Tips dan Trik Menikmati Ibadah Umroh

Perjalanan umroh, tentu saja berbeda dengan perjalanan-perjalanan yang biasa kita lakukan, karena diniatkan untuk beribadah, diperlukan persiapan khusus.  Baik persiapan packing sebelum keberangkatan  seperti yang sudah saya bahas, dan bagaimana cara kita menikmati ibadah umroh agar terasa khusyuk dan nikmat.  Tips berikut ini sebetulnya saya dapatkan dari nasihat orangtua dan keluarga saya, diantaranya:

  1. Orangtua saya, Mamah dan Bapa mengingatkan untuk banyak-banyak berdoa, dan sebelum berdoa awalilah dengan banyak membaca dzikir serta shalawat. Berdoa khusus  terutama bagi yang telah membiayai keberangkatan saya, berdoa untuk saya dan keluarga.
  2. Amih, nenek saya pun menasihati saya untuk banyak berdoa.
  3. Om HT pun memberikan nasehat untuk banyak beristighfar dan membaca shalawat, terus positive thinking, serta bersikap ikhlas.
  4. Tante HT pun mengingatkan saya untuk menjaga kesehatan, banyak makan buah selama disana apabila makanannya kurang cocok. Ternyata, makan saya doyan, buah juga saya doyan *emang saya doyan makan hihihi* 😀
  5. Om Abah yang menjadi sesepuh dalam keluarga kami selama kami umroh bertujuh bersama   Om Abah Deden, Ibi Titin, Ibi Enung, Ibi Edah, Mang Agus, mba Mendi juga saya. Beliau tak bosan mengingatkan kami untuk banyak  berdoa, membaca istighfar, membaca solawat, dalam beberapa kesempatan beliau khusus memimpin doa untuk keluarga kami, mengingatkan kami untuk menjaga kesehatan, memastikan keadaan kami baik selama disana sampai kepulangan kami.  Beliau tentunya menjadi cheerleader saya, dalam hal permohonan doa, berdoalah mulai yang paling urgent dulu sama Allah SWT,  the memont that I love, when he said “sing khusyuk ngadoana I” ketika di JR, pastilah semangatnya saya berkobar 😀 tak lupa saya memohon beliau dan keluarga untuk membantu mengaminkan doa yang sudah saya panjatkan di JR.

    CIMG2481 Sumber Camera Abah_Taken By mba Mendi

    Love this Pic :’) Special Thanks to Mba Mendi, terima kasih mba sudah mengadikan gambar ini 🙂

  6. Ibi Edah pun menasihati agar disana harus banyak bersyukur atas nikmat dan karunia Allah SWT yang sudah memanggil kita hingga bisa bersujud dihadapan Ka’bah dan tempat-tempat suci lainnya, teriring doa spontan dari lidah untuk Om HT dan keluarga beliau.  Kemudian pada saat mau meninggalkan Masjid Nabawi dan Ka’bah mohonlah ampunan bila selama berada di tempat suci itu ada sikap kita yang tidak di ridhoi Allah SWT.
  7. Mendengarkan, mengingat, dan melaksanakan nasehat mereka itu yang paling aman dan manjur untuk saya.  Dikarenakan diantara kami bertujuh yang berangkat, sehingga dalam keluarga saya paling muda, jadi saya beruntung banget karena Om Abah, Ibi Titin, Ibi Enung, Ibi Edah, Amang Agus, mba Mendi bisa  saling mengingatkan, serta tentunya karena secara ilmu dalam agama mereka lebih baik dari saya, saya tinggal menyerap hal-hal baik yang mereka nasehatkan untuk saya.  How lucky I am 🙂 Alhamdulillaah
  8. Tambahan dari saya pribadi, banyak memohon dan meminta maaf pada Allah SWT, orangtua, keluarga, dan orang-orang disekeliling saya  terasa mendamaikan hati, membantu proses berdamai dengan diri  saya sendiri 🙂

Saya sangat beruntung karena orangtua dan keluarga membekali saya dengan doa dan nasihat yang ketika saya disana, saya turuti dan laksanakan, sebab saya yakin pengalaman mereka akan berbicara, dalam arti kalau dinasehati orangtua serta keluarga yang usianya diatas saya, yak ga usah ngeyel hehehe.  Karena saya belum merasakan bagaimana tidak mudahnya menjadi orangtua, sebab saya belum merasakan punya anak, jadi saya melakukam apa yang mereka nasehatkan, dan itu terbukti bekerja sangat efektif untuk saya.  Alhamdulillah selama beribadah umroh, Allah SWT memberikan kelancaran, kemudahan, serta kenikmatan ibadah yang baru saya rasakan, rasanya seperti terlahir kembali.  Terima kasih ya Allah atas karunia dan limpahan kasih sayang-Mu. Terima kasih untuk nasihat dari orangtua tercinta dan keluarga tercinta, karena nasehat dan doa merekalah saya bisa menikmati ibadah umroh 🙂

Selain yang disebutkan namanya diatas, saya sampaikan banyak terima kasih kepada seluruh keluarga tercinta, generasi 1,2.  Kepada para sahabat, terima kasih untuk doanya.  Dan rasa terima kasih saya sampaikan, kepada yang telah mendoakan saya, semoga Allah membalas semua kebaikan hati mereka, dengan kebaikan yang berlipat ganda. Aamiin YRA 🙂

Love My Family

 

Beberapa gambar berikut ini,  merupakan info tambahan saja

20140419_101637 croisant

Croissant ini rasanya enak sekali menurut saya. Teman ngemil yang pas 😀

20140420_192420 kurma ajwa

Kurma Ajwa yang sangat enak. Ketika saya beli ini sekilo harganya 90 SAR. Untuk packaging ada yang ukuran 1 kg, dan ada pula yang ukurangnnya 1/2 kg.

20140421_090641 air jam-jam di Mesjid Nabawi

1 foto yang berhasil diambil di Masjid Nabawi. Air Zamzam yang saya nikmati ini sungguh menyejukkan badan. Air zamzamnya ada yang dingin dan ada yang tidak. Kalau saya lebih senang memilih yang tidak dingin 🙂

CIMG2508

di kawasan Masjidil Haram yang masih terus dibangun

CIMG2509

 

IMG-20140418-01094 toko mas di Madinah

salah satu pertokoan emas Husein for Gold di Madinah. Tepat berada dipintu keluar memasuki kawasan Masjid Nabawi dari hotel kami menginap. Yang melayaninya kebetulan ramah, asik 😀

IMG-20140504-01192 air zam-zam

Bagi yang pulang umroh atau haji, air zamzam salah satu oleh-oleh yang biasanya ditunggu. Saya tidak membeli karena tidak boleh sebab sudah disediakan free dari travel

IMG-20140525-01215_Mamoul with Chocolate_beli oleh-oleh di Madinah

Mamoul with chocolate, saya mendapatkannya di supermarket di hotel menginap. Bisa dibeli di Bin Dawood

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s