Mengenal Lebih Dekat Coldplay Lewat #AHFOD Film

Tanggal 14 November 2018, saya nonton AHFOD Film, tayang di GVC Teras Kota.  Bagi penggemar Coldplay, mungkin tak ingin melewatkan kesempatan ini.  A Head Full of Dreams film ini adalah film dokumenter yang menyajikan 20 tahun perjalanan Chris Martin, Guy Berryman, Jonny Buckland, dan Will Champion dari band yang awalnya hanya rekaman demo di kamar asrama mahasiswa menjadi Coldplay, band rock yang mengisi penuh stadion tiap kali mereka konser. Yang menarik dari AHFOD, merupakan hasil dari “syuting” selama dua dekade.  Berisi footage yang belum pernah dirilis sebelumnya. Dan tentu saja kisah perjalanan mereka dari awal hingga bisa sesukses sekarang.

Sebelumnya, Continue reading

Advertisements

Buku Serial Anak-Anak Mamak By Tere Liye

Menurut saya, selain buku tetralogi Laskar Pelangi karya Andrea Hirata yang terdiri dari : Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryah K.  Kemudian ada trilogi negeri lima Menara karya A. Fuadi  yang terdiri dari : Negeri Lima Menara, Ranah Tiga Warna, dan Rantau 1 Muara. 

Maka selanjutnya , serial anak-anak Mamak karya Tere Liye ini jangan sampai terlewatkan.  Ketiga penulis besar tersebut memang serialnya secara konsep berbeda, hanya saja berang merahnya tentang anak-anak yang memiliki impian, dan mau melawan keterbatasan, karena siapa pun bisa memiliki impian tinggi, bisa mewujudkannya, tak peduli kita berasal dari mana serta kondisi ekonomi seperti apa.  Bahkan karakter dari setiap buku yang mereka ciptakan justru berasal dari ekonomi lemah, namun berkat impian besar, tekad yang kuat, usaha dan kerja keras, juga keyakinan bahwa mereka bisa memperbaiki keadaan, maka mereka bisa menjadi orang-orang hebat di bidangnya masing-masing.  Bagi siapa pun, buku-buku tersebut bisa membangun motivasi khususnya para anak-anak, atau para orang tua yang ingin menyemangati anak-anak.  Sebetulnya ada banyak bacaan anak-anak yang bagus, namun menurut saya buku-buku yang saya sebutkan di atas jangan sampai terlewatkan.  Nah, apa sajakah buku-buku serial anak-anak Mamak itu?  Ini Continue reading

[Review Buku] : Nanti Kita Cerita Tentang Hari ini Karya Marchella FP

💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙💙

Judul Buku          : Nanti Kita Cerita Hari Ini
Penulis                 : Marchella FP
Penerbit               : PT. Gramedia
Tahun Terbit        : Cetakan pertama, Oktober 2018.  Cetakan kedelapan, November 2018

Nanti kita cerita tentang hari ini… 

Besok kita buat yang lebih baik lagi. 

@NKCHI

Buku ini sangat menarik perhatian saya ketika pertama kali melihat cover-nya.  Setelah membuka lembaran pertama, rasanya seperti Continue reading

[Travel Book] : Sights In Finland 🇫🇮

Buku ini sangat menarik.  Raimo Suikkaki sebagai fotografer juga memberikan penjelasan tentang foto-foto yang diambilnya.  Meski hanya penjelasan singkat.  Namun cukup membantu untuk mengenal destinasi wisata di Finlandia.  Buku setebal 95 halaman ini, mengajak pembacanya untuk mengenal lebih dekat keindahan negara ini.  Buku ini memanjakan mata saya, tentu karena foto-fotonya full color, sehingga membayangkan berada di tempat-tempat tersebut. 😀 Continue reading

[Travel Book]: Review Buku Amazing Dubai Karya Utari Giri

Judul Buku          :  Amazing Dubai
Penulis                 : Utari Giri
Penerbit               : Elex Media Komputindo
Tahun Terbit        : 2016

Jumlah Halaman: 197 Halaman 

Sinopsis:

Dubai, kota kecil di Uni Emirat Arab yang begitu cepat menjelma menjadi kota metropolitan yang mendunia. Jutaan orang datang hanya untuk membuktikan kemegahan kota yang telah tersiar seantero jagad. Tetapi sesungguhnya bukan hanya kotanya yang menarik untuk dikunjungi, kehidupan yang ada di dalamnya ternyata juga tak kalah serunya untuk diulik.

Kisah-kisah dalam buku ini adalah sepenggal cerita yang dialami penulis dalam salah satu episode kehidupan dan keluarganya. Bukan hanya mengenai kisah inspiratif yang dialami penulis sebelum dan selama merantau, namun berbagai ragam cerita informatif tentang kota Dubai disajikan dengan manis dalam buku ini. 

Itulah yang membedakan buku ini dengan buku yang bersumber Continue reading

[Review Buku] : Surat Dari Kematian Karya Adham T. Fusama

Judul Buku          :  Surat Dari Kematian
Penulis                 : Adham T. Fusama
Penerbit               : Falcon Publishing
Tahun Terbit        : November 2018
Jumlah Halaman:  388 halaman

Sinopsis: 

UGM punya banyak lokasi angker. Ada jembatan Perawan yang ditunggui hantu Mbak Rohana. Kampus FEB dihuni Mbak Yayuk, mahasiswi yang jadi hantu gentayangan karena skripsinya tidak kelar-kelar. Ada juga larangan menyanyikan lagu “Gugur Bunga” di bundaran FT malam-malam kalau tidak mau mendengar suara misterius atau dihampiri sosok mengerikan. Dan masih banyak tempat lainnya…. Semua tempat itu diliput oleh channel YouTube Kinan & Zein Lit AF (Liputan Alam Fana).

Target Kinan dan Zein selanjutnya adalah Gama Plaza, gedung terbengkalai yang semakin lama semakin angker. Dua tahun lalu seseorang bunuh diri di lantai empat. Konon ia mati akibat stres kebanyakan tugas kuliah. Kinan sangat bersemangat untuk menginvestigasi lokasi tersebut. Dia ingin membuktikan keberadaan hantu di sana! Apalagi banyak kejadian-kejadian ganjil terkait gedung itu.

Gama Plaza tidak hanya menyeramkan, tetapi juga menyimpan petaka. Saat seorang mahasiswa FEB hilang setelah menerima surat dari orang yang telah mati bunuh diri tersebut, Kinan dan Zein sadar bahwa mereka bukan sedang menghadapi “kisah hantu” belaka. Mereka telah membangkitkan arwah penuh dendam. Akibatnya, mereka harus menerima konsekuensi yang membahayakan jiwa banyak orang….

“One of the best horror novels I’ve ever read! Jangan ngaku pecinta horor kalau belum baca Surat dari Kematian!”  | Afitri Septina (septinawijaya), pembaca & penulis Wattpad 

“Latar cerita dan hantu di novel ini nyata! Itulah yang membuat cerita ini magis banget! Siap-siap, deh, dibikin merinding dan merasa diawasi! Berani baca?” | Fisilver, pembaca Wattpad

Ini merupakan buku genre horror pertama Continue reading

[Review Buku]: Laskar Pelangi Karya Andrea Hirata | Indonesia’s Most Powerful Book 

Kali ini, saya ingin bernostalgia dengan salah satu buku terbaik yang pernah saya baca.  Membaca lagi buku ini, tetap menyajikan perasaan yang sama, seperti ketika pertama kali saya membacanya beberapa tahun yang lalu.  Bedanya, saat saya membaca cetakan ke sembilan belas, belum banyak endorsment.  Namun kini di cetakan ketiga puluh sembilan, ternyata banyak yang istimewa, seperti  kemenangan diajang International, seperti Winner General Fiction New York Book Festifal 2013 USA, Winner Buchawards 2013 Germany, diterjemahkan di dalam puluhan bahasa.  Kesan pribadi saya terhadap buku ini, saya senang menjadi salah satu penggemar dari buku Tetralogi Laskar Pelangi.  Dari ke empat buku tersebut, semuanya bagus, tapi yang paling spesial menurut saya tentu saja Laskar Pelangi.  Dari bebepa fiksi karya penulis Indonesia, Laskar Pelangi ini  salah satu yang menuai pujian dari dunia luar (nanti selesai menulis bagian-bagian favorit dari buku ini, saya akan tuliskan pendapat para endorsement yang pernah membaca buku ini.  Sebagai pembaca, saya bersyukur pernah membaca buku yang inspiratif ini, buku yang memompa semangat dan melecut diri bahwa apa pun yang saya impikan, saya bebas dan berhak memimpikannya.  Karena impian tidak dibatasi oleh keadaan dan dari mana kita berasal.  Siapa pun dari kita, boleh dan tentu saja bisa bermimpi.   Laskar Pelangi pun seakan membawa saya ke dalam dunia masa kecil.  Ayo, kita lihat sisi menarik dari buku ini ❤️

🌈❤️🌈💙🌈❤️🌈💙🌈❤️🌈💙🌈❤️

Judul Buku          : LASKAR PELANGI
Penulis                 : Andrea Hirata
Penerbit               : Bentang Pustaka
Tahun Terbit      : Cetakan Pertama, September 2005.  Cetakan Ketiga Puluh Sembilan, September 2017
Jumlah Halaman  : xvi + 532 halaman: 20,5 cm

“I am fascinated by [Andrea]’s capacity to write … a work inspired by where he comes, … such a talented young writer._Thomas Keneally, the aouthor of Schindler’s Ark, filmed by Stephen Spielberg aas Schindler’s List, an Oscar winning movie.

“Andrea Hirata has written an endering, simple, and conversational prose ….  inspiring story.” __The Guardian UK

“The first Indonesian novel to find its way into the international general fiction market.” __The Sydney Morning Herald Continue reading