[Review Buku] From Me to You: Love Notes Karya Asma Nadia

Sinopsis:

Cinta dan kepalsuan seperti dua mata uang pada koin yang sama. Ada yang berbahagia karena bisa menentukan pilihan, ada pula yang terpaksa menunggu sambil berharap nasib baik menghampiri.  Jika ujung cerita berakhir seperti kisah Cinderella atau Siti Nurbaya, itu masalah lain.  Tetapi proses—istilah untuk menyebut pencarian yang melibatkan kalimat-kalimat puitis, hitungan matematis, dan berbagai buku problem solving—adalah sesuatu yang tak bisa diabaikan.  Sebab, di sana diperlukan kehati-hatian, sikap bijak, dan yang paling penting komunikasi dengan Allah, agar jalan yang dirintis mendapat ridha-Nya.

***

From Me to You: Love Notes ini persembahan untuk yang sedang jatuh cinta, menanti cinta sejati, atau kamu yang tak ingin tersesat oleh cinta yang salah.

Dalam buku ini, Mba Asma juga memberikan banyak tips.  Misalnya cara agar tidak gampang patah hati.  Jurus-jurus mengobati patah hati, dan banyak lagi.  Lewat buku ini pula, kamu akan diajak untuk memahami tentang Continue reading “[Review Buku] From Me to You: Love Notes Karya Asma Nadia”

Advertisements

[Review Buku]: Yusuf – Zulaikha karya Abidah El Khalieqy

Sinopsis: 

Zulaikha sedang bahagia. Tapi karena pria lain yang bukan suaminya. Dia berusaha menamai rasa ini dengan “persahabatan yang nyaman”. Meski hatinya tahu, ini cinta yang baru.  Yusuf sudah berusaha, sekuat tenaga menolak pesona Zulaikha. Dia tahu perasaannya ini salah. Namun, seberapa jauh dia bisa mencegah hatinya?  Ini tentang cinta yang terlambat. Kisah yang terulang dan bangkit dari masa lalu nun jauh di negeri padang pasir. Ini tentang dua insan yang harus rela saling melepas atas nama cinta kepada Sang Pencipta. 

Beberapa komentar di buku, dari yang sudah lebih dulu membaca buku ini:

“Romansa Yusuf-Zulaikha modern diolah bercita rasa milineal.” –A. Fuadi, penulis.

“Konsistensi dan kesetiaan Abidah untuk mengolah unsur-unsur referensial yang besumber dari khasanah Islam, telah melahirkan karya-karya fenomenal di tengah dinamika sastra Indonesia modern.  Seperti juga dalam novel ini, kisah legendaris Yusuf-Zulaikha hidup kembali melalui tokoh dan peristiwa-peristiwa kekinian yang layak dibaca siapa saja, bik akademi maupun oramg biasa.” –Suminto A. Sayuti, Guru Besar Ilmu Sastra Indonesia Universitas Negeri Yogyakarta

“Kisah cinta yang mebawa pembacanya tenggelam pada keindahan Nil dan Boshporus, sembari menikmati kenangan dari silam dan kecantikan masa kini.  Mumtaz!” –Fadhil Yani Ainusyamsi, Profesor Sastra Arab UIN Bandung, Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Cinta

“Seperti wangi kopi, novel ini menghadirkan aroma masa lalu di atas meja hari ini.  Cangkirnya penuh puisi, bikin demam cinta tiada henti.”  —Ahmadun Yoshi Herfanda, Penyair, pemerhati sastra Indonesia kontemporer

“Kalau jodoh memang akhirnya akan bersatu.  Dan kisah Yusuf & Zulaikha era modern ini telah membuktikannya.  Latar Turki memperindah Continue reading “[Review Buku]: Yusuf – Zulaikha karya Abidah El Khalieqy”

[Review Buku]:  The Naked Traveler 8 Karya Trinity 

Sinopsis: 

Dalam edisi terakhir dari seri The Naked Traveler ini, kita melihat perjalanan panjang Trinity menuliskan rekaman perjalanannya menggenapi kunjungan ke-88 negara di dunia.

Trinity menumpahkan hal-hal seru, yang bikin senang, kesal, geli, haru, sedih, dan bikin nagih – semua lagi-lagi menularkan virus untuk traveling. Dari perjalanan menyaksikan pesona Iceland yang overrated, menikmati megahnya alam Afganistan dari perbatasaan saat road trip di Asia Tengah, merasakan atmosfer Islam di Iran, menderitanya menjadi traveler difabel, hingga mencoba peruntungan kencan online di Eropa. 

Simak juga curhatan pembaca setia yang hidupnya berubah setelah membaca seri The Naked Traveler. Kali ini dua di antaranya turut berkontribusi menuliskan pengalaman mereka dalam bab #TNTEffect yang menambah keseruan buku ini.  The Naked Traveler is over, but its spirit is immortalized right here, in print, forever.

Saat tahu bahwa seri The Naked Traveler akan berakhir, rasanya kaget dan sedih! 😂 Maklumlah selama ini selalu ketinggalan pre-order buku-bukunya 🙄 Sehingga untuk buku terakhir ini saya tidak boleh ketinggalan update dan ikutan pre-order.  Akhirnya ada buku karya Mba Trinity yang dapat tanda tangannya.  Selain membubuhkan tanda tangan, Mba Trinity menuliskan ini:  Thank you for being part of my journey! saya”terharu 😂 Dibuka Continue reading “[Review Buku]:  The Naked Traveler 8 Karya Trinity “

[Review Buku] : Rentang Waktu  karya Farah Via Rahmawati

Sinopsis:     

Jarak tak melulu soal bentangan kilometer atas terpisahnya daratan dan lautan. Bisa jadi ia adalah rentang waktu bertemunya kau dan aku untuk menjadi kita yang sah di mata Tuhan.”

Entah jauh atau dekat rentang waktu yang membentang antara kita dalam rangka saling menemukan, upayaku untuk memelukmu lewat doa-doa masih kuperjuangkan.  Walau kadang diri ini sesekali merasa tak sabaran ingin segera bersua.

Mungkin lebih tepatnya [enasaran bagaimana rupamu yang selama ini disembunyikan Tuhan sebagai kejutan:  bagaimana bentuk senyummu, bagaimana caramu berjalan, bagaiamana caramu memandangku nanti.  Pernahkah kau merasa, dadamu penuh sesak dengan debar tak keruan dan tak mampu kau terjemahkan apa artinya?  Mungkinkah saat ini kau juga merasakannya? Entah kau berada di belahan bumi mana, ketika kau memohonkan untuk segera dipertemukan denganmu.  Saat itu kita yang tengah memandang langit yang sama, sama-sama menengadahkan tangan kemudian merayu Sang Mahacinta agar sudi kiranya mempertemukan dua insan untuk dipersatukan dalam ikatan halal.

Mengawali awal tahun 2019 dengan membaca buku yang dilihat dari cover-nya saja seperti sedang mewakili perasaan saya 😀 Tenang saja, setelah review buku ini saya juga akan mereview buku traveling, dan tentu saja buku fiksi yang saat ini sedang saya baca.  Masih ada stok buku-buku bagus yang akan saya review, salah satunya serial anak Nusantara.  Maka sebelum lupa mereview buku bagus ini, mari kita lihat apa yang menarik dari buku Reantan Waktu.  Buku ini bagian dari buku yang saya incar di akhir tahun 2018.  Alhamdulillah kesampaian baca, dan dapat tanda tangan pula dari penulisnya.  Penulis yang biasa disapa Farah atau Kak Bee ini tinggal di Balikpapan, dan ini merupakan buku perdananya.  Pertama kali lihat cover bukunya di Instagram, saya langsung suka dan ingin baca.  Ternyata setelah sampai ke tangan, buku ini sangat menarik.  Buat kamu yang butuh motivasi (seperti saya), atau sedang galau, sedih, atau sedang memantaskan hati untuk seseorang yang diridhai-Nya, buku ini akan menemani kamu.

Baca juga: Resensi buku Komet Minor, Komet, serta Ceros dan Batozar karya Tere Liye

Saya suka covernya, isinya, dan bacanya juga bikin semangat, ada beberapa kartun kece, kemudian kutipan-kutipan bagus, dan beberapa halaman buku yang di dominasi warna ungu, tidak akan membuatmu bosan membaca buku tentang motivasi islam.  Tidak terkesan menggurui tapi lebih terasa menamani dan membuat saya Continue reading “[Review Buku] : Rentang Waktu  karya Farah Via Rahmawati”

[Review Buku] : Surat Dari Kematian Karya Adham T. Fusama

Sinopsis: 

UGM punya banyak lokasi angker. Ada jembatan Perawan yang ditunggui hantu Mbak Rohana. Kampus FEB dihuni Mbak Yayuk, mahasiswi yang jadi hantu gentayangan karena skripsinya tidak kelar-kelar. Ada juga larangan menyanyikan lagu “Gugur Bunga” di bundaran FT malam-malam kalau tidak mau mendengar suara misterius atau dihampiri sosok mengerikan. Dan masih banyak tempat lainnya…. Semua tempat itu diliput oleh channel YouTube Kinan & Zein Lit AF (Liputan Alam Fana).

Target Kinan dan Zein selanjutnya adalah Gama Plaza, gedung terbengkalai yang semakin lama semakin angker. Dua tahun lalu seseorang bunuh diri di lantai empat. Konon ia mati akibat stres kebanyakan tugas kuliah. Kinan sangat bersemangat untuk menginvestigasi lokasi tersebut. Dia ingin membuktikan keberadaan hantu di sana! Apalagi banyak kejadian-kejadian ganjil terkait gedung itu.

Gama Plaza tidak hanya menyeramkan, tetapi juga menyimpan petaka. Saat seorang mahasiswa FEB hilang setelah menerima surat dari orang yang telah mati bunuh diri tersebut, Kinan dan Zein sadar bahwa mereka bukan sedang menghadapi “kisah hantu” belaka. Mereka telah membangkitkan arwah penuh dendam. Akibatnya, mereka harus menerima konsekuensi yang membahayakan jiwa banyak orang….

“One of the best horror novels I’ve ever read! Jangan ngaku pecinta horor kalau belum baca Surat dari Kematian!”  | Afitri Septina (septinawijaya), pembaca & penulis Wattpad 

“Latar cerita dan hantu di novel ini nyata! Itulah yang membuat cerita ini magis banget! Siap-siap, deh, dibikin merinding dan merasa diawasi! Berani baca?” | Fisilver, pembaca Wattpad

Ini merupakan buku genre horror pertama Continue reading “[Review Buku] : Surat Dari Kematian Karya Adham T. Fusama”

[Review Buku]: Dokter Yang Dirindukan Karya Asma Nadia & Dr. Anwar Fazal, dkk.

Sinopsis:

Kalau Ingin MENJADI DOKTER untuk GAYA-GAYAAN – GLAMOR – MERASA SUPERIOR

Lupakan! Kubuekan saja cita-cita menjadi dokter secepatnya.

Masih banyak karier lain yang membuat kamu bisa mendapatkan semua yang di atas, bukan profesi dokter.

Inilah karier yang akan membuatmu merasa betapa dangkalnya ilmu manusia dan betapa hebatnya kuasa Tuhan. Inilah profesi yang dapat membuatmu lebih menghargai setiap detak jantung manusia karena ia biasa berhenti secara tiba-tiba, kapan saja. Ia juga menuntut pengorbanan besar dari kamu, demi menyelamatkan nyawa manusia.

Kamu menjadi penonton setiap drama tragis dan bahagia yang silih berganti saban hari. Kamu menjadi pelakon dalam transisi hidup dan mati. Kalau ia sungguh diniatkan untuk ilagi, pasti akan menundukkan hati.

Pada saat kamu berhasil menyelamatkan nyawa atas izin-Nya, kala pasien mulai membuka mata dan mengukir senyuman manisnya, diiringi anggota keluarga yang merangkul atau menjabat tanganmu dengan penuh haru dan mata yang berkaca-kaca, maka saat itulah kamu akan sadar bahwa inilah profesi yang “paling kaya”, dan kamu rela bergadang, mengerahkan seluruh tenaga hingga nyaris tak tersisa. Karena kamu tahu “rasa itu” tak akan mampu dibeli oleh segunung harta atau materi apa pun di dunia.

Atas dasar itulah “Dokter yang Dirindukan” ini ditulis, untuk menginspirasi dan saling berbagi. Ia tulus dari hati supaya bisa menyentuh hati. Bacalah dengan nama-Nya. Baca!

“Setiap diagnosis itu hakikatnya datang dari-Nya, dan dokter hanyalah perantara.” Continue reading “[Review Buku]: Dokter Yang Dirindukan Karya Asma Nadia & Dr. Anwar Fazal, dkk.”

[Review Buku] : I Am Sarahza Karya Hanum & Rangga

Sinopsis:

Manusia bilang di mana ada kehidupan, di situ ada harapan. Tapi bagiku, ruh yang telah dinasibkan di Lauhul Mahfudz, selama manusia memelihara harapan, maka aku akan selalu hidup.
Dari Alam Rahim, aku menyaksikan bagaimana kedua orangtuaku jatuh bangun memerolehku. Melewati puluhan terapi, menghadapi ratusan jarum suntik, sayatan pisau operasi, berkali inseminasi dan gagal bayi tabung, bahkan sampai harus melalui badai depresi.
Meski segala ilmu manusia akhirnya bertekuk lutut pada Pencipta Ilmu Segala Ilmu, kedua orangtuaku tak menyerah. Bahkan setelah ibu menjadi ‘tak sempurna’ karena upayanya.
Tahukah apa yang membuat Pencipta bisa Luluh pada hamba-Nya? Dengan segala usaha dan penyerahan diri sepenuhnya, akhirnya takdirku ke dunia dihantarkan oleh ribuan malaikat yang bersujud pada manusia-manusia yang sabar dan berupaya.
Inilah kisahku. I am Sarahza

Ini merupakan buku keenam Continue reading “[Review Buku] : I Am Sarahza Karya Hanum & Rangga”