Salah Satu Penulis, yang karyanya banyak saya baca

Ada banyak penulis  yang sudah menghasilkan karya tulisan yang bagus.  Dari beberapa buku yang sudah saya baca, Tere Liye termasuk salah satu penulis yang karya-karyanya selalu saya baca.  Boleh di bilang, Tere Liye merupakan penulis fiksi yang tulisan-tulisannya bisa menghibur saya sekaligus menemani (contohnya buku genre fantasi serial Bumi: Bumi, Bulan, Matahari, Bintang, dan serial lanjutan-nya berjudul Komet akan terbit Juni 2018)), bahkan tulisan-tulisannya begitu menginspirasi.

Tulisannya tidak menggurui, tapi mampu menghanyutkan diri untuk berfikir dan belajar memperpaiki diri lagi seperti misal dalam novel Rindu.  Dalam novel ini, ada lima pertanyaan: (1).  apa arti masa lalu, (2). bagaimana menyipaki ketika kita membenci seseorang yang seharusnya kita sayang, (3). apa hakikat kehilangan, (4). tentang cinta sejati (5). tentang munafik.  Novel  tentang perjalanan haji dengan setting tahun 1938, berisi 5 pertanyaan yang diwakili oleh kelima tokoh dalam novel tersebut (untuk lebih detailnya silahkan membaca novelnya 🙂 Buku-buku lain yang menginspirasi seperti serial Anak Mamak (Amelia, Burlian, Pukat dan Eliana), serta banyak lagi.

Saya pertama kali membaca buku Tere Liye berjudul Hafalan Solat Delisa tahun 2010.  Dari situ saya mulai membaca tulisannya.  Sayangnya, dalam setiap buku yang ditulisnya tidak ada info tentang penulis, maka saya kesulitan untuk mencari tahu tentang background penulisnya.  Dari beberapa buku yang pernah saya baca, mungkin hanya Tere Liye yang tidak mencatumkan biodata dalam bukunya (seingat saya), benar-benar unik dan menarik. Tahun lalu, saya mulai searching tentang penulis Tere Liye, tidak banyak info yang saya dapatkan.  Selain Tere Liye adalah nama samaran atau bukan nama asli. Tere Liye adalah bahasa India yanga artinya “untukmu.” Nama aslinya Darwis, pria lulusan UI, beliau seorang Akuntan yang memang suka menulis. Tere Liye meyelesaikan pendidikan dasar dan menengahnya di SDN 2 Kikim Timur dan SMPN 2 Kikim, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan. Lalu melanjutkan sekolahnya ke SMAN 9 Bandar Lampung, Provinsi Lampung. Setelah lulus, ia meneruskan studinya ke Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.  Sudah 30 tahun menulis, mulai menulis sejak SD.  Tulisan pertama kali dimuat di Lampung Post.

Baca: Resensi Komet Minor, Komet & Ceros dan Batozar karya Tere Liye

Masih belum puas mengenal sosok penulis ini, saya pun dua bulan yang lalu iseng buka youtube nyari Tere Liye, alhamdulillah ketemu tentang sosok penulis ini yang membawakan acara bedah buku.  Walaupun ngakunya, saya pembaca buku-buku Tere Liye, tapi saya belum pernah datang ke acara bedah buku-nya, bahkan belum ada satu buku pun yang ditanda tangani beliau 😦 Senang sekali bisa mendengar bedah buku Tere Liye lewat Youtube, semoga saja suatu hari nanti bisa datang ke acara bedah bukunya langsung sekaligus bawa buku buat di ttd ya heheh.

Saya senang membaca buku-buku Tere Liye, banyak genre yang ditulis, dan itu yang membuat saya tertarik untuk terus mengikuti dan menikmati karya-karyanya. Berikut ini beberapa genre yang ditulisnya:

  1. Genre Novel anak – anak dan keluarga : Hafalan Shalat Delisa, Moga Bunda disayang Allah,  serial Anak Mamak (Amelia, Burlian, Pukat dan Eliana)
  2. Genre romance: daun yang jatuh tak pernah membenci angin, sunset bersama rosie, aku kau dan sepucuk angpau merah
  3. Genre fantasi : ayahku bukan pembohong, kisah sang penandai, serial bumi (bumi, bulan, matahari, bintang, serta buku kelima komet).
  4. Genre ekonomi dan politik: negeri para bedebah, negeri di ujung tanduk.
  5. Genre action : pulang , pergi
  6. Genre sejarah : Rindu,
  7. Genre science and fiction bercampur romance, lingkungan hidup: Hujan 
  8. Kumpulan Quote : #About friends dan #About Love
  9. Kumpulan puisi: dikatakan atau tidak dikatakan tetap cinta
  10. Eksperimen berikutnya genre biografi (menceriakan kehidupan seseorang dari lahir sampai dengan meninggal): tentang kamu

Banyak sekali genre-nya.  Sebetulnya saya sebagai pembaca, ingin membaca tulisan Tere Liye genre tentang traveling dari sudut pandang seorang penulis yang telah menghasilkan puluhan karya ini.  Masing-masing genre yang ditulis olehnya menurut saya selalu menarik, sangat sulit untuk memilih mana yang paling favorit.  Nah, berhubung genre biografi merupakan salah satu eksperimen baru, dengan riset yangd dilakukannya selama setahun. Dari puluhan karya yang telah ditulis olehnya, maka Tentang Kamu adalah salah satu novel favorit saya.  Saya bisa belajar tentang hakikat sabar dan keteguhan hati dari karakter yang luar biasa bernama Sri Ningsih, setting-nya disalah satu kota favorit saya: London, ceritanya benar-benar mengharukan.

Menurut saya, ada yang unik, menarik, dan keren dari seorang Tere Liye, dimana judul-judul bukunya hanya terdiri satu kata, misalnya novel: Rindu, Amelia, Burlian, Pukat, Eliana, Bumi, Bulan, Matahari, Bintang, Pulang, Hujan, dan novel terbarunya Pergi (April 2018).  Jarang penulis mengambil resiko seperti ini, rata-rata penulis pada umumnya memberikan judul buku lebih dari satu kata, walaupun beberapa judul buku Tere Liye juga ada yang terdiri dari beberapa kata.  Karya-karya-nya hingga saat ini, selalu menarik untuk dinikmati dan belum membuat saya bosan membacanya, hingga saat tulisan ini saya tulis, saya masih mengikuti perkembangan karya-karyanya.

Berikut ini  buku-buku Tere Liye :

  1. Hafalan Shalat Delisa (2005)
  2. Moga Bunda Disayang Allah (2005)
  3. Bidadari – Bidadari Surga (2008)
  4. Rembulan Tenggelam di Wajahmu (2009)
  5. Sepotong Hati Yang Baru
  6. Sunset Bersama Rosie (2008)
  7. Ayahku (BUKAN) Pembohong
  8. Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin (2010)
  9. Kisah Sang Penandai (2007), RECOVER menjadi Harga Sebuah Percaya (2017)
  10. Berjuta Rasanya
  11. Hujan (2016)
  12. Matahari (2016)
  13. Bintang (2017)
  14. Bulan (2015)
  15. Bumi (2014)
  16. Kau, Aku dan Sepucuk Angpau Merah (2012)
  17. Negeri Di Ujung Tanduk (2013)
  18. Negeri Para Bedebah (2012)
  19. Pulang (2015)
  20. Rindu (2014)
  21. Tentang Kamu (2016)
  22. Dikatakan Atau Tidak Dikatakan, Itu Tetap Cinta
  23. Eliana (2011)
  24. #AboutFriends (2017)
  25. #AboutLove (2016)
  26. Pukat (2010)
  27. Burlian (2009)
  28. Amelia (2013)
  29. Pergi (2018)
  30. Komet (2018)
  31. Ceros dan Batozar (2018)

Ternyata, Tere Liye merupakan salah satu penulis yang bukunya banyak saya baca, Alhamdulillah sudah lebih dari 30 buku beliau yang saya baca.  Terima kasih Bang Tere Liye, untuk karya-karyanya, teruslah berkarya dan semoga tulisannya bisa terus menginspirasi.  Aamiin

Tidak berlebihan rasanya kalau saya bilang, Tere Liye itu salah satu penulis idola saya. Kenapa saya bisa mengidolakannya? Sederhana saja, karena sebagai seorang penulis, beliau bisa menulis dengan cara menghibur, menemani, bermanfaat dan menginspirasi. Untuk mengidolakan seorang penulis, menurut saya itu semua kembali lagi soal urusan selera. Setiap orang memiliki selera yang berbeda, ini bukan tentang siapa penulis paling hebat, paling recommended, karena banyak penulis hebat, bagus, peraih nobel, serta berbagai penghargaan lainnya, ini tulisan tentang penulis idola saya, itu saja 🙂

Meskipun saya penggemar dan mengidolakan penulis Tere Liye, tapi tidak terhubung dengan social media Facebook yang digunakannya. Berhubung saya sudah lebih dari lima tahun non aktif bahkan sudah delete account fb (ketika era fb melejit,saya kemudian tertarik dengan Twitter, dan kini instagram, entah berikutnya apa, mungkin youtuber 😂😆).
Sehingga memang saya tidak punya info langsung dari penulisnya tentang karya-karyanya. Sebagai user instagram, dan sayangnya Bang Tere Liye belum ada account resminya, jadi tetap tidak bisa mengikuti perkembangannya langsung. Adapun account ig yang saya ikuti adalah @tereliye_quote (fan base Tere Liye, dan bukan Darwis Tere Liye yang asli, tapi ini penikmat Darwis Tere Liye asli). Account ini cukup membantu saya dengan quote-quote dari novel – novel Karya Tere Liye, dan info misal tentang buku baru Tere Liye seperti Pergi. Satu-satunya account Tere Liye yang saya follow baru di goodreads. Saya suka sekali kalimat beliau, di author profile menulis seperti ini:
“Jangan mau jadi kritikus buku, tapi TIDAK pernah menulis buku.” “1.000 komentar yang kita buat di dunia maya, tidak akan membuat kita naik pangkat menjadi penulis buku. Mulailah menulis buku, jangan habiskan waktu jadi komentator, mulailah jadi pelaku.”
Habis baca kalimat tersebut, seakan diingatkan, dipecut, dan disemangati untuk menulis buku 😂 Saat ini saya baru bisa belajar menulis di blog, semoga saja kelak, saya bisa menulis buku dan ada penerbit yang tertarik menerbitkannya. Aamiin YRA.
Terima kasih untuk inspirasinya Bang Tere Liye, saya akan selalu ingat 3 kisah tentang burung Pipit, Kura-Kura dan Pohon Kelapa. Saat saya mengalami writer’s block, tidak semangat, maka saya akan ingat tentang pelajaran dari “Kisah Pohon Kelapa.” 😊

Baca juga review buku-buku Tere Liye berikut ini: 

  1. Genre Novel anak – anak dan keluarga : serial Anak-Anak Mamak  ada: hafalan shalat delisa ElianaBurlianPukat dan Amelia
  2. Genre romance :  sunset dan rosie,  aku kau dan sepucuk angpau merah,
  3. Genre fantasy : Harga Sebuah PercayaSERIAL BUMI (Bumi, Bulan, Matahari, BintangCeros & Batozar serta buku kelima Komet).
  4. Genre ekonomi dan politiknegeri para bedebahnegeri di ujung tanduk.
  5. Genre action : pulang , pergi
  6. Genre sejarahRindu,
  7. Genre science and fiction bercampur romance, lingkungan hidup: Hujan 
  8. Kumpulan Quote : #About friends dan #About Love
  9. Kumpulan puisidikatakan atau tidak dikatakan tetap cinta
  10. Eksperimen berikutnya genre biografi (menceritakan kehidupan seseorang dari lahir sampai dengan meninggal): TENTANG KAMU

Berikut ini beberapa bedah buku Tere Liye yang bersumber dari beberapa channel yang ada di youtube:

Sumber Video: YouTube

Advertisements

8 thoughts on “Salah Satu Penulis, yang karyanya banyak saya baca

  1. Pingback: [review] tere liye PERGI – inkaanggitawinedar

Leave a Reply to ailatifah Cancel reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s