[Review Buku] Orang-Orang Biasa Karya Andrea Hirata

“Fiksi, bukan sekedar mengadakan yang tidak ada, fiksi adalah cara berpikir.” -Andrea Hirata

Judul Buku         : Orang-Orang Biasa
Penulis                : Andrea Hirata
Penerbit              : Penerbit  Bentang (PT. Bentang Pustaka)
Tahun Terbit       : Cetakan 1, Februari 2019
Jumlah Halaman : 300 halaman

“Ordinary Pepople, destined to be the second international bestseller for Indonesian author, Andrea Hirata, after his first one that surprised the world’s reader, The Rainbow Troops. –Jill Simmons, New York

Sinopsis:

Belantik—sebuah kota yang penduduknya lupa berbuat jahat.

Aini adalah anak seorang miskin yang hidup dalam kebodohan.  Dalam perpaduan dua hal terkutuk itulah —kemiskinan dan kebodohan, siapa sangka ada sesuatu yang terjadi dalam hidupnya, sebuah peristiwa yang menjadi titik tolak perubahan Aini.

Di sisi lain kota Belantik, ada seorang Polisi yang begitu tertekan lantaran sudah cukup lama dia hanya berdiam diri di ruang kerjanya.  Bukan karena dia malas, namun karena tingkat kriminalitas di kota itu sangat rendah, bahkan begitu rendah sebab berada di angka nol.  Hingga suatu hari, ada tiga kejahatan serius di kota tersebut.  Apa yang sebenarnya terjadi dengan Aini?  Dan bagaimana bisa tiba-tiba ada tiga kejahatan serius di kota tersebut?

Buku Orang-Orang Biasa ini adalah novel ke-10 yang diterbitkan Andrea Hirata bersama Penerbit Bentang Pustaka.  Andrea Hirata menulis novel ini karena Continue reading

Advertisements

[Review Buku] Everything in Between – Bersepeda dari Belanda ke Indonesia dan Cerita di Antaranya Karya Marlies Fennema Pictures By Diego Yanuar

Dalam postcardnya ada quote seperti ini: “Something going the other direction, turns out to be the better direction.” “Terkadang, memilih arah yang berbeda, ternyata malah membuat kita menemukan arah yang lebih baik.” 🙂

Judul Buku         : Everyhing in Between | Bersepeda dari Belanda ke Indonesia dan Cerita di Antaranya
Penulis                : Marlies Fennema, Pictures by Diego Yanuar
Penerbit              : Penerbit  Bentang (PT. Bentang Pustaka).  Penerjemah : Ade Kumalasari
Tahun Terbit       : Cetakan 1, April 2019
Jumlah Halaman : 188 halaman

Based on @everythinginbetween.journal

Sinopsis:

Dear Diary, Tak ada jalan lagi untuk kembali,

Akankah ada beruang di dalam tenda kami?  Akankah kami merindukan Ben dan Jer, tikus peliharaan kami, setiap hari? Akankah kami jatuh sakit di negeri yang tidak kami kenal?  Akankah pundak saya cukup kuat untuk memikul seluruh pengalaman dan pelajaran yang saya temui?  Ya Tuhan, kuatkanlah keyakinan akan harapan dan mimpi kami menemukan kepercayaan di tengah keasingan dan ketidaktahuan yang jauh dari rasa nyaman.  Ya Tuhan, tuntunlah kami pulang dengan aman.

Dear Diary, dalam setiap putaran pedal yang kami kayuh dari Belanda menuju Indonesia, saya akan berbagi kepadamu segala sesuatu yang ada di antaranya.  Saya berjanji, Marlies.

Sejak munculnya promo di IG Mizanestore, saya sangat tertarik dengan buku ini.  Maka, saya pun ikutan PO, yang keuntungannya tentu saja dapat diskon, tanda tangan penulis, juga dapat postcard.  Marlies, yang berasal dari Belanda, dan Diego berasal dari Indonesia (Adiknya penyanyi Andien Aisyah).  Satu pasangan, mereka melakukan perjalanan bersepeda dari Belanda ke Indonesia dengan melewati 23 negara, menempuh jarak sejauh 12.237 km, selama 11 bulan.  Uang donasi yang dikumpulkan Continue reading

[Review Buku]: Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata | Indonesia’s Most Powerful Book 

Kali ini, saya ingin bernostalgia dengan salah satu buku terbaik yang pernah saya baca.  Membaca lagi buku ini, tetap menyajikan perasaan yang sama, seperti ketika pertama kali saya membacanya beberapa tahun yang lalu.  Bedanya, saat saya membaca cetakan ke sembilan belas, belum banyak endorsment.  Namun kini di cetakan ketiga puluh sembilan, ternyata banyak yang istimewa, seperti  kemenangan diajang International, seperti Winner General Fiction New York Book Festifal 2013 USA, Winner Buchawards 2013 Germany, diterjemahkan di dalam puluhan bahasa.  Kesan pribadi saya terhadap buku ini, saya senang menjadi salah satu penggemar dari buku Tetralogi Laskar Pelangi.  Dari ke empat buku tersebut, semuanya bagus, tapi yang paling spesial menurut saya tentu saja Laskar Pelangi.  Dari bebepa fiksi karya penulis Indonesia, Laskar Pelangi ini  salah satu yang menuai pujian dari dunia luar (nanti selesai menulis bagian-bagian favorit dari buku ini, saya akan tuliskan pendapat para endorsement yang pernah membaca buku ini.  Sebagai pembaca, saya bersyukur pernah membaca buku yang inspiratif ini, buku yang memompa semangat dan melecut diri bahwa apa pun yang saya impikan, saya bebas dan berhak memimpikannya.  Karena impian tidak dibatasi oleh keadaan dan dari mana kita berasal.  Siapa pun dari kita, boleh dan tentu saja bisa bermimpi.   Laskar Pelangi pun seakan membawa saya ke dalam dunia masa kecil.  Ayo, kita lihat sisi menarik dari buku ini ❤️

🌈❤️🌈💙🌈❤️🌈💙🌈❤️🌈💙🌈❤️

Judul Buku          : LASKAR PELANGI
Penulis                 : Andrea Hirata
Penerbit               : Bentang Pustaka
Tahun Terbit      : Cetakan Pertama, September 2005.  Cetakan Ketiga Puluh Sembilan, September 2017
Jumlah Halaman  : xvi + 532 halaman: 20,5 cm

“I am fascinated by [Andrea]’s capacity to write … a work inspired by where he comes, … such a talented young writer._Thomas Keneally, the aouthor of Schindler’s Ark, filmed by Stephen Spielberg aas Schindler’s List, an Oscar winning movie.

“Andrea Hirata has written an endering, simple, and conversational prose ….  inspiring story.” __The Guardian UK

“The first Indonesian novel to find its way into the international general fiction market.” __The Sydney Morning Herald Continue reading

[Review Buku]: Sirkus Pohon Karya Andrea Hirata

Koleksi Pribadi

Judul Buku          : Sirkus Pohon
Penulis                 : Andrea Hirata
Penerbit               : Bentang Pustaka
Tahun Terbit       : Cetakan Pertama, Agustus 2017.  Cetakan ketiga, January 2018
Jumlah Halaman: 384 Halaman 

“Fiksi, cara terbaik menceritakan fakta.” -Andrea Hirata

Sinopsis:

Baiklah, Kawan, kuceritakan padamu soal Continue reading

[Review Buku]: Muhammad, Lelaki Penggenggam Hujan Karya Tasaro GK

Judul Buku          : Muhammad, Lelaki Penggenggam Hujan
Penulis                : Tasaro GK
Penerbit              : Bentang Pustaka
Tahun Terbit        : Edisi II Catalan Pertama, Februari 2015.  Cetakan Kesepuluh, Maret 2018
Jumlah Halaman: 632 Halaman 

“Tasaro bagai memimpin tur spiritual ke pelosok Persia dan Arab di abad VII.”  —A. Fuadi, penulis Negeri 5 Menara

Sinopsis :

Kashva pergi dari Suriah, meninggalkan Khosrou, sang penguasa Persia tempatnya mengabdikan hidup demi menemukan lelaki itu: Muhammad. Al-Amin yang kelahirannya akan membawa rahmat bagi semesta alam, pembela kaum papa, penguasa yang adil kepada rakyatnya.

Kehidupan Kashva Continue reading

[Review Buku]: Bait – Bait Multazam karya Abidah El Khalieqy

Judul Buku         : BAIT-BAIT MULTAZAM
Penulis               : Abidah El Khalieqy
Penerbit             : Bentang Pustaka
Tahun Terbit       :  Cetakan pertama, Agustus 2015
Jumlah Halaman: 334 halaman

Sinopsis:  

Hilya terpesona oleh perjuangan Henry Toga Sinaga.  Berawal dari wawancara, reporter itu larut dalam kisah sang mualaf.  Henry tumbuh bersama dera ,membuat hidupnya berada dalam gulita, sampai akhirnya cahaya ilahi memberi terang, menunjukkan jalan iman dan jalan islam.

Namun, menjadi mualaf barulah sebuah mula.  Di satu sisi, awal perjalanannya diiriingi dengan kebanggaan.  Tapi, di sisi lain, keputusannya itu membuat keluarganya marah.  Ia dianggap mengkhianati keluarga, tradisi, dan agama yang dianutnya sejak lahir.
Jalan baru yang ia tempuh bukanlah tanpa hambatan.  Imannya terus diuji, orang-orang yang dulu menyembutnya dengan hamdalah gegap gempita seolah tak pernah ada untuk membantunya.  Ia seperti sendiri.  Namun, ia terus melangkah, memperdalam agama bahkan hingga ke Suriah.  Bertahan dalam situasi karut-marut di sana.  Bersabar di tengah tatapan-tatapan curiga.
Hanya pada tali Allah ia berpegang.  Di sudut Multazam ia larungkan bait-bait doanya.  Dan, di Mekah pula untaian kisahnya diabadikan pena Hilya.

Saya baru pertama kali membaca buku dari penulis Abidah El Khalieqy.  Awalnya saya tidak tahu buku ini, berkat rekomendasi seorang sahabat blog saya, Kak Wi .  Saya pun searching, pas lihat covernya saja langsung menuju toko buku online dan order.  Terima kasih Kak Wi, buat rekomendasi bukunya.  Saya suka banget, dan di hari minggu yang sangat indah, saya pun membaca buku ini dalam sehari, dan melupakan latihan menulis, saking terpesona sama cerita dibuku ini. hehehe

Hilya Annisa. Penulis cantik muslim yang berasal dari Yogyakarta, melakukan perjalanan hajinya di Makkah. Sambil berhaji, tujuan lain ia berangkat ke Makkah adalah untuk melakukan wawancara dengan para pejabat Indonesia yang berada di kedutaan besar Indonesia di sana. Wawancara tersebut Hilya lakukan untuk nantinya dijadikan bahan pembuatan novel barunya. Selama hampir dua bulan berada di Mekkah, Hilya sudah menyelesaikan hampir  seluruh rukun hajinya,  dan begitu pula dengan bahan – bahan pembuatan novel barunya.  Hilya sudah mewawancarai hampir seluruh Kepala Panitia yang berurusan dengan penyelenggaraan Haji para penduduk Indonesia.

Tak  lama kemudian, akhirnya Nina, seorang teman sekamar Hilya memberitahu bahwa ada seorang pria yang berpotensi sebagai narasumber untuk bahan tulisannya. Akhirnya Hilya pun menemui pria tersebut,  sang mualaf. Nama asli pria tersebut adalah Continue reading

[Novel]: Negeri Van Oranje

Judul buku : Negeri Van Orangje
Penulis : Wahyuningrat, Adept Widiarsa, Annisa Rijadi, Rizki Pandu Permana.
Penerbit : PT. Bentang Pustaka
Tahun Terbit : Cetakan pertama, April 2009

Deskripsi tentang buku ini:
Untuk apa pulang ke Indonesia? Pertanyaan ini melintas datang dan pergi di benak Lintang, Banjar, Wicak, Daus, dan Geri, lima mahasiswa Indonesia yang mengejar gelar S-2 di Belanda. Dalam perjalanan menemukan jawaban dari pertanyaan itu, mereka menjalani susah senangnya menjadi mahasiswa rantau di Eropa. Mulai dari kurang tidur karena begadang demi paper, kurang tenaga karena setiap hari mesti genjot sepeda berkilo-kilo meter bolak-balik ke kampus, sampai kurang duit hingga terpaksa mencari pekerjaan paruh waktu.

Kesamaan nasib menjalin erat persahabatan mereka. Bersama, mereka berbagi pengalaman dan tip bertahan hidup di Belanda. Takdir menuntut mereka memiliki keteguhan hati untuk melampaui rintangan, menggapai impian, serta melakukan hal yang paling sulit: the courage to love!

“Keakuratan detail cerita di dalamnya membuat saya jadi kangen sama Belanda.”
— Raditya Dika, penulis Kambing Jantan

“Kisahnya sangat nyata, penuh kejutan, dan inspiratif. Patut dibaca pula bagi yang ingin jalan-jalan ala backpacker di Eropa.”
– Trinity, penulis The Naked Traveler series

Membaca buku ini menurut rasanya Continue reading