[Review Buku] Seri Aku Sayang

Ketiga buku ini diterbitkan oleh penerbir Alif Republika (Inprint Republika Penerbit). Ditulis oleh Syarifah Levi dan ilustrasi oleh Dunki Sabri. Cetakan pertama, Continue reading “[Review Buku] Seri Aku Sayang”

Advertisements

Jajan Buku

Sebagai pembaca buku, satu hal yang tak bisa dihindari tentu saja mau beli buku.  Kalau bisa, pengennya beli semua buku kesukaan, dan sekalian bikin perpustakaan pribadi.  Sayangnya, saya belum bisa sampai di tahap itu.  Belum bisa membeli semua buku yang saya inginkan, dan masih sering meminjam buku.  Maka, punya hubungan baik dengan sesama pembaca buku atau pengoleksi buku, menjadi berkah tersendiri, sebab saya bisa meminjamnya. 😀

Lantas yang bisa saya lakukan, salah satunya membeli buku yang benar-benar mau saya baca dan koleksi, agar Continue reading “Jajan Buku”

Mari Konsumsi Bacaan Positif untuk diri sendiri

Sebuah bacaan, secara tidak langsung bisa saja mempengaruhi diri kamu. Pernahkah kamu sadar tentang hal ini? Ibarat makanan, tidak semua jenis makanan baik untuk kesehatan tubuh. Sama halnya dengan buku, tidak semua buku baik untuk kesehatan tubuh dan juga pikiran pembacanya.

Hal penting yang harus dilakukan oleh seorang pembaca, menurut saya salah satunya adalah bisa memilih bacaan bagus dan positif yang akan menyehatkan jiwa.  Perlu diketahui, tidak semua buku yang ada di dunia ini isinya bagus-bagus dan menyebarkan pengaruh serta pesan positif. Maka, sebagai pembaca harus menyaring, mempertimbangkan, dan jangan cuek terhadap buku apa yang kita baca. Karena kalau semua bacaan kamu baca, tapi kamu belum siap diterpa pengaruh pesan negatif, kemungkinan hal tersebut bisa mempengaruhi pola pikir juga perilaku kita dalam menyikapi kehidupan serta dalam memahami isi pesan.

Di sini, saya Continue reading “Mari Konsumsi Bacaan Positif untuk diri sendiri”

Main ke Gramedia SMS (Summarecon Mall Serpong)

Top Ten di Gramedia SMS pada awal bulan September 2019 (ini sifatnya sementara, jadi setiap minggu mungkin posisinya bisa berubah tergantung pembelian bukunya)

Saya cukup sering main ke Gramedia SMS, walaupun seringnya bukan berarti tiap bulan. Dalam tahun 2019, seingat saya sudah dua kali mengunjungi tempat ini. Koleksi buku di toko buku ini cukup lengkap. Tempatnya cukup luas, jadi tidak perlu waktu lama untuk menyisir buku-buku yang tertata rapi di rak-rak buku yang sudah disusun berdasarkan kategori.

Bila datang ke toko buku, saya Continue reading “Main ke Gramedia SMS (Summarecon Mall Serpong)”

Review Buku SELENA [Unedited Version] Karya Tere Liye

“Dunia ini dekat sekali dengan kegelapan, Selena. Maka saat kegelapan menyelimutimu, pastikan kamu tetap mencari cahaya di sekitarmu. Dirimu sendiri adalah satu-satunya yang bisa dipercaya. Nurani. Cahaya kecil itu selalu ada di hatimu. Gunakan. Terangi jalanmu, temukan pilihan hidupmu. Maka semoga itu bisa membawamu menuju jalan yang lebih baik.” (halaman 376/406) –Pesan Gurunya, Bibi Gill pada Selena setelah menyelesaikan ujian mata kuliah Malam dan Misterinya pada tahun pertama di semester dua.

Kalian tidak akan percaya, ABTT punya hari khusus: 'Aku Cinta Perpustakaan,' itu bukan mata kuliah, tapi seluruh mahasiswa wajib mengikutinya. Aku termangu saat membaca informasi itu pertama kali dari kartu hologramku. Ini sungguhan? Aku suka perpustakaan, aku semangat mengikutinya. Masalahnya, kegiatan ini mewajibkan mahasiswa membuat essay atas buku-buku yang dibacanya. Kampus ini suka sekali memberikan tugas paperessay. Sedikit-sedikit mahasiswa disuruh menulis paper. Jangan-jangan kampus ini lebih terobsesi melahirkan seorang penulis dibanding petarung Klan Bulan. (halaman 155/406)

Jika dalam Continue reading “Review Buku SELENA [Unedited Version] Karya Tere Liye”

[Resensi Buku] SI ANAK BADAI Karya Tere Liye

KEBERANIAN “GENG SI ANAK BADAI”  MEMPERTAHANKAN

KAMPUNG HALAMANNYA

Penulis multitalenta Tere Liye, seolah tidak pernah kehabisan ide cerita, kini kembali hadir dengan buku barunya yang berjudul Si Anak Badai, yang sudah terbit Agustus 2019. Cepat sekali ya, pikir saya.  Hanya berselang delapan bulan setelah buku Si Anak Cahaya di bulan Desember 2018. Buku ini merupakan buku ke enam dari Serial Anak Nusantara.  Salah satu serial favorit saya.   Serial ini merupakan bacaan yang  target pembacanya untuk semua umur, baik anak-anak, remaja, maupun orang tua. Saya sangat senang dengan kehadiran Serial Anak Nusantara, seolah sedang bernostalgia dengan masa kecil, bahkan seperti sedang  diajak untuk menyelami kesederhanaan hidup khas anak-anak yang tetap ceria, juga bahagia, meski hidupnya sangat sederhana bahkan tidak mengenal gadget.  Cerita ini kemungkinan  ber-setting tahun 1990-an dimana belum tersentuh era digital dan perkembangan teknologi secanggih sekarang .  Serial ini bisa menjadi referensi bacaan keluarga masa kini. Buku keenam sangat berbeda dari lima buku sebelumnya.  Buku ini berdiri sendiri dan tidak ada kaitan dengan ke lima buku yang sudah  terbit duluan, yaitu: Si Anak PemberaniSi Anak SpesialSi Anak PintarSi Anak Kuat dan Si Anak Cahaya.  Tidak berkutat pada cerita keluarga Mamak Nurmas dan anak-anaknya (Eliana, Pukat, Burlian, Amelia) lagi, tetapi menceritakan keluarga lain dengan latar belakang baru di sebuah muara bernama Manowa.  Sehingga hal ini terlihat sangat bervariasi, sesuai dengan konsep serialnya yang bertemakan “Anak Nusantara.” Kelihatannya, serial ini akan jauh lebih berkembang banyak. Jika sebelumnya bertemakan serial Anak-Anak Mamak yang saya pikir akan bercerita tentang karakter-karakter di keluarga Mamak Nurmas, dengan adanya recover sejak Desember 2018 pada buku-buku sebelumnya, dan kehadiran Si Anak Badai dengan cerita baru, membuat saya sebagai pembaca semakin penasaran akan kelanjutan kisah serial Continue reading “[Resensi Buku] SI ANAK BADAI Karya Tere Liye”

[Review Buku] KEMBARA RINDU Karya Habiburrahman El Shirazy

Ikutan Pre-Order edisi bertanda tangan penulisnya di http://www.bukurepublika.com
Judul Buku KEMBARA RINDU
Penulis Habiburrahman El Shirazy
Penerbit Republika Penerbit
Tahun Terbit Cetakan I, September 2019
 Jumlah Halaman 266 halaman; 13.5 x 20.5 cm
Editor Triana Rahmawati

Sinopsis:

Setelah Diana pulas, keharuan Ridho meledak. Mata pemuda itu berkaca-kaca, ia menyadari dirinya sedang ada di dalam kereta, duduk di samping putri bungsu Kyainya.  Ia baru saja meninggalkan pesantren. Ia dalam perjalanan pulang, inilah hidup, tidak ada yang tetap selamanya. Ia tidak mungkin terus tinggal di pesantren jadi santri sepanjang hayatnya. Matahari terus berputar pada garis edarnya. Bumi berputar pada porosnya. Siang dan malam datang pergi bergantian. Ia teringat nasehat Simbah Kyai Nawir dalam salah satu pengajiannya.

“Santri-santriku, dalam pengembaraan mengarungi kehidupan dunia ini jadilah kalian orang-orang yang penuh rindu. Orang-orang yang rindu pulang. Jadilah seperti orang yang mengembara dan sangat rindu untuk segera pulang bertemu keluarganya. Orang yang didera rindu untuk segera pulang, itu berbeda dengan orang yang tidak merasa rindu, meskipun sama-sama bepergian. Orang yang didera rasa rindu, tidak akan membuang-buang waktunya di jalan, ia ingin cepat-cepat sampai rumahnya. Sebab, ia ingin bertemu dengan orang-orang yang dicintainya. Sebaliknya, orang yang tidak merasa rindu, mungkin dia mampir di satu tempat berlama-lama di situ, jadinya banyak waktu terbuang dan sia-sia.

Di dunia ini kita seperti orang bepergian, orang yang mengembara. Dunia ini bukan tjuan kita. Tujuan kita adalah Allah. Kita harus memiliki rasa rindu yang mendalam kepada Allah. Dan Allah akan membalas dengan kehangatan rindu dan ridha-Nya yang tiada bandingannya.

Habiburrahman El Shirazy atau dikenal pula dengan panggilan Kang Abik, kembali mengeluarkan novel terbarunya, berjudul Kembara Rindu, merupakan novel Dwilogi Pembangun Jiwa, untuk buku Kembara Rindu 1, sudah rilis bulan September 2019.

Nurus Syifa, tingggal di Way Meranti, seorang yatim piatu yang memiliki adik bernama Lukman. Ia gadis yang tegar, bertanggung jawab, dewasa, terpaksa Continue reading “[Review Buku] KEMBARA RINDU Karya Habiburrahman El Shirazy”