[Review Buku] The Life-Changing Magic of Tidying Up – Seni Beres-Beres dan Metode Merapikan Ala Jepang Karya Marie Kondo

Judul Buku THE LIFE-CHANGING  MAGIC OF TIDYING UP
Penulis Marie Kondo
Penerbit Bentang Pustaka
Tahun Terbit 2016. Cetakan kelima belas, Juli 2019
 Jumlah Halaman 206 halaman; 20.5 cm
ISBN 978-602-291-244-6

“Marie Kondo telah meloloskan diri sebagai master bebenah, kesatria yang berperang melawan situasi berantakan.” –The London Times

Sinopsis:

Walaupun sudah susah payah merapikan rumah, apakah kertas-kertas terus saja bertumpukan dan pakaian harus terus Anda jejalkan di lemari?  Kenapa kita tidak bisa menjaga kerapian rumah?

Marie Kondo memperkenalkan metode merapikan yang ampuh tiada duanya, KonMari.  Keampuhan metode yang kini semakin marak diterapkan di Jepang dan telah dikemas dalam program televisi laris, “Tidy Up with KonMari!” ini, telah menular ke seluruh dunia.  Saking ampuhnya, tak seorang pun klien Kondo kembali ke kebiasaan berantakan (dan calon kliennya harus masuk daftar tunggu selama tiga bulan).

Beruntunglah, melalui buku ini Anda berkesempatan

  • menjadi klien jarak jauh Kondo, menentukan barang-barang mana saja di rumah Anda yang “membangkitkan kegembiraan” dan mana yang tidak.
  • memulai kebiasaan bebenah yang efektif dengan sistem bebenah berdasarkan kategori.
  • membabat habis situasi berantakan, hingga menikmati  efek ajaib dari rumah yang rapi– beserta pikiran damai yang mengikutinya.

 

Pertama kali Continue reading “[Review Buku] The Life-Changing Magic of Tidying Up – Seni Beres-Beres dan Metode Merapikan Ala Jepang Karya Marie Kondo”

Advertisements

[Review Buku] 24 Purnama Di Negeri Ginseng Karya Rischan Mafrur

Judul Buku 24 PURNAMA DI NEGERI GINSENG
Penulis Rischan Mafrur
Penerbit Safina
Tahun Terbit Cetakan I, Januari 2018
 Jumlah Halaman 196 halaman; 20.5 cm
ISBN 978-602-5453-16-8

Sinopsis:

Ketika semua persiapan untuk berangkat ke luar negeri sudah lengkap, lalu bagaimana jika menjelang hari H, dokumen-dokumen yang paling dibutuhkan hilang?  Apa yang harus dilakukan dalam situasi seperti itu?  Apalagi, mengurus ulang dokumen butuh waktu yang tidak sebentar, bahkan tidak mudah.

Itulah hari yang kacau bagi Rischan Mafrur, yang nyaris gagal meraih beasiswa kuliah S2 di Chonnam National University, salah satu kampus bergengsi di Korea Selatan, gara-gara tasnya hilang selepas mengurus visa di Jakarta dalam perjalanan pulang ke Yogyakarta.

Bagaimana Rischan, si anak petani kampung itu akhirnya bisa mengurus kembali dokumen tersebut dalam jangka waktu singkat? Apa yang membuat dia begitu yakin dengan ucapan “kalau rezeki tak akan ke mana”? Lalu, bagaimana dia dapat bertahan saat terkena cacar api ketika di Korea?   Suka-duka, interaksinya dengan profesor kampus yang penuh disiplin, tentang menjadi minoritas, tips mendapat beasiswa, juga kisah cintanya tersaji apik dalam 24 Purnama di Negeri Ginseng ini. Selamat bermimpi, selamat menemukan yang kau cari!

Siapa yang tidak kenal dengan negera ginseng, yang dikenal dunia lewat Continue reading “[Review Buku] 24 Purnama Di Negeri Ginseng Karya Rischan Mafrur”

[Review Buku] Buku Latihan Soal Mantappu Jiwa Karya Jerome Polin

Mungkin, ini merupakan buku yang sedang hits di bulan September.  Baru rilis tanggal 19 Agustus 2019, saya kebagian bukunya yang sudah cetakan keempat, saat saya beli tanggal 2 September di Gramedia SMS (Summarecon Mall Serpong).  Wadidau!  Baiklah, adik-adik, para remaja sekalian yang mau baca buku ringan tapi bisa memantik semangat belajar, saya rekomendasikan buku ini.  Saya memang bukan remaja seperti adik-adik, tapi saya suka baca buku ini.  Hanya dalam hitungan jam, langsung habis, enak banget bacanya.  Bukunya dikemas dengan sangat menarik: full color, layout-nya beda-beda, bikin nggak bosan bacanya, walaupun beneran ada soal latihannya.  Tapi sebenarnya di balik soal tersebut, penulis memberikan filosofisnya, jadi nggak ada ruginya baca buku ini (sekali pun saya bukan remaja, menyenangkan sekali baca buku ini).

Tenang saja, ini bukan buku tentang Continue reading “[Review Buku] Buku Latihan Soal Mantappu Jiwa Karya Jerome Polin”

[Review Buku] AHED TAMIMI Gadis Palestina yang Melawan Tirani Israel

Setelah baca buku I Am Malala The Girl Who Stood For Education Was Shoot by The Taliban, saya langsung teringat tumpukan buku yang sudah saya beli beberapa bulan yang lalu, yaitu Ahed Tamimi The Girl Who Fought Back.  Malala dan Ahed Tamimi, dua gadis hebat, tangguh serta dewasa menurut saya, mereka dikenal dunia internasional karena mereka hanya ingin memperjuangkan hak-hak yang seharusnya didapatkan oleh anak-anak  seperti mereka.  Sayangnya, mereka tidak disukai oleh orang-orang yang merasa kepentingannya terganggu.  Malala dari Pakistan, ia ditembak oleh Taliban.  Ahed  dari Palestina, tengah malam ditangkap oleh tentara Israel.

Baca: 10 tahun bersama WordPress

Dua buku ini dibaca berturut-turut, membuat dada saya terasa Continue reading “[Review Buku] AHED TAMIMI Gadis Palestina yang Melawan Tirani Israel”

Pengalaman Pertama Mengikuti Lomba Resensi Buku: Review Tiga Buku Dalam Satu Artikel

Pada pertengahan bulan Maret 2019.  Saya masih ingat, tanggal 15 Maret saya selesai membaca buku yang baru terbit dan sudah saya nantikan sejak tahun lalu.  Buku berjudul Komet Minor ini, saya beli lewat toko buku online langganan yang mengadakan open PO.  Selesai baca, saya langsung menulis review buku kemudian posting di blog.  Beres posting, saya cek Instagram.  Sorenya, saya baru lihat akun @bukugpu tepat di tanggal tersebut mengumumkan lomba.  Sebuah lomba tentang resensi buku Tere Liye.  Apakah ini  pertanda saya harus mencoba ikutan lomba?  Saya pernah membaca pemenang lomba resensi buku Matahari karya Tere Liye, sekitar satu atau dua tahun yang lalu di salah satu blog.  Sempat Continue reading “Pengalaman Pertama Mengikuti Lomba Resensi Buku: Review Tiga Buku Dalam Satu Artikel”

[Review Buku] I AM MALALA – Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Termuda

Aku mencintai Tuhanku.  Aku bersyukur kepada Allah-ku.  Aku bicara kepada-Nya sepanjang hari .  Dia Mahabesar.  Dengan memberiku ketinggian untuk menjangkau orang, dia juga memberiku tanggung jawab besar.  Kedamaian di setiap rumah, setiap jalanan, setiap desa, setiap negeri—inilah mimpiku.  Pendidikan untuk semua anak laki-laki dan perempuan di dunia.  Duduk di kursi dan membaca buku bersama teman-temanku di sekolah adalah hakku.  Melihat semua manusia tersenyum bahagia adalah keinginanku.  Aku Malala.  Duniaku telah berubah, tapi aku belum berubah.  (halaman 455)

Ayah benar.  Continue reading “[Review Buku] I AM MALALA – Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian Termuda”

Tentang Cap “Buku Best Seller”

Apakah kamu membeli buku berdasarkan cap best seller book? Seberapa penting cap best seller book saat kamu memutuskan untuk membeli buku?

Kalau saya, membeli buku tidak harus selalu ada cap best seller book.  Kecuali, untuk buku yang penulisnya belum pernah sama sekali saya baca karyanya,  maka cap best seller book cukup menarik perhatian saya dan kemudian akan mempertimbangkan, apakah saya penasaran membeli atau membacanya.  Tapi ini tidak selalu jadi alasan utama, hanya saja memang menjadi salah satu hal yang akan berpengaruh pada keputusan saya.  Kalau saya sudah pernah baca dan suka dengan penulisnya, tanpa perlu ada cap best seller, jika ada karya barunya, saya tetap mau membelinya.  Bahkan rela ikutan PO, kalau memang ngadain open PO sebelum bukunya launching.

Nah, lain lagi ceritanya kalau ternyata buku baru terbit yang saya baca ternyata beberapa bulan kemudian jadi best seller book, terus sampai cetak ulang beberapa kali atau hingga belasan bahkan puluhan kali, sebagai pembaca rasanya Continue reading “Tentang Cap “Buku Best Seller””