Staycation di Pullman Ciawi Vimala Hills Hotel & Resort

Apakah kamu suka liburan ke Puncak-Bogor? Apakah kamu mau ke Puncak tapi malas kena macetnya, atau kamu memang tetap enjoy saja meskipun macetnya Puncak tidak mengenal kata weekend. Bisa saja di weekdays pun kena macet.

Puncak memang salah satu alternatif destinasi wisata warga ibukota yang mau liburan dengan suasana alam yang asri tanpa harus jauh-jauh ke luar kota. Bisa dijangkau dengan pulang pergi, atau kalau mau bisa menginap, karena Puncak juga menawarkan banyak Villa dan hotel dengan pemandangan bagus.

Saya memang termasuk Continue reading “Staycation di Pullman Ciawi Vimala Hills Hotel & Resort”

[Review Buku] The Road To Persia | Menelusuri Keindahan Iran yang belum Terungkap Karya Afifah Ahmad

Judul Buku         : THE ROAD TO PERSIA | Menelusuri Keindahan Iran Yang Belum Terungkap
Penulis                : Afifah Ahmad
Penerbit              : Penerbit  Bunyan (PT. Bentang Pustaka)
Tahun Terbit       : Cetakan 1, Februari 2013
Jumlah Halaman : 222 halaman

Sinopsis:

Khasanah Persi sejak dulu begitu menggoda banyak pelancong dunia.  Misteri kemegahan Persepolis, romantisme taman-taman penyair, keagungan kubah keemasan, eksotisme bundaran Imam sang cermin dunia, hingga keunikan rumah gua di pedalaman Iran, di antara daya pikat negeri Persia yang dapat Anda nikmati di lembar-lembar buku ini.

Berbeda dengan buku-buku lainnya, The Road to Persia tidak hanya menampilkan situs-situs wisata biasa, namun mengajak Anda berselancar lebih jauh mereguk kekayaan sejarah, alam, dan budaya Persia.

Saya menemukan dan membeli buku ini saat datang Big Bad Wolf Jakarta 2019, di ICE BSD.  Mulai lembar pertama hingga halaman terakhir, saya seakan diajak penulisnya untuk melihat setiap sudut beberapa kota di Iran yang kaya akan unsur sejarah.  Terus terang, negara ini seringkali membuat saya Continue reading “[Review Buku] The Road To Persia | Menelusuri Keindahan Iran yang belum Terungkap Karya Afifah Ahmad”

[Review Buku] Happy Lucky Traveler Karya Tatty Elmir

Judul Buku         : Happy Lucky Traveler
Penulis                : Tatty Elmir
Penerbit              : Penerbit Qanita
Tahun Terbit      : Cetakan I, Maret 2016
Jumlah Halaman : 240 halaman

Sinopsis:

‘KEHIDUPAN ADALAH PERJALANAN”

Sesungguhnya, dengan mengarungi kehidupan dan lika-likunya, seseorang sudah menjadi petualang.  Kadang, melancong menjenguk sisi yang berlainan, memetik pelajaran, meraup hikmah, dan ada saatnya pulang untuk merenung dan meresapi yang disaksikan.  Karena sesungguhnya manusia berubah.  Berubah sebagai pertanda tumbuh.

Di buku ini, penulis memaparkan aneka cerita yang tidak melulu menyoal pelesir fisik.  Ada potret yang menggugah batin, ada yang dipilah-pilah baik dan buruknya, penggalan masa muda, dan dialog dengan keluarga.  Seperti judulnya, kehidupan adalah perjalanan yang mengingatkan kita untuk bersyukur.

Buku ini adalah kumpulan catatan perjalanan yang menghangatkan perasaan, mengingatkan kita tentang tata cara menjadi manusia dengan mendahulukan hati dalam bergaul dengan sesama makhluk Tuhan.  Tak peduli sukunya, budayanya, bahkan agamanya.  Ya, bergaul dengan manusia semata-mata karena mereka adalah manusia.  Tak lebih dan tak kurang.  Buku yang pas untuk menemani perjalanan Anda.

Buku ini, isinya bukan tentang traveling yang membahas berbagai tujuan wisata.  Penulisnya yang sudah melanglang buana melakukan perjalanan baik di Indonesia maupun menjelajah dunia, memaknai perjalanannya dengan cara yang berbeda.  Membaca buku ini, seakan membuka mata dan pikiran saya, bahwa traveling bukan sekedar kita menjelajah berbagai tujuan wisata saja.  Namun juga membuka mata hati kita untuk lebih Continue reading “[Review Buku] Happy Lucky Traveler Karya Tatty Elmir”

Perjalanan dari Lucerne (Swiss) ke Milan (Italy): Melewati San Gottardo –  salah satu terowongan terpanjang di Eropa

Rabu, 26 Desember 2018:  LUCERNE – MILAN

Setelah menikmati eksotisnya negara Switzerland, alamnya, pegunungan, danau, hingga puncak Jungfraujoch.  Dengan berat langkah, karena masih betah.  Kami melanjutkan road trip kami.  Pukul 12.40, di tengah suhu dingin nol derajat, kami berangkat dari kota Lucerne menuju kota Milan. Jarak yang ditempuh 243 kilometer, bisa di tempuh sekitar 3,5 jam.

Mr Reno tetap setia menjadi guide sekaligus yang membawa mobil, mengurus dan menemani perjalanan kami. Kami berenam tentu saja duduk dan menikmati pesona di sepanjang jalan yang dilalui, sambil ngemil, mendengarkan musik.  Guide kami ternyata bawa banyak camilan juga dari Amsterdam dan kami disuruh untuk makan, dan kami juga bawa, sehingga kami pun sharing camilan.

Ini dia terowongan terpanjang kedua di Eropa

Baca Continue reading “Perjalanan dari Lucerne (Swiss) ke Milan (Italy): Melewati San Gottardo –  salah satu terowongan terpanjang di Eropa”

[Travel Book] : Journey To Andalusia

“Andalusia itu di Turki, ya?”

Tidak banyak generasi muda Muslim yang masih mengetahui jejak sejarah Andalusia. Sebenarnya, Andalusia adalah sejarah yang paripurna, negeri sejuta cahaya, tempat segala hal hebat berawal. Islam pernah menyinari negeri itu dengan ilmu pengetahuan, peradaban, dan kemanusiaan selama 800 tahun. Lebih dari 2/3 sejarah Islam ada di sana.

Kalkulus, algoritma, trigonometri, aljabar, adalah hasil pemikiran ilmuwan muslim bagi kemajuan peradaban. Tanpa penemuan-penemuan itu, tidak akan ada revolusi digital yang kita nikmati saat ini. Catatan perjalanan ini bukan sekadar menjelaskan bahwa Islam pernah berada di Andalusia, wilayah yang kini bernama Spanyol, Portugal, dan sebagian Prancis–bukan di Turki–tapi juga mengingatkan bahwa benderang itu bersumber dari Islam.

Apakah Cordoba masih berpendar cahaya? Seperti apa Mezquita? Semolek apa istana Alhambra? Semua jawabannya ada di dalam catatan ini.

Buku ini merupakan buku pertama dari seri Jelajah Tiga Daulah:
1. Journey To Andalusia
2. Journey to the Greatest Ottoman
3. Journey to Abbasiyah
Membaca buku ini, buat saya ingin Continue reading “[Travel Book] : Journey To Andalusia”

[Travel Book]: Garis Batas Perjalanan di Negeri-Negeri Asia Tengah

sumber foto: iPusnas (perpustakaan nasional)

Judul buku : GARIS BATAS – Perjalanan di Negeri-Negeri Asia Tengah
Penulis : Agustinus Wibowo
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2011
Halaman : xvi, 510
Ukuran : 13,5 x 20

Petualangan Agustinus Wibowo di Buku ini seakan mengajak kita untuk masuk dan melihat sendiri tempat-tempat yang selama ini tersembunyi di peta dunia. – Andy Noya

Negara apa di seberang sungai sana?
“Penduduk desa Afghan setiap hari memandang ke “”luar negeri”” yang hanya selebar sungai jauhnya. Memandangi mobil-mobil melintas, tanpa pernah menikmati rasanya duduk dalam mobil. Mereka memandangi rumah-rumah cantik bak vila, sementara tinggal di dalam ruangan kumuh remang-remang yang terbuat dari batu dan lempung. Mereka memandangi gadis-gadis bercelana jins tertawa riang, sementara kaum perempuan mereka sendiri buta huruf dan tak bebas bepergian.

Negeri seberang begitu indah, namun hanya fantasi.  Fantasi tiga dimensi yang menemani mimpi-mimpi mereka.  Fantasi orang-orang yang hidup di garis batas.

Fantasi yang sama membawa Agustinus Wibowo bertualang ke negeri-negeri Continue reading “[Travel Book]: Garis Batas Perjalanan di Negeri-Negeri Asia Tengah”