Review Buku The Naked Traveler 1 Year Round The World Trip Part 2

JudulΒ Β bukuΒ Β  Β Β : The Naked Traveler 1 Year Round The World Trip Part 2

PenulisΒ Β  Β  Β  Β  Β  Β Β : TrinityΒ 

PenerbitΒ Β  Β  Β  Β  Β Β : B First

Tahun Terbit :Β Β September 2014

Jumlah Halaman : 258 Halaman

Deskripsi tentang buku ini:

Cerita setahun jalan-jalan keliling dunia Trinity belum berakhir serunya! Masih ada Kolombia, Kuba, Jamaika, Meksiko, Guatemala, dan lain-lain yang menanti.

Apa saja sih yang seru di The Naked Traveler: 1 Year Round-The-World Trip__Part 2 ini? Bersiaplah untuk berdebar-debar menyusup ke pusat kartel Kolombia, nyekar ke makam Che Guevara di Kuba, bertamu ke rumah Bob Marley di Jamaika, diving di Continue reading

Advertisements

Review Buku The Naked Traveler 1 Year Round The World Trip Part 1


Judul buku : The Naked Traveler 1 Year Round The World Trip Part 1
Penulis : Trinity
Penerbit : B First
Tahun Terbit : September 2014

Deskripsi tentang buku ini:

Kalau umumnya orang Indonesia jalan-jalan maksimum dua minggu, Trinity jalan-jalan selama satu tahun penuh! Ia telah mencapai lebih dari 144.577 km dan berkunjung ke 22 negara di dunia.

Apa saja sih yang harus dipersiapkan kalau mau jalan-jalan selama lebih dari 365 hari? Wuihh, pasti nggak kebayang deh. Mulai dari hal dasar seperti baju, bahan makanan, akomodasi, mengurus transportasi, sampai urus visa ke sana kemari.

Berbekal perencanaan matang dan tekad “gimana di sana lah ntar”, Trinity mantap melangkahkan kakinya dan bertualang mengitari bumi.

Di buku The Naked Traveler: 1 Year Round-the-World Trip__Part 1 ini, kita akan diajak jalan-jalan keliling Eropa, Brasil, Cile, Peru, dan Ekuador. Mulai dari mengunjungi negara baru bernama Republik Uzupis, menangis di kamp konsentrasi Nazi di Auschwitz, menginap di penjara tua di Ljulbljana, mendaki kota Inca yang hilang di Machu Picchu, memancing ikan piranha di Continue reading

[Buku] Traveling is Possible

Membawa ikut serta buku Traveling is Possible karya penulis Claudia Kaunang ke New Zealand, semoga akan menjadi semangat dan doa untuk terus bermimpi bisa keliling dunia.Β  Aamiin YRA πŸ™πŸ™πŸ˜ŠπŸ˜Š

Judul buku : Traveling is Possible
Penulis : Claudia Kaunang
Penerbit : 2015
Tahun Terbit : PT Gramedia Pustaka Utama

*SELALU ADA JALAN UNTUK KITA YANG SUKA JALAN-JALAN*

Setiap orang memiliki destinasi impian. Sayangnya, masalah biaya, waktu, izin,visa, atau ketakutan menghadapi dunia luar dan budaya asing kadang membuat kita ragu untuk melakukan
perjalanan ke destinasi impian kita. Buku ini akan menjadi jembatan kita untuk tetap optimistis, berfokus, dan bersemangat mewujudkan perjalanan impian kita. Jangan mengukur sebuah perjalanan dari banyaknya biaya yang dikeluarkan atau waktu yang dihabiskan. Ukurlah sebuah perjalanan dari kayanya pengalaman yang kita dapatkan setelah kembali ke rumah. Perjalanan membuat kita belajar untuk menjadi lebih sabar, tangguh, dan pengertian. Yang terpenting, perjalanan membuat kita menyadari bahwa Tuhan menciptakan begitu banyak budaya dan suku bangsa agar manusia bisa saling bertoleransi.

PERJALAN ADALAH BAGIAN DARI HIDUP KITA. SELAMAT MEREALISASIKAN MIMPI JALAN-JALANMU!

Bukunya Continue reading

[Buku Traveling] : The Naked Traveler 7

one of my fav book from Mba Trinity

Judul buku : The Naked Traveler 7
Penulis : Trinity
Penerbit : B First
Tahun Terbit : Juli 2016
Jumlah Halaman : 296 Halaman

Deskripsi tentang buku ini:
Lebih dari sepuluh tahun yang lalu, Trinity pertama kali menuliskan rekaman perjalanannya melalui blog naked-traveler.com. Siapa sangka perjalanan-demi-perjalanan ke hampir seluruh provinsi di Indonesia dan 73 negara di dunia, mengantarkannya pada 13 judul buku, termasuk buku ke-7 dari seri The Naked Traveler ini.
Trinity menumpahkan hal-hal seru, yang bikin senang, kesal, geli, haru, sedih, dan bikin nagih, yang lagi-lagi menularkan virus untuk traveling. Dari perjalanan menyaksikan pesona India yangΒ  bersalju di Kashmir, berpesta 3 hari di karnaval di Seychelles, camping bersama singa di Tanzania, mengikuti kapal ekspedisi penelitian bawah laut di Pulau Koon, mencoba aktivitas pemompa adrenalin di New Zealand, terbakar matahari setelah siklon di Fiji, hingga bertemu dinosaurus terbesar di dunia di Kanada.
Yasmin β€”partner traveling di #TNTrtw, kali ini turut berkontribusi menuliskan satu-satunya pengalaman yang tidak mungkin dimiliki Trinity: Continue reading

[NEW ZEALAND] : Pemandangan Alam Spektakuler Taman Nasional Mount Cook πŸ˜

Perjalanan dari kota Queenstown menuju kota Christchurch ini merupakan salah satu perjalanan yang sangat indah sebab sajian alam yang spektakuler cukup dinikmati hanya dengan memandangnya dari balik kaca. Dengan bus Great Sights, rasanya berat hati ini meninggalkan kota Queenstown yang mempesona hati saya. Jam 6 pagi kami sudah bersiap untuk sarapan dan sekitar jam 7 sudah check out dari hotel. Kami berenam berjalan beberapa ratus meter keluar dari hotel menuju bus yang sedang menepi dan menunggu kami. Saat masuk, bangku di dalam bus hampir terisi penuh dan kami pun mendapati kursi di belakang. Hanya beberapa menit setelah proses pengecekan maka bus pun melanjutkan perjalanan. Dalam bus terdapat puluhan orang yang berasal dari berbagai negara, tak ada yang satu negara dengan kami. Wah liburan di New Zealand ini ketemunya bule-bule dari Australia, Eropa, Amerika juga Asia. Beruntungnya saya berlibur dengan keluarga, jadi tetap liburan tersebut terasa hangat, seru dan menyenangkan. Dan pagi itu perjalanan di mulai, bermula dengan sajian alam pegunungan, rerumputan hijau, kambing dan ternak yang sedang makan rumput, rumah warga yang terlihat amat jarang, bila pun ada hanya terdiri dari beberapa rumah saja (saya tidak melihat rumah padat penduduk atau mungkin ada tapi jarang?), bunga lavender bermacam-macam seperti ungu dan pink, terlihat sedap dipandang mata. Ah rasanya ingin keluar mobil berlari ke arah rerumputan hijau sambil guling-guling πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜‚πŸ˜‚ sepanjang perjalanan, sajian alam nya sungguh spektakuler. Kemudian lihat gunung dengan dibalut salju abadi , ternyata itu mount cook, baru lihat ujungnya saya dalam hati sudah teriak-teriak histeris saking senengnya (malu kalau heboh sendirian, soalnya banyak bule yang cool saja bahkan mereka sebagian ada yang tertidur dan sebagian ada yang sibuk jeprat jepret, seperti saya misalnya, duuuh pengen turun dari bus ya Allah πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜‚πŸ˜‚). Alhamdulillah, pak driver yang merangkap sebagai tour guide berhenti. Perhentian pertama di salah satu tempat bernama Marino Country Cafe (masih banyak rumah penduduk), perhentian kedua jeng jreeeeeeng di lake Pukaki dengan view mount cook 😍😍😍😍😍❀️❀️❀️❀️

What a beautiful view 😍😍😍

What a beautiful view 😍😍😍

Seneng nya bukan main, ternyata pak driver dengan bus yang membawa kami, tak hanya mengajak kami jalan-jalan juga ternyata berhenti di spot-spot kece, membiarkan kami selama beberapa menit turun dari bus untuk foto-foto dulu. Perhentian dengan view yang luar biasa mount cook dengan latar belakang pegunungan yang indah, serta lake pukaki yang menawan rasanya saya seperti sedang berada di negeri dongeng. Puas berada di tempat tersebut kami melanjutkan perjalanan kembali.

Baca juga: menikmati musim panas di Sydney Australia
Bagi saya pribadi, hal yang menyenangkan dari sebuah perjalanan darat dengan menggunakan kendaraan, selain tidur, mendengarkan musik, atau main gadget, bagi saya adalah melihat, menikmati dan mengamati pemandangan alam yang disuguhkan. Salah satu perjalanan panjang dengan bus 🚌 dari kota Queenstown menuju kota Christchurch ini benar-benar sangat dimanjakan alam, rerumputan hijau, danau yang indah, bunga lavender berkeliaran namun tampak anggun dan menawan, serta pegunungan dan pemandangan spektakuler Taman nasional mount cook, tak kan pernah membuat saya bosan untuk menghabiskan waktu menikmati perjalananannya.

Enjoy my journey 😍😊

Enjoy my journey 😍😊

Di bus saya sibuk jeprat jepret dengan muka sumringah, makin melaju bus nya making spektakuler pemandangannya, Continue reading