Ready To Enjoy The Unexpected Journey: England I’m Coming

Rabu pagi, sekitar pukul 04.00 kami sekeluarga berangkat menuju Soeta.  Setelah proses check in selesai, maka Om mengajak kami ke The Emirates business class lounge Jakarta untuk sarapan.  Sebetulnya tiket yang saya genggam untuk kelas economy, namun karena adik sepupu saya masih bayi, maka makanan saya yang menggantikan, Alhamdulillah rezeki  teteh ya De, teteh wakilin >.<

Sensasi dari perjalanan kali ini, serasa travelling sendiri tapi nanti bertemu keluarga.  Saya duduk di kelas ekonomi, dan Om beserta keluarga dan Amih di business class.  Saya pribadi lebih happy di kelas economy, sebab belum merasa pantas di business class, mahalnya itu yang bikin sakit perut hehehehe.  Saya asik – asik saja, meskipun berbeda kursi dan kelas, selama temanya travelling saya selalu senang menjalani dan menikmatinya.  Pagi itu, dengan Emirates berangkat pukul 07.25 WIB dari CGK menuju DXB, menempuh perjalanan selama 8 jam.  Setelah take off, perempuan disamping saya yang duduk sebelah jendela berdekatan dengan sayap pesawat bertanya “mau kemana Mba? Sendiri aja?”  kemudian dengan senang hati saya menjawab pertanyaannya “Insyaallah mau ke London, saya sama keluarga tapi tempat duduknya tidak samaan.”   Kemudian saya menanyakan hal yang sama, dan berkenalanlah kami pada akhirnya.  Ternyata gadis berkacamata teman baru ini berasal dari Bintaro sementara saya tinggal di BSD, jadi secara wilayah ternyata kami berdekatan, dan ia pergi sendiri menuju Munich tempat dimana ia mendapatkan beasiswa untuk kuliah disana, setahun ia belajar bahasa Jerman dan berikutnya mengikuti seleksi ujian masuk tempat kuliah, ia sedang menunggu pengumuman dari universitas yang dipilihnya, dan ia ambil jurusan Geology.  Ternyata ia sepertinya punya jiwa travelling, cerita mengenai beberapa negara Eropa yang dikunjunginya, beberapa bulan lalu ke Kroasia ketemuan sama abangnya yang sekolah di Culinary Arts Academy Switzerland ambil baking and pastry.   Ia pun mengajak saya untuk mampir ke German (dalam hati sih mupeng banget pengen kesana haha, saya hanya bisa bilang someday insyaallah karena German juga menjadi list negara yang mau saya kunjungi, Aamiin), bahkan ia menawarkan “kalau ke German kabar-kabari aja mba”  ah gadis yang baik hati 🙂  Obrolan kami pun sampai membahas yang masih hangat untuk dibahas, tentu saja tentang piala dunia, dan tentang euforia warga Jerman menyambut kemenangan, bahkan ia mengakui meskipun bukan pecinta bola, namun terbawa juga oleh euforia ketika piala dunia 2014 di bulan July lalu.

Setelah seru dengan obrolan, dan sarapan di pesawat sudah tersaji, berikutnya kami sibuk dengan dunia masing-masing, nonton film.  Ia memilih film action, sementara saya memilih Harry Potter yang tersedia mulai dari yang pertama sampai the deathly hallow part. 2.  Meskipun pemilihan film saya tidak update dan terkesan jadul karena serinya sudah selesai, tapi bagi saya Harry Potter bagian dari sejarah untuk terus bermimpi someday datang ke negara-nya JK. Rowling yang telah menulis buku bestseller fenomenal ini.  Sebetulnya banyak buku bagus klasik dan fenomel yang dihasilkan oleh sastrawan-sastrawan Inggris, namun dari berbagai karya yang mereka miliki, saya memilih buku Harry Potter 1 – 7 untuk jadi favorit, saya sudah jatuh hati ketika pertama kali membacanya di bangku kelas 2 SMA, berbekal dari kesederhanaan ceritanya yang bertemakan family & adventure, setting di serial ke 1, ke 5 dan ke 6 yang sedikit mengambil setting di London, rasanya makin membuat impian itu menjadi: someday I have to visit England, selain tentunya ada banyaknya  alasan lain yang menumbuhkan kemauan untuk meng-eksplore negera tersebut.

8 Jam berada di pesawat, Alhamdulillah pesawat yang kami tumpangi landing dengan selamat.  Sayang karena kami berbeda tujuan, jadi saya dan teman baru bertubuh mungil ini berpisah di bandara Dubai International Airport, saya ke UK dan ia ke German, setelah bercipika cipiki layaknya teman yang sudah lama kenal, dan mengucapkan salam sampai bertemu dan semoga sukses.  Sungguh ia gadis yang mandiri, bungsu dari 2 bersaudara tersebut mengurus semuanya sendiri, dan tinggal di apartemen sendiri. Take Care and success for your study  Kasha 🙂

Setelah transit selama 2 jam di Dubai, dan menyempatkan ke The Executive Bussiness Emirates Lounge Dubai, kemudian kami melanjutkan perjalanan dari Dubai menuju London yang ditempuh dengan waktu 7 jam dengan Emirates Airbus A380.  15 jam perjalanan yang kami tempuh, ketika keluar dari Heathrow Airport menuju mobil yang menjemput kami bernama pak Wahyu, maka untuk pertama kalinya dalam hidup, saya menghirup udara dingin yang memberikan sensasi kesegaran yang menghadirkan rasa nyaman, enak, bahagia, dan udaranya bersih banget, kayaknya tuh paru-paru saya jadi bersih banget.  Entah karena terlalu excited atau apa, yang jelas udara hawa eropa di Heathrow rasanya seperti energy booster sebuah perjalanan yang akan menghadirkan kehangatan dan pengalaman  luar biasa untuk saya syukuri dan nikmati.  From Heathrow with taglineMaking Every Journey Better”  So, I’m ready to enjoy the unexpected journey.

Dari bandara menuju hotel, kami sudah disuguhi pesona kota London, mendekati hotel disuguhi panorama London Eye dan Big Ben ketika malam. Alhamdulillah sekitar pukul 19.00 waktu London atau pukul 1 pagi WIB, kami tiba dihotel.  Perbedaan waktu Jakarta dengan London berbeda 6 jam.  Kami menginap di Park Plaza Westminister Bridge London dengan view Big Ben, Wow subhanallah Alhamdulillah. Terharu.

Berkat rezeki tak terduga dari Allah SWT melalui Om, Tante dan Amih, Alhamdulillah Allah memberikan kesempatan pada saya untuk menikmati udara negara Eropa dimana kini Islam sedang  tumbuh di benua ini, dan tiba-tiba jadi teringat buku 99 Cahaya di Langit Eropa (meskipun dalam bukunya tidak membahas tentang sejarah islam di UK).    Let’s enjoy my first trip to England.

IMG-20140813-01589 - Heathrow International Airport London

IMG-20140813-01593 - Malam menyambut kedatangan kami di London

Pesona London Eye, menyuguhkan pemandangan indah ketika malam pertama kedatangan kami di kota London menuju hotel.

 With Love,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s