Sebaiknya makanlah sampai perut bilang Stop!!! :D -> di The Cafe

Bagi penikmat wisata kuliner, atau mungkin bagi Anda yang menginginkan suasana berbeda, The Cafe di Hotel Mulia Senayan, perlu dicoba.  Kalau makan ke tempat ini satu hal yang pasti, siapkan perut yang sedang dalam lapar sekali, dijamin gak rugi, apa emang gak mau rugi?! 😀  Saya kalau diajak makan disini kalap, habis makanannya enak-enak *alasan, padahal sih doyan makan :P*.  Selain makanan, tempatnya juga nyaman banget 🙂 Continue reading “Sebaiknya makanlah sampai perut bilang Stop!!! 😀 -> di The Cafe”

Sepiring Soto Betawi yang sungguh nikmat

 

Bagi pecinta makanan berkuah, atau penggemar soto, maka mencoba Soto Betawi yang berlokasi di Jl. Ciputat Raya No. 2, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, saya rekomendasikan.  Rasanya enak, lezat, memanjakan lidah  para pecinta wisata kuliner.  Soto yang berisi daging, jeroan (kalau suka), irisan tomat, dengan taburan bawang daun, seledri, bawang merah goreng dan emping, enak disantap ketika asapnya masih mengepul.  Hingga detik ini, mungkin ini Continue reading “Sepiring Soto Betawi yang sungguh nikmat”

Tulisan Dari Sahabat

 

Waah tulisan ini tampak sudah usang, maklum ditulis oleh salah satu sahabat saya Zianita Utami, teman sekelas ketika duduk di kelas 3 SMA, sekitar 9 tahun yang lalu.  Namun, kenangan manis ini tersimpan indah dalam folder file saya.  Terima kasih Zianita, semoga kebaikan hatimu yang menuliskan pesan ini untuk Ai dibalas dengan kebaikan yang berlipat ganda oleh Allah SWT. Continue reading “Tulisan Dari Sahabat”

Terima Kasih Pak Pos

Yang  akan saya rindukan dari cara berkomunikasi di jaman saya SD dan SMP, SMA, bahkan hingga Kuliah, berkomunikasi dengan sahabat pena melalui  jasa pak Pos, terima kasih pak Pos, berkat pekerjaan dan jasa mereka maka pesan dari saya , dan pesan dari sahabat pena, bisa sampai dengan selamat alhamdulillah.  Saya beruntung dulu pernah merasakan cara berkomunikasi tersebut, karena lebih seru dibandingkan dengan kiriman sms / email / lewat social media / instant messanger.  Kenapa seru?  Meski prosesnya lama (butuh beberapa hari untuk sampai kepada yang dituju), namun saya jadi bisa mengenal tulisan sahabat saya, kami bisa berkirim gambar yang dibuat oleh kami sendiri, atau bahkan kelebihan lainnya bisa menulis sepuasnya, tanpa batas.  Sensasinya beda, itu yang saya rasakan dan saya rindukan.  Jamannya kuliah ketika smarphone belum booming, saya masih berkirim surat dengan beberapa sahabat SMA.  Namun semenjak beberapa tahun terakhir setelah mulai kerja,  smarphone memanjakan saya  dalam hal berkomunikasi,  sehingga mohon maaf  jasa pak pos tak menjadi pilihan lagi. Continue reading “Terima Kasih Pak Pos”