Review Buku LUMPU [unedited version] Karya Tere Liye

“Tapi kekuatan terbesar kalian bukan teknik pukulan berdentum, menghilang, tameng transparan, petir, kinetik atau yang lain. MELAINKAN PERSAHABATAN. Kejadian barusan di benda terbang. Percakapan kalian, sungguh spesial, Nak. Kalian saling mencemaskan satu sama lain, turut merasakan rasa sakit dan senang, bersedia berkorban untuk yang lain. Aku belum pernah melihat kualitas itu dari para petualang dunia pararel. (Salah satu kutipan dalam buku LUMPU, karya Tere Liye).

Continue reading “Review Buku LUMPU [unedited version] Karya Tere Liye”

[Review Buku] Bising Karya Kurniawan Gunadi

Kita pasti bisa melewatinya meski proses yang akan kita tempuh nanti tidaklah mudah. Paling tidak, kita percaya kepada diri sendiri. Tunjukkan bahwa kita layak memenangkan semua kebisingan ini. tunjukkan bahwa apa yang mereka katakan tentang kita, tidaklah berarti apa-apa. (halaman 143-144)

Continue reading “[Review Buku] Bising Karya Kurniawan Gunadi”

[Review Buku] 1 CM Between You and Me Karya Kim Eun Ju

Hal yang pasti adalah tidak peduli berapa banyak orang di dunia ini yang menjadi ‘orang yang sangat penting (very important person)’, hanya pengalaman menjadi ‘orang yang sangat berharga (very precious person)’-lah yang akan menghangatkan hati setiap orang pada saat terakhir kehidupan ketika jantung berhenti berdetak. (halaman 300)

Continue reading “[Review Buku] 1 CM Between You and Me Karya Kim Eun Ju”

[Review Buku] The Power of Language Karya Shin Do Hyun dan Yoon Na Ra

Setitik pelita bisa mengalahkan kegelapan seribu tahun. Gua yang tak pernah tersentuh cahaya matahari pun langsung menjadi terang jika disinari oleh sebuah pelita. Kekuatan dari ucapan kita pun sama seperti kekuatan pelita ini. Sebuah kata yang tulus bisa mengobati luka kita dan orang lain. (halaman 6)

Continue reading “[Review Buku] The Power of Language Karya Shin Do Hyun dan Yoon Na Ra”

[Review Buku] Berani Tidak Disukai karya Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga

Hidup ini terdiri dari serangkaian momen, tanpa masa lalu dan masa depan. Kau berusaha memberikan jalan keluar bagi dirimu sendiri dengan berfokus pada masa lalu dan masa depan. Apa yang terjadi di masa lalu sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan dirimu yang ada di sini saat ini, dan apa yang mungkin terjadi di masa depan bukanlah hal yang perlu dipikirkan di sini pada saat ini. Kalau hidup sungguh-sungguh di sini pada masa kini, kau takkah mempedulikan hal-hal tersebut. (halaman 300)

Continue reading “[Review Buku] Berani Tidak Disukai karya Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga”