Ketika Anak-Anak BELAJAR

  • Ketika anak-anak belajar bahwa kebahagiaan bukan ditemukan pada apa yang dimiliki oleh seseorang, melainkan kepada siapa orang itu.
  • Ketika mereka belajar bahwa memberi dan memaafkan lebih memuaskan hati, daripada menerima dan membalas.
  • Ketika mereka belajar bahwa penderitaan tidak menjadi lebih ringan mengasihani diri, tetapi diatasi dengan ketahanan diri dan kekuatan rohani.
  • Ketika mereka belajar bahwa suatu hubungan akan berkembang bila mereka lebih menghargai persahabatan ketimbang ego, lebih berkompromi ketimbang mencari menang sendiri, dan  lebih mendengar ketimbang menasehati.
  • Ketika mereka belajar unruk tidak membenci orang yang kelainannya membuat mereka takut, tetapi untuk takut dengan kebencian semacam itu.
  • mereka belajar bahwa kebahagiaan terjadi dalam penggunaan kekuasaan semu untuk menghargai orang lain, bukan dalam kekuasaan semu untuk menekan orang lain.
  • Ketika mereka belajar bahwa pujian dari orang lain atau sanjungan tetapi tidak bermakna bila tidak diimbangi dengan hormat kepada diri sendiri.
  • Ketika mereka belajar bahwa nilai dalam hidup paling baik diukur bukan berdasarkan lamanya mengumpulkan harta, melainkan berdasarkan lamanya merelakan diri untuk berbagi kebijaksanaan, berbagi harapan, menghibur, dan menyentuh hati.
  • Ketika mereka belajar bahwa kecantikan seseorang bukan yang tampak oleh mata, melainkan yang tampak oleh hati, juga walaupun lamanya penderitaan dapat merusak kulit sebelah luar, semua itu dapat meningkatkan karakter dan perspektif  seseorang.
  • Ketika mereka belajar bertahan terhadap penilaian orang lai, karena tahu bahwa setiap orang dikaruniai sifat baik dan buruk, dan juga kemunculan sifat-sifat itu sering bergantung pada dukungan atau celaan orang lain.
  • Ketika mereka belajar bahwa setiap orang telah dianugerahi pribadi yang unik, dan tujuan hidup untuk menbagikan karuniaterbaik mereka kepada dunia.
  • Ketika anak-anak belajar tentang hal-hal ideal ini, dan cara mempraktekannya dalam kehidupan nyata, mereka bukan lagi kanak-kanak
  • Mereka MENJADI RAHMAT BAGI SIAPA PUN YANG MENGENAL MEREKA DAN ENGHARGAI MEREKA SEBAGAI MODEL BAGI SELURUH DUNIA 🙂

Sumber: DAVID L. WEATHERFOR

lupa judul bukunya apa, yang jelas saya pernah baca buku ini, tapi pinjem di pertustakaan waktu saya masih SMA hehehe ^_____________^

saya suka sama kata-katanya dan menuliskannya di buku saya tapi lupa nyantumin judul bukunya, maafff yaaa… saya baru nemuin kata-kata ini pas lagi beres-beres, makanya biar gak lupa tulis disini juga ah hehee

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s