Persiapan Menyenangkan untuk Keberangkatan Umrah

Tidak seperti biasanya melakukan jalan-jalan, maka perjalanan kali ini saya mulai mempersiapkan banyak hal.  Walaupun setelah pengumuman keberangkatan tersebut , baru sebulan kemudian saya tahu mengenai fix jadwal keberangkatannya bulan apa.  Saya sudah mulai mengumpulkan gambar tentang tempat-tempat mustajab untuk berdoa di kedua kota suci Mekkah dan Medinah, setelah membaca tempat mustajab berdoa ini linknya.

Menurut Om Abah, karena kita akan berumroh jadi tidak semua tempat tersebut dapat kita nikmati seperti halnya berhaji.  Beruntung saya berangkat bersama keluarga, meski bukan dengan Mamah dan Bapa, tapi saya tetap excited bisa berangkat bersama adik-adik dan adik-adik ipar Mamah saya, tepatnya Om- Om dan Tante – Tante yang dalam bahasa sunda saya biasa memanggil mereka dengan panggilan Amang dan Ibi.  Om Abah yang paling tertua diantara rombongan kami, tentu saja beliau yang paling rajin memberi  saya masukan untuk cari tahu dari awal tentang tempat-tempat yang mustajab untuk berdoa (saya yakin beliau yang sudah pernah kesana, pasti tahu banget, namun seperti itulah cara beliau mendidik saya biar mau mencari tahu :D), next step beliau menyarankan tulis list doa yang mau dipanjatkan disana dan mulailah berdoa dari sekarang agar diberikan kesempatan untuk berdoa di tempat-tempat yang makbul untuk berdoa tersebut.  Kemudian cari info mengenai  cara mencegah menstruasi ketika umroh, tak cukup sampai disitu  beliaupun kali ini berbagi dan memberikan artikel Seratun Nabi tentang Riwayat Hidup Baginda Nabi Besar Muhammad Rasulullah SAW, Menjunjung Tinggi Kehormatan dan Cinta Sejati Rasulullah SAW, yang terhimpun dalam folder yang diberikan tersebut alhamdulillah saya sempatkan membaca (file ini sudah di-share Om Abah di Grup jauh sebelum saya tahu rencana akan berumroh, tanggal 10 February  ternyata sudah saya download dan save  file-nya di usb).

 Belum berangkat saja, ketika membaca riwayat hidup baginda Rasulullah saya sering menitikkan air mata, terasa seakan cinta Rasulullah juga ajaran dan teladan  beliau  hidup dan tumbuh melekat ke dalam hati. Entah bagaimana rasanya jika saya sudah menginjakkan kaki saya di tanah kelahiran Rasululluh serta tempat beliau hijrah dari kota kelahirannya ke tempat dimana beliau wafat, Mekkah dan Medinah.  Om Abah sudah sukses memberikan pemantapan dan persiapan yang membuat saya makin yakin ingin segera kesana, apalagi setelah tamat membaca blog berikut bukunya NFW, kata Abah “bisi be Ai bade baca lagi “ . Hatur nuhun pisan Om Abah sudah membuat saya makin semangat menjalankan misi me-list permohonan doa sama Allah SWT 😀

 Ibi saya pun mengingatkan saya, perihal Continue reading

Advertisements