya saja entah kenapa saya justru penasaran ingin membaca buku tetralogi ini.  Selesai membaca keempat bukunya, selain cover dan judulnya yang menarik hati saya untuk membacanya.  Saya suka dengan tetralogi empat musim ini.  Genre romance tapi sang penulis berhasil mengemasnya dengan menarik.  Berbeda dari novel romance ringan lainnya.  Dari judul saja sangat menarik.  Setting yang digunakan juga sangat berhubungan dengan judul membuat saya seakan merasakan suasana ketika berada di musim : summer, autumn, winter hingga spring.  Keempat novel ini setting-nya di empat negara berbeda, dan dua benua berbeda (Asia dan Eropa), dimana kesamaannya masing-masing negara tersebut (Korea Selatan, Perancis, Jepang dan Inggris), merupakan negara beriklim sub tropis yang memiliki empat musim dalam setahun. 

Ceritanya memang Continue reading

10 Artikel Tulisan Teratas

Tahun 2018 ini, lagi-lagi saya tercengang lihat pengunjung blog.  Baru kali ini artikel saya sampai dikunjungi belasan ribu untuk satu artikel  😱😱😱.  Buku-Buku karya Tere Liye mendominasi postingan teratas blog saya.  Kini saya baru tahu, penulis Tere Liye ini karyanya banyak dicari oleh para penikmat buku.  Saya pribadi, tidak hanya mereview buku karya penulis Tere Liye, banyak buku karya penulis lain yang saya review.  Tapi nyatanya review buku karya Tere Liye-lah yang menjuarai pengunjung blog ini.    Sebetulnya, sebagai penikmat buku, terkadang ingin berbagi info dan mungkin saling meminjamkan koleksi buku kepada para penikmat buku.  Sayangnya saya bukan perpustakaan yang bisa kapan saja dipinjam bukunya.  Lewat media blog ini, meskipun saya tidak bisa meminjamkan langsung buku aslinya milik saya, saya hanya ingin berbagi info dan berbagi pengalaman ketika saya membaca buku hingga saya mereview.  Review yang saya tulis, bukan Continue reading