[Review Buku] Everything in Between – Bersepeda dari Belanda ke Indonesia dan Cerita di Antaranya Karya Marlies Fennema Pictures By Diego Yanuar

Based on @everythinginbetween.journal

Sinopsis:

Dear Diary, Tak ada jalan lagi untuk kembali,

Akankah ada beruang di dalam tenda kami?  Akankah kami merindukan Ben dan Jer, tikus peliharaan kami, setiap hari? Akankah kami jatuh sakit di negeri yang tidak kami kenal?  Akankah pundak saya cukup kuat untuk memikul seluruh pengalaman dan pelajaran yang saya temui?  Ya Tuhan, kuatkanlah keyakinan akan harapan dan mimpi kami menemukan kepercayaan di tengah keasingan dan ketidaktahuan yang jauh dari rasa nyaman.  Ya Tuhan, tuntunlah kami pulang dengan aman.

Dear Diary, dalam setiap putaran pedal yang kami kayuh dari Belanda menuju Indonesia, saya akan berbagi kepadamu segala sesuatu yang ada di antaranya.  Saya berjanji, Marlies.

Sejak munculnya promo di IG Mizanestore, saya sangat tertarik dengan buku ini.  Maka, saya pun ikutan PO, yang keuntungannya tentu saja dapat diskon, tanda tangan penulis, juga dapat postcard.  Marlies, yang berasal dari Belanda, dan Diego berasal dari Indonesia (Adiknya penyanyi Andien Aisyah).  Satu pasangan, mereka melakukan perjalanan bersepeda dari Belanda ke Indonesia dengan melewati 23 negara, menempuh jarak sejauh 12.237 km, selama 11 bulan.  Uang donasi yang dikumpulkan Continue reading “[Review Buku] Everything in Between – Bersepeda dari Belanda ke Indonesia dan Cerita di Antaranya Karya Marlies Fennema Pictures By Diego Yanuar”

Advertisements

[Review Buku] 1001 Masjid di 5 Benua Karya Taufik Uieks

Sinopsis:

Dari Beijing hingga Wellington, New York hingga Zanzibar.  Kemana pun Taufik Uieks pergi keliling dunia, dia selalu mengunjungi masjid di setiap kota yang disinggahinya.  Sebagaimana beragamnya umat manusia penganut Islam, beraneka ragam pula aturan ang berlaku di setiap masjid di berbagai penjuru dunia.  Ada masjid yang punyasejarah panjang begonta-ganti fungsi dari masjid menjadi museum, ada masjid yang beraroma wangi dupa, ada masjid yang terletak di bawah tanah.  Sungguh beraneka ragam sejarah, bentuk, kebiasaan, keistimewaan di rumah ibadah kaum muslim ini.  Berkeliling hingga ke lima benua, menyinggahi berbagai masjid di negara-negara berbeda, bertemu manusia yang bermacam ragam, membukakan mata dan pikiran untuk menerima perbedaan.  Perlawatan ke manjid-masjid di Lima benua, sebuah perjalanan spiritual yang akan mengingatkan pembaca akan luasnya bumi Allah dan berbagai bangsa yang mendiaminya.  Betapa perjalanan adalah kesempatan untuk mensyukuri Continue reading “[Review Buku] 1001 Masjid di 5 Benua Karya Taufik Uieks”

[Review Buku] : KOMET MINOR Karya Tere Liye

Sinopsis:     

Pertarungan melawan si Tanpa Mahkota akan berakhir di sini.  Siapa pun yang menang, semua berakhir di sini, di Klan Komet Minor, tempat aliansi Para Pemburu pernah dibentuk, dan pusaka hebat pernah diciptakan.

Dalam saga terakhir melawan si Tanpa Mahkota, aku, Seli dan Ali menemukan teman seperjalanan yang hebat.  Bersama-sama kami melewati berbagai rintangan, memahami banyak hal, berlatih tehnik baru, dan bertarung bersama-sama.

Inilah kisah kami.  Tentang persahabatan sejati.  Tentang pengorbanan.  Tentang ambisi. Tentang memaafkan. Namaku Raib, dan aku bisa menghilang.

Komet Minor merupakan buku keenam dari serial Bumi.  Buku yang sangat saya tunggu dan nantikan di tahun 2019 ini, akhirnya terbit juga pada tanggal 11 Maret 2019. Kali ini saya pun ikut pre-order lewat Mizanestrore .  Kalau baca sinposisnya sekilas, di awal kalimat dikatakan bahwa “Pertarungan melawan si Tanpa Mahkota akan berakhir di sini.  Dalam saga terakhir melawan si Tanpa Mahkota, aku, Seli dan Ali menemukan seperjalanan yang hebat.” Apakah ini menandakan bahwa serial bumi akan berakhir di buku keenam?  Mungkin kamu dan saya, pas baca kalimat tersebut, rasanya ingin bilang “Oh tidaaaaaaak!”  karena tak ingin kisah serial bumi berakhir.  Sekarang, setelah baca bukunya, saya sudah tahu jawaban atas Continue reading “[Review Buku] : KOMET MINOR Karya Tere Liye”

[Review Buku] : SI ANAK PINTAR Karya Tere Liye

Sinopsis:

“Kau bukan Pukat si anak yang pintar… kau lebih dari itu, kau Pukat si anak yang genius.”

Buku ini tentang Pukat, si anak paling pintar dalam keluarga. Masa kecilnya dipenuhi petualangan seru dan kejadian kocak—serta jangan lupakan pertengkaran dengan kakak dan adik-adiknya. Tapi apakah dia mampu menjawab teka-teki hebat itu, apakah harta karun paling berharga di kampung mereka?  Dari puluhan buku Tere Liye, serial buku ini adalah mahkotanya.

Buku ini merupakan buku ketiga dari serial anak nusantararecover dari buku berjudul Pukatserial anak-anak Mamak. Secara cover, yang sekarang lebih fresh walaupun secara cerita tetap sama. Tapi uniknya, meskipun saya membaca cerita yang sama, namun dengan judul berbeda, tidak sedikit pun menyisakan kebosanan saat membaca buku ini. Tetap seru dan membuat terharu. Saya rasa, buku ini bisa dinikmati oleh semua umur: anak-anak, remaja, dewasa juga orang tua. Buku ini juga sangat penting dibaca anak-anak jaman sekarang, kita diajak bernostalgia di jaman tahun 1970-1980. Dimana kehidupan masih sangat sederhana namun membahagiakan, meskipun teknologi belum semaju sekarang. Buat anak-anak jaman sekarang, lewat serial Anak Nusantara akan tahu tentang bagaimana indahnya anak-anak kala itu. 👍👍❤️❤️

Baca juga: Resensi buku Komet Minor (Maret terbit 2019), Komet, serta Ceros dan Batozar karya Tere Liye

Pukat, anak kedua dari Mamak dan Bapak. Kakaknya Amelia dan Burlian, adiknya Eliana.  Buku yang terdiri dari 25 bab ini, seakan mengajak saya berpetualang bersama Pukat dengan segala keunikan, kepintaran hingga kenakalan khas anak-anak, yang hidup di kampung dan saat itu belum masuk listrik, dimana saat malam masih mengandalkan penerangan dari petromak dan lampu canting.

Cerita diawali dengan perjalanan Pukat bersama Bapak dan Burlian naik Kereta Api ke kota. Menyibak misteri terowongan, hingga Continue reading “[Review Buku] : SI ANAK PINTAR Karya Tere Liye”

[Review Buku] SI ANAK KUAT Karya Tere Liye

Sinopsis: 

“Kau anak paling kuat di keluarga ini, Amel. Itu benar sekali. Bukan kuat secara fisik, tapi kuat dari dalam. Kau adalah anak yang paling teguh hatinya, paling kokoh dengan pemahaman baik.”

Buku ini tentang Amelia, kisah anak yang memiliki mimpi-mimpi hebat untuk kampung tercintanya. Dari puluhan buku Tere Liye, serial buku ini adalah mahkotanya.

Apakah kamu anak bungsu? Kalau kamu anak bungsu, silahkan baca buku ini, siapa tahu ada hal yang sama-sama kamu alami seperti Amel.  Contoh kecil: merasa tidak disayang keluarga. Atau Kakak-Kakak kamu menyebalkan, padahal sebenarnya tidak!  Saya bukan anak bungsu, tapi membaca buku ini seolah belajar bagaimana  memahami anak bungsu.   Saya rasa, buku ini bisa dinikmati oleh semua umur:  anak-anak,  remaja, dewasa juga orang tua 📖👍💙

Buku ini merupakan buku pertama dari serial anak nusantararecover dari buku berjudul Amelia.  Secara cover,  yang sekarang lebih fresh walaupun secara cerita tetap sama.  Tapi uniknya, meskipun saya membaca cerita yang sama, namun dengan judul berbeda, tidak sedikit pun menyisakan kebosanan saat membaca buku ini.  Seru, terharu, terhibur sekaligus dapat Continue reading “[Review Buku] SI ANAK KUAT Karya Tere Liye”

[Review Buku] From Me to You: Love Notes Karya Asma Nadia

Sinopsis:

Cinta dan kepalsuan seperti dua mata uang pada koin yang sama. Ada yang berbahagia karena bisa menentukan pilihan, ada pula yang terpaksa menunggu sambil berharap nasib baik menghampiri.  Jika ujung cerita berakhir seperti kisah Cinderella atau Siti Nurbaya, itu masalah lain.  Tetapi proses—istilah untuk menyebut pencarian yang melibatkan kalimat-kalimat puitis, hitungan matematis, dan berbagai buku problem solving—adalah sesuatu yang tak bisa diabaikan.  Sebab, di sana diperlukan kehati-hatian, sikap bijak, dan yang paling penting komunikasi dengan Allah, agar jalan yang dirintis mendapat ridha-Nya.

***

From Me to You: Love Notes ini persembahan untuk yang sedang jatuh cinta, menanti cinta sejati, atau kamu yang tak ingin tersesat oleh cinta yang salah.

Dalam buku ini, Mba Asma juga memberikan banyak tips.  Misalnya cara agar tidak gampang patah hati.  Jurus-jurus mengobati patah hati, dan banyak lagi.  Lewat buku ini pula, kamu akan diajak untuk memahami tentang Continue reading “[Review Buku] From Me to You: Love Notes Karya Asma Nadia”

Tetralogi 4 Musim (Four Seasons) Karya Ilana Tan

Meskipun buku ini sudah cukup lama, namun saya baru tertarik membaca setelah melihat cover-nya yang sekarang (bukan cover pertama).  Tahun lalu tetralogi ini sudah masuk dalam daftar bacaan yang ingin saya baca.  Namun baru di awal tahun 2019, akhirnya saya membaca karya Ilana Tan.  Empat buah novelnya yang dijuluki sebagai tetralogi four seasons atau tetralogi empat musim itu terdiri dari: Summer in Seoul (2006), Autumn in Paris (2007), Winter in Tokyo (2008), dan Spring in London (2010). 

Buku-buku tersebut tidak bersambung, hanya saja ada beberapa karakter muncul di buku lain.  Misalnya di buku Winter in Tokyo, Keiko punya Saudara kembar bernama Naomi, sementara Naomi merupakan karakter utama di buku Spring in London.  Atau misalnya Shandy di buku Summer in Seoul ternyata sepupuan dengan Tara Dupont di buku Autumn in Paris.  Mau mulai dari buku mana pun, atau membacanya tidak berurut dari buku kesatu sampai keempat, tidak masalah.  

Saya mulai membaca bukunya  yang berjudul  Autumn In Paris, tidak disangka buku ini karena ceritanya sangat sedih, sukses menciptakan butiran kristal jatuh membasahi wajah 😂 bukan cerita yang happy ending, tapi sad ending, hanya saja entah kenapa saya justru penasaran ingin membaca buku tetralogi ini.  Selesai membaca keempat bukunya, selain cover dan judulnya yang menarik hati saya untuk membacanya.  Saya suka dengan tetralogi empat musim ini.  Genre romance tapi sang penulis berhasil mengemasnya dengan menarik.  Berbeda dari novel romance ringan lainnya.  Dari judul saja sangat menarik.  Setting yang digunakan juga sangat berhubungan dengan judul membuat saya seakan merasakan suasana ketika berada di musim : summer, autumn, winter hingga spring.  Keempat novel ini setting-nya di empat negara berbeda, dan dua benua berbeda (Asia dan Eropa), dimana kesamaannya masing-masing negara tersebut (Korea Selatan, Perancis, Jepang dan Inggris), merupakan negara beriklim sub tropis yang memiliki empat musim dalam setahun. 

Ceritanya memang Continue reading “Tetralogi 4 Musim (Four Seasons) Karya Ilana Tan”