Bukit Jabal Rahmah

DSCN1275 Bukit Jabal Rahmah


DSCN1287


Meminjam istilah Rachmania Arunita dalam bukunya yang berjudul Eiffel I’m In Love kalau saya berbeda lokasi saja menjadi JR I’m in love. Persamaannya bahwa kedua lokasi tersebut merupakan tempat yang sangat romantis katanya, tentu dengan versi berbeda (kalau Eiffel di Paris sudah banyak yang tahu secara umum, kalau JR mungkin saja belum semua orang tahu, karena dari beberapa buku travelling yang pernah saya baca, belum ada yang bahas JR dari sisi romantisme).   Saya pribadi belum dapat pengalaman seromantis apa, karena bingung ngebayanginnya, secara saya belum dikasih pasangan oleh Sang Maha Pencipta, sudah dituliskan dalam kitab Lauh Mahfuz, namun entah siapa belum tahu :(.  Saya belum pernah ke menara Eiffel jadi belum bisa memfantasikan seromantis apa, hanya saja kalau lihat orang yang sudah kesana dengan background foto menara Eiffel kesannya wah romantis kayaknya.  Tapi jika pun saya kesana, saya memohon pada Allah SWT, bawalah saya kesana bersama

sang jodoh dunia akhirat saya, suami agar dapat merasakan sensasi sisi romantis menara tersebut yang banyak diceritakan dalam buku, film, mau pun pengalaman suami istri yang  pernah kesana atau teman kantor.  Malahan tempat tersebut menjadi rekomendasi dari Om saya. Kalau JR yaitu kepanjangan dari Jabal Rahmah, menurut info yang saya dapatkan, tempat tersebut merupakan tempat yang sangat romantis dalam dunia muslim, apalagi para wanita jomblo bagusnya memanjatkan doa disana, aha! Bergembiralah hati saya, rupanya meski belum ketauan pasangannya siapa, ber’doa disana akan menggembirakan hati yang sedang memantaskan hatinya untuk sang pemilik hati 😀
JR merupakan salah satu tempat mustajab untuk ber’doa.  Semangat saya jauh lebih menggebu, karena sejarah mencatat di tempat tersebutlah Nabi Adam dan Siti Hawa dipertemukan.  Saya memilih mau banget ke JR melihat bangunan dengan status lajang sambil ber’doa disana, ketimbang lihat Eiffel sendirian, sedihnya pasti pedih banget >.<

Perjalanan Ziarah  Jabal Rahmah  yang sangat ingin sekali saya kunjungi ini, dimana Rasulullah SAW ketika haji wada’ melaksanakan wukuf dilembah jabal Rahmah, masih di daerah Arafah. Setelah bus berhenti di tempat tersebut, kami berfoto bersama rombongan tur. Sehabis itu dipersilahkan bagi yang mau naik diberikan waktu.  Tentu saja saya tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Bersama keluarga saya, kami bersemangat ke atas puncaknya. Alhamdulillah disana saya bisa memanjatkan doa. Oh iya, sambil ber’doa, saya pun memegang batunya, selesai ber’doa, saya klik foto tangan yang menempel dibatu tersebut.

DSCN1277

Alhamdulillah, saya cukup memegang batunya saja 🙂 tak ada niat menuliskan apapun.

CIMG2468

CIMG2447

Meskipun banyak orang yang menulis coretan nama mereka dengan pasangan.  Tak sedikit pun terbersit niat menuliskan nama saya dengan nama yang saya doakan biar jadi kenyataan.  Atau mungkin bagi yang sudah berpasangan menuliskan nama masing-masing, rasanya bagi saya hanya bentuk tindakan kita yang tak mengindahkan  sejarah.  Sedih melihat coretan-coretan tersebut. Kalau cinta perlu bukti, menurut hemat saya mungkin tak perlu dengan menuliskan coretan di tempat bersejarah, cukup buktikan lewat tindakan nyata saja, karena itu jauh lebih bermakna.

Pengalaman saya ber’doa disana sungguh menyenangkan sekali, setelah disampaikan permohonan doanya, rasanya plong saja.  Disarankan oleh pembimbing, ketika kita berdoa dan meminta sama Allah SWT, maka berdoalah dengan detail agar doanya segera dikabulkan.  Karena sudah diingatkan dari awal perjalanan umroh, maka sebelum mencapai JR, agar doa saya bersinergi maka disemua tempat mustajab yang saya dapat kesempatan ber’doa, kalau urusan doa-doa penting sudah saya susun detail, sebelumnya giliran jodoh saya berfikir keras.  Masalahnya, kalau lagi ngejomblo  ngedoain siapa ya? Siapa yang harus saya sebutkan namanya? *mulai flashback, ya sudahlah memposisikan diri sebagai secret admirer kalau sampai belum ketahuan juga*   Praktisnya doakan seseorang yang menurut intuisi kita, yakin sama orang tersebut meskipun hasil akhir keputusan ada di tangan Allah SWT, minimal kita sudah berusaha meminta lewat doa, lagipula doa itu gratis, selama doanya meminta untuk hal yang baik, kenapa gak dicoba saja. Pikir saya begitu.  Lain halnya mungkin kalau sudah punya pacar, hubungan sudah serius, sudah tunangan, ini sih lebih gampang nyebutinnya.  Sayangnya sulit bagi saya sebagai secret admirer yang tidak tahu dia ada dimana, kenalan belum pernah, ngobrol belum pernah, hanya modal pas saling memandang dalam sepersekian detik tanpa kata kayak kesetrum dari jarak beberapa meter, dan karena ia melakukan kebaikan bukan untuk saya, tapi untuk keluarga saya, beruntung tahu namanya, itu juga dari dikasih tahu oleh keluarga, maka tersebutlah ia dalam doa saya. Nothing to lose sajalah, yang penting saya meminta ridho dari Allah SWT saja, sebab saya yakin bila jodoh akan dipersatukan dalam ikatan pernikahan, bila bukan tetap akan dipersatukan dengan jodoh sesungguhnya insyaallah.  Daripada saya gak nyebut nama,  ya sudah sebut saja yang saya yakin saya gak perlu menyesal, selama ia satu keyakinan, hati saya tak meragu,  yang penting saya meminta ridho Allah, namun saya tidak mau memaksa, artinya menjalaninya dengan senang hati saja.  Hasil doanya? Hingga tulisan ini diposting, on the process, belum ketahuan di approve atau tidaknya sama Allah.  Kalau penasaran, mungkin bila telah menikah akan ketahuan 😉

Untuk urusan jodoh ini, agak ribet rupanya, diluar nalar, prediksi, bahkan diluar praduga sebab akibat yang saya gunakan dalam menganalisis problematika kehidupan. Jadi biar perjuangan makin maksimal, maka saya sampai dikasih kesempatan sama Allah, ber’doa di JR alhamdulillah.  Saya tetap merasa beruntung dengan kesempatan tersebut.  Sekarang saya baru paham, bahwa segala sesuatu pantas diperjuangkan selama hal tersebut demi kebaikan kita dimasa kini dan dimasa yang akan datang, dan saya semakin yakin, Allah pasti punya skenario indah dibalik semua ini. Terlepas dari segala usaha yang dilakukan, saya menanamkan dalam pikiran keyakinan bahwa Sejatinya, Allah hanya memberi yang  kita butuhkan dan memang pantas kita dapatkan.  No matter what happen, JR I’m still in love with you :3 

Sayangnya  saya tidak menemukan unta 😦 .  Turun dari bukit JR sambil mencari bus rombongan, satu hal yang unik, menarik  dalam ingatan saya dari JR, kami sekeluarga bertemu dengan sapi-sapi.  Kok sapi?  Untanya mana ya? Duuh padahal kepengen banget naik unta yang didandanin sambil berpose dengan background JR,  tak ada unta, dengan sapi pun jadilah saya berfoto 😀

IMG_20140423_092518

20140423_092112

Sayang banyak sampah berserakan 😦 😦 😦


Saya belum pernah membaca bahkan belum pernah mendengar pengalaman dari yang sudah pergi kesana di JR ada sapi.  Sama halnya mungkin kebanyakan orang yang ke JR sudah menikah atau pergi dengan suami dan istri, lah sementara saya masih sendiri.  Gak ada hubungannya sih ya haha, ya gak ada unta sapi pun ada. Belum ada pasangan siapa tau yang saya sebutkan namanya dalam doa bisa jadi *menghibur hati sambil berharap sama Allah SWT, usaha merayu dan mendapatkan ridho Allah, usaha maksimal gan* 😀 😀 😀  . Aamiin Aamiin Aamiin YRA.

DSCN1283

20140423_092627

Bisa menikmati tempat bersejarah Jabal Rahmah ini, akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan, Alhamdulillah terima kasih ya Allah, sudah membawa saya ke puncaknya  🙂   Terima kasih saya sudah diberi  kesempatan memohon yang terbaik, memohon ridho-Mu  dalam doa – doa saya untuk pasangan hidup saya bila waktunya telah tiba, semoga Allah selalu menguatkan hati dan iman saya hingga akhirnya tiba waktunya.  Aamiin YRA.  Semoga perjalanan panjang untuk mendapatkan ridho-Mu, bisa memperoleh perjalanan kisah cinta seperti putrinya Rasullullah SAW yaitu Fatimah yang berjodoh dengan  Ali.  Sebuah perjalanan cinta yang sangat menginspirasi bagi saya yang sedang memohon ridho-Mu, dan menjadi salah satu impian saya, kelak bila Allah telah meridhoi-Nya.  Semoga saya diberikan bonus oleh Allah SWT untuk bisa menikmati kisah romantis, seperti kisah paling romantis di dunia, antara Fatimah dan Ali :’) Aamiin YRA.   Semoga Allah memberikan kemudahan bagi saya, untuk bisa memantaskan diri sampai dipersatukan dengan jodoh dunia akhirat saya.  Semoga doa-doa dari orangtua dan keluarga untuk saya, bisa segera dikabulkan.  Aamiin YRA.

 Terima kasih banyak ya Allah, karena Engkau selalu melindungi hamba disepanjang perjalanan untuk meraih cinta yang diridhoi-Mu kelak, Insyaallah.     Salam cinta dari sang pencinta-Mu yang selalu mengharapkan dan meminta ridho-Mu ya Rabb. 🙂

 With Love,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s