Petualangan yang spektakuler di TURKI

Long weekend di akhir Desember tahun 2015, sebetulnya saya tidak ada rencana liburan.   Saya rencananya

ingin istirahat saja.

Tidak ada kepikiran mau liburan, dan gak taunya  sabtu 19 Desember saya diajak liburan sama Om dan Tante dan insyaallah berangkat tanggal 23 ke Turki.  Huwa rasanya senaaang sekali wuih diajak liburan ke Turki, alhamdulillah 🙂
Hanya bisa berdoa semoga  rencana berjalan lancar dan perjalanan liburan tersebut ada dalam ridho Nya. Persiapan pun sangat singkat.  Biasanya kalau mau liburan keluar negeri minimal sebulan sebelumnya sudah ada persiapan, kali ini benar-benar dadakan, dan merencanakan pergi kesana dalam waktu H minus 5 menuju keberangkatan, wow it’s big surprised.  Jadi perjalanan tersebut benar – benar harus saya syukuri dan nikmati 🙂
 

Mengurus Visa Turkey:
Beruntungnya, mengurus Visa ke Turki adalah urusan yang termasuk mudah. Untuk kita orang Indonesia, visa Turki cukup di-apply secara online melalui website-nya Saat itu kami visa nya on arrival.

Uang: Turki menggunakan mata uang Lira (Turkish Lira / TRY) denga kisaran 5000 rupiah untuk 1 lira Beberapa tempat biasa menerima pembayaran dengan euro atau US dollar.

Persiapan singkat kurang dari seminggu, dan liburan pun dimulai. Hari rabu malam tanggal 23 Desember 2015, kami berangkat dari Soeta dengan Etihad dan transit di Abu Dhabi selama 3 jam, dilanjutkan menuju Istanbul Ataturk International Airport. Pada saat bulan Desember – Maret sedang musim dingin, perbedaan waktu Jakarta dengan Turki berbeda 5 jam pada saat musim dingin, apabila di Idonesia pukul 17. 00 wib maka di Turki pukul 12.00 

Sekitar pukul 13.00 an kami sudah ditunggu oleh tour guide yang akan memonitor perjalanan kami selama disana dan sudah dijemput dengan minibus.  Setelah memperkenalkan diri awalnya kita pakai bahasa Inggris, eh ternyata tour guidenya bisa berbahasa Indonesia, ia memberi tahu kami bahwa cuaca diluar dingin sehingga disarankan agar kami memakai jaket tebal. Sip, dan kami pun siap berangkat.  Begitu keluar dari bandara udara menuju kendaraan, cuaca cerah namun hembusan udara dingin menyentuh kami. Kami langsung diajak ke destinasi wisata sesuai dengan schedule, baru makan malam dan check in hotel

Perjalanan kali ini akan dimulai dari kota Istanbul, Ankara dan Nevsehir (orang lebih mengenalnya dengan daerah Cappadocia) meskipun menurut penjelasan tour guide bahwa sebetulnya di Peta tidak ada Cappadocia melainkan Nevsehir.

Oh iya, saking detailnya penjelasan tour guide nya menjelaskan daerah yang akan kami tuju melalui peta yang tertera di mini bus yang kami kendarai mulai di jemput dari bandara sampai dengan perjalanan ke Cappadocia hingga hari ke lima  dibawakan oleh seorang driver bernama bapak Sitin (maaf kalau salah tulisan atau nama nih pak, yang saya ingat ini :D) Tour guide nya bernama Abdurrezzak Solak*****,  pria kelahiran kota Konya ini merupakan pemandu wisata yang selain  fasih berbahasa Inggris juga fasih  bahasa Indonesia, ia pemandu wisata yang tergabung dalam ERED (Endonezce Rebeller Dernegi –   Asosiasi Pemandu Wisata Berbahasa Indonesia).  Ia mahir dalam menceritakan sejarah dari masing-masing tempat wisata yang kami kunjungi, tutur katanya halus, membuat saya tidak bosan mendengarkan penjelasannya.  Pria berkebangsaan Turki ini juga selain kece, sopan perilakunya yang kadang suka seru kalau mendengarkan ceritanya, membuat perjalanan darat Istanbul – Cappadocia selama 12 jam jadi tidak terasa, rasanya kayak sedang berpetualang saja, kemudian pemandu wisata ini selalu menawarkan dirinya untuk membantu, dan pada akhirnya pemandu wisata seperti itulah yang dibutuhkan oleh wisatawan yang sama sekali belum banyak mengetahui tentang Turki. Oia, ini tour guide-nya juga jago foto selfie, pada beberapa kesempatan minta tolong fotoin, kadang ikut selfie 😀  berikut fotonya: *cheers!* 😊

IMG_2382

Dengan  travel agent plus monitor guide kita harus on schedule, tapi positifnya buat saya ada banyak info yang diberikan tour guidenya secara detail.  Kendaraan yang kami gunakan GNV travel, dengan 12 seater minibus wifi. Disana saya tidak aktifkan paket provider saya karena di kendaraan dan hotel sudah free wifi. 

Berikut itinerary perjalanan ke Turki selama 6 hari 5 malam (5N6D TURKEY: Istanbul – Ankara – Cappadocia. 

Day 1, Kamis 24 Desember 2015

13.40 meet and greet with local guide & proceed to city

14.20 Visit Blue Mosque, Hippodrome, Hagia Sophia Museum.

18.00 dinner will be reserved at restaurant Indonesia Food Warung Ibu Deden

19.30 Terminating at hotel, overnight in Istanbul, menginap di Hilton Hotel Bosphorus Istanbul.

DAY 2: 25 Desember 2015

09.00 visit Topkapi Palace including imperial treasure

10.30 embark to cruise for Boshporus tour, Turkish Leather Outlet

12.00 Lunch will be served at restaurant chicken shish + Turkish pizza @ Buhara 93 restaurant

13.00 Proceed to Ankara by coach

19.00 Terminating @ hotel, dinner @hotel and overnight in Ankara, Hotel Holiday Inn Cukumbar

DAY 3: sabtu 26 Desember 2015

09.00 visit Maoseleum Ataturk, Citadel of Ankara

12.00 Lunch will be served at restaurant Fried Pan @Ayranci Tesisteri

15.00 Visit salt lake (tuz golu) enroute

19.00 Terminating at hotel, dinner and  overnight at Dilekkaya Hotel

DAY 4: Minggu, 27 Desember 2015

Hot Baloon (if weather not permit move next day)

09.00 Visit Kaymakli Underground city, Gorome Open Air Museum

12.00 Lunch will be served at restaurant Trout Fish @Bandalli Restaurant

13.30 Visit Pasabag, Pigeon Valley, Uchisar Castle Village, Turkish handcraft and carpet manufacture

19.00 terminating at hotel, dinner and overnight at cappadocia

DAY 5: Senin 28 Desember 2015

10.00 visit red valley, three Beauties, Avanos Village

13.30 lunch will be served at restaurant Pottery Kebab @ Dede Effendi Cave

14.30 Transfer to Kayseri Airport by coach

17.50 Departure for Istanbul Sabiya Gokcen Airport

19.15 Arrive to Sabiya Gokcen Airport and proceed to city

21.30 Dinner will be served at restaurant chinese Meal @ Chang Cheng

23.00 terminating at hotel and overnight at Istanbul Hilton Hotel Bosphorus.

DAY 6: Selasa 29 Desember 2015

09.30 Visit Grand covered Bazaar for free shopping time

11.00 transfer to Ataturk International Airport by Coach

EY 96 13.50 Departure for Abu Dhabi by Etihad Airways

Walaupun Turki masuk dalam dream saya, tapi saya tahunya hanya sebatas Blue Mosque, Hagia Sophia itu juga gara-gara baca buku 99 Cahaya di Langit Eropa, alhamdulillah ternyata jalan-jalan kesana menghantarkan saya untuk mengakui ternyata Turkey wisatanya menakjubkan, memaksa saya untuk melihat dan menikmati setiap sudut  kota cantik Istanbul yang mempesona, hingga berpetualang ke Ankara dan Cappadocia. Tidak menyangka impiaannya bisa terwujud dalam waktu dekat, dengan waktu yang tidak direncanakan, bagi saya perjalanan kali ini seperti “unplanned journey as surprised from God” dan bukan sekedar liburan biasa tapi luar biasa karena rasanya bagaikan berpetualang ke Turki untuk yang pertama kali ini seperti sebuah petualangan seru, mengalami cuaca yang kadang cerah, kadang seperti mendung, bahkan hingga hujan salju dalam waktu sehari, suhu saat itu hingga minus 7 ketika di Cappadocia. Ah pokoknya Turkey:  what a perfect journey, happy! Alhamdulillah petualangan yang spektakuler 🙂

Satu hal unik yang saya ingat dari wisata ke Turki dan di beberapa negara yang pernah dikunjungi tidak menemukan ini.   Tempat-tempat yang kami kunjungi mulai dari beli Turkish delight di Grand Bazaar, mampir ke Leather jacket, tempat pembuatan karpet yang sangat terkenal dari Turki, ke tempat art centre, tempat pembuatan porselen, bahkan tempat menjual pernak-pernik khas Turki, mungkin dimanapun tempatnya entah pusat belanja, wisata,  mereka selalu menyajikan minuman apple tea yang menurut saya rasanya enak dan saya suka, tersaji dalam sebuah gelas unik juga. Mantaaaap 👍  

Selain itu, Turkey juga memiliki tempat-tempat wisata sejarah, wisata alam, wisata belanja, wisata agama (tidak hanya Islam) wisata lengkap di Turki dan merupakan satu-satunya negara di dunia yang terletak diantara dua benua yaitu Eropa dan Asia, akan saya sajikan dalam tulisan di postingan yang berbeda.  Satu hal lagi, mereka tahu sejarah negaranya, kalau dipikir-pikir mungkin saya bakalan pusing kalau belajar sejarah negara unik yang tidak pernah dijajah ini.  Saat kesana pun, saya memang tidak prepare searching sejarah tentang negara tersebut, tidak membaca buku,  karena  persiapan yang super duper singkat saya tidak sempat mempersiapkan diri seperti perjalanan-perjalanan sebelumnya yang biasa saya lakukan, seadanya dan berangkaaat, tapi beruntungnya karena memang ditemani tour guide-nya, ia memberi tahu detail sejarah setiap tempat yang kami kunjungi, jadi perjalanan tersebut terasa spektakuler karena sekalian mengetahui sejarah Istanbul yang dulu ketika didirikan bernama Bizantium (660 SM) kemudian pada tahun 330 masehi ketika Romawi berkuasa, Istanbul dikenal dengan  nama  Konstantinopel.  Istanbul  terletak di dua benua yaitu Eropa dan Asia, serta merupakan kota terbesar kelima di Eropa dan tersibuk kedua setelah Moscow. Istanbul adalah kota terbesar di Turki yang menjadi jantung ekonomi, budaya dan sejarah  negara ini juga merupakan kota lintas benua  yang membentang melintasi selat Bosphorus yang merupakan salah satu perairan tersibuk di dunia,  Penduduknya sekitar 16 juta jiwa lebih besar ketimbang Jakarta yaitu 14 juta jiwa. Dan tidak hanya Istanbul perjalanan tersebut berlanjut ke kota terbesar kedua di Turki sekaligus ibukota Republik Turki yaitu Ankara hingga ke Nevsehir yang lebih dikenal dengan Cappadocia yang kalau malam terasa sepi dan sangat kaya unsur sejarahnya.  Keseruan catatan dan pengalaman perjalanan ke Turki insyaallah akan ditulis di postingan berbeda

Untuk menutup tulisan ini, seperti yang diajarkan tour guidenya kepada kami bagaimana cara mengucapkan kata terima  kasih dalam bahasa Turki: Yes i said” Tea Sugar Dream Turkey *Terima kasih Turki*  – teşekkür ederim Turkey juga Mas tour guide-nya 😊🙏 serta untuk semua yang sudah mendoakan perjalanan kami, sehingga perjalanan kami selama disana alhamdulillah menyenangkan dan bahagia, semoga perjalanan tersebut diberkahi dan ada dalam ridho Allah SWT, Aamiin YRA” 😊😊 

 

****Note: Bagi  pembaca yang berencana ke Turki dan mau ada tour guide lokal Turki yang bisa berbahasa Indonesia, saya rekemondasikan, kalau perlu info silahkan searching di ig-nya @abdurrezaksolak (silahkan bisa contact via email). Happy and enjoy Traveling! 😊

 
 
 
 
 
 
 
Advertisements

2 thoughts on “Petualangan yang spektakuler di TURKI

  1. Haloo.. informasinya sangat membantu sekali.
    Saya boleh minta alamat email dari tour guide lokal yang diceritakan? karena saya berencana akan kesana akhir tahun ini. dan untuk ig yang diberikan, saya tidak bisa menemukan akun itu. terimakasih 🙂

    • Halo, terima kasih atas kunjungan ke blog saya mba Vania 🙂
      Mohon maaf, mungkin account ig -nya di protect sehingga tidak bisa ditemukan.
      Alamat email tour guide-nya rehberrezzak@gmail.com, semoga bisa berhasil menghubungi melalui contact tsb, mohon kabari kalau tdk bisa (boleh via email ke saya di ailatifah@gmail.com)
      Selamat merencanakan liburan ke Turkey 🇹🇷
      Terima kasih 😊

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s