Penerbangan terlama: setahun perjalanan

Ternyata dua minggu gak baca blog itu serasa sudah lama sekali.  Kangen baca tulisan dari pada blogger yang saya follow.  Kangen menulis di blog.  Kangen mereview buku.  Belum ada buku yang saya tamatkan satu pun, sehingga belum bisa menuliskannya. Tenang saja, sudah lebih dari 10 buku saya beli akhir tahun 2018.  Tinggal mencari waktu untuk bisa membaca lagi. 

Dua minggu terakhir ini saya memang lagi sibuk, Alhamdulillah sibuk jalan-jalan, pulang liburan baru terasa cape,  sehingga tidak sempat blog walking. 

Dan tahun baru kali ini, adalah tahun baru paling berbeda dari tahun baru sebelumnya.  Meskipun sebelumnya dari dulu sampai sekarang saya tidak merayakan tahun baru, biasanya hanya keluar makan malam dengan keluarga, atau menghabiskan waktu di rumah, habis itu sebelum tahun berganti saya sudah lelap tertidur.  

Kali ini, Continue reading “Penerbangan terlama: setahun perjalanan”

Advertisements

[Review Buku] : Rentang Waktu  karya Farah Via Rahmawati

Sinopsis:     

Jarak tak melulu soal bentangan kilometer atas terpisahnya daratan dan lautan. Bisa jadi ia adalah rentang waktu bertemunya kau dan aku untuk menjadi kita yang sah di mata Tuhan.”

Entah jauh atau dekat rentang waktu yang membentang antara kita dalam rangka saling menemukan, upayaku untuk memelukmu lewat doa-doa masih kuperjuangkan.  Walau kadang diri ini sesekali merasa tak sabaran ingin segera bersua.

Mungkin lebih tepatnya [enasaran bagaimana rupamu yang selama ini disembunyikan Tuhan sebagai kejutan:  bagaimana bentuk senyummu, bagaimana caramu berjalan, bagaiamana caramu memandangku nanti.  Pernahkah kau merasa, dadamu penuh sesak dengan debar tak keruan dan tak mampu kau terjemahkan apa artinya?  Mungkinkah saat ini kau juga merasakannya? Entah kau berada di belahan bumi mana, ketika kau memohonkan untuk segera dipertemukan denganmu.  Saat itu kita yang tengah memandang langit yang sama, sama-sama menengadahkan tangan kemudian merayu Sang Mahacinta agar sudi kiranya mempertemukan dua insan untuk dipersatukan dalam ikatan halal.

Mengawali awal tahun 2019 dengan membaca buku yang dilihat dari cover-nya saja seperti sedang mewakili perasaan saya 😀 Tenang saja, setelah review buku ini saya juga akan mereview buku traveling, dan tentu saja buku fiksi yang saat ini sedang saya baca.  Masih ada stok buku-buku bagus yang akan saya review, salah satunya serial anak Nusantara.  Maka sebelum lupa mereview buku bagus ini, mari kita lihat apa yang menarik dari buku Reantan Waktu.  Buku ini bagian dari buku yang saya incar di akhir tahun 2018.  Alhamdulillah kesampaian baca, dan dapat tanda tangan pula dari penulisnya.  Penulis yang biasa disapa Farah atau Kak Bee ini tinggal di Balikpapan, dan ini merupakan buku perdananya.  Pertama kali lihat cover bukunya di Instagram, saya langsung suka dan ingin baca.  Ternyata setelah sampai ke tangan, buku ini sangat menarik.  Buat kamu yang butuh motivasi (seperti saya), atau sedang galau, sedih, atau sedang memantaskan hati untuk seseorang yang diridhai-Nya, buku ini akan menemani kamu.

Baca juga: Resensi buku Komet Minor, Komet, serta Ceros dan Batozar karya Tere Liye

Saya suka covernya, isinya, dan bacanya juga bikin semangat, ada beberapa kartun kece, kemudian kutipan-kutipan bagus, dan beberapa halaman buku yang di dominasi warna ungu, tidak akan membuatmu bosan membaca buku tentang motivasi islam.  Tidak terkesan menggurui tapi lebih terasa menamani dan membuat saya Continue reading “[Review Buku] : Rentang Waktu  karya Farah Via Rahmawati”