Berfikir Positif

Anda mungkin tidak dapat mengendalikan keadaan, tapi Anda dapat mengendalikan pikiran Anda. Pikiran positif menghasilkan perbuatan dan hasil yang positif (DR. Ibrahim Elfiky).

Nyatanya pikiran kitalah yang mengendalikan diri kita, apa yang kita lakukan tergantung dari pikiran kita, jika kita possitive thinking atau berfikir positif maka hasilnya akan positif, demikian juga halnya jika kita berfikir negatif, maka hasilnya akan negatif pula.  Kitalah yang memilih dan memutuskan, apakah pikiran kita akan dominan dengan pikiran positif ataukah pikiran negatif, yang jelas apa yang telah kita putuskan akan mempengaruhi diri kita dalam memandang dan memaknai hidup itu sendiri.  Orang yang pikirannya didominasi oleh pikiran negatif maka apapun yang ia lakukan selalu tampak salah dan merasa bahwa Tuhan tak adil padanya.  Sementara itu, orang yang didominasi oleh pikiran positif, ia akan memandang hidup dengan cara berbeda dan mampu menikmati hidupnya serta tidak mencari siapa yang salah dg hidupnya, tapi selalu berusaha untuk bertanggung jawab atas kehidupannya dan tak pernah menganggap Tuhan tak adil padanya, justru ia bisa mensyukuri setiap hal yang Tuhan berikan padanya.

Seperti yang dikatakan DR. Ibrahim Elfiky ”Berfikir positif adalah sumber kekuatan dan sumber kebebasan.  Disebut sumber kekuatan karena ia membantu Anda memikirkan solusi sampai  mendapatkannya.  Dengan begitu Anda bertambah mahir, percaya, dan kuat.  Disebut sumber kebebasan karena dengannya Anda akan terbebas dari penderitaan dan kngkungan pikiran negatif serta pengaruhnya pada fisik.”

Menurut DR. Ibrahim Elfiky  yang merupakan sang maestro motivator muslim dunia dalam bukunya berjudul Terapi Berfikir Positif menyebutkan bahwa ada 10 sifat yang menjadi ciri khas kepribadian positif.  Sifat-sifat tersebut akan membantu kita mewujudkan cita-cita, serta memberi kebahagiaan, ketenangan, dan ketentraman jiwa.

Beriman, memohon bantuan, dan tawakal kepada Allah.

Kepribadian positif adalah kepribadian yang beriman kepada Allah, tawakal pada-Nya, dan meminta pertolongan kepada-nya di setiap waktu.  Allah berfirman, Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad maka tawakallah kepada Allah.  Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang tawakal kepadanya (Ali Imran: 159).

Nilai-nilai luhur

 

Pribadi yang sukses hidup denan nilai-nilai luhur.  Sebesar apa pun pengaruh dan godaan, ia akan selalu menjauh dari perilaku negatif seperti berbohong, menggunjing, mengadu domba, memfitnah, merokok, serta segala yg membahayakan kesehatan dan menjauhkan diri dari Allah.  Kepribadian jujur memiliki ciri jujur, amanah, menyukai kebaikan, murah hati, bergantung pada Allah, dan selalu meneladani akhlak Rasulullah SAW dan orang-orang shaleh.

Cara Pandang Jelas

Pribadi yang sukses tahu betul apa yang diinginkan dalam jangka pendek, menengah, dan panjang.  Ia tahu alasan menginginkan sesuatu, kapan menginginkannya, dan bagaimana cara mendapatkannya dengan mengerahkan seluruh potensi serta kemungkinan yang ada, ia selalu merencanakan aktivitasnya dg fleksibel hingga berhasil mewujudkan apa yang diinginkannya.

Keyakinan dan proyeksi positif

Pribadi positif tahu betul kekuatan hukum keyakinan dan prediksi.  Ia menyadari sepenuhnya bahwa segala sesuatu yang diyakini dan diproyeksikan mewujud sesuai dengan keyakinan dan proyeksi itu.  Keyakiana dan proyeksi ini terkait erat dengan iman kepada Allah dan dengan pengetahuan bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan pahala bagi orang yang betbuat baik.

Selalu mencari jalan keluar dari berbagai masalah.

Pribadi yang sukses mengetahui kekuatan hukum konsentrasi dan cara mengesampingkan hal-hal lain agar tetap fokus pada sesuatu yang dinginkan.  Karena itu, ia menyiapkan konsentrasi pada berbagai kemungkinan jalan keluar. Ia mengetahui bahwa segala masalah pasti ada penyelesaiannya secara spiritual.  Ia hadapi segala sesuatu dengan santai kemudian dipahami secara positif.  Ia terus berfikir seperti itu, apa pun pandangan orang lain dan pengaruh yang ada, sampai ia benar-benar nerhasil menemukan jalan keluar dari masalah yang dihadapi.

Belajar dari masalah dan kesulitan

Pribadi yang sukses tidak hanay fokus pada pemecahan masalah, tapi bagaimana dapat mengambil pelajaran dari setiap masalah yang dihadapi.  Pelajaran itu akan ia gunakan untuk merencanakan masa depan.  Dengan demikian, ia mengolah masalah menjadi keahlian, keterampilan, dan pengalaman yang dapat diandalkan.

Tidak membiarkan masalah dan kesulitan mengganggu kehidupannya

Ada tujuh aspek kehidupan utama, yaitu: spiritualis, kesehatan, individual, sosial, karier, dan finansial.  Ketika pribadi positif mengahadapi masalah keuangan atau karier, ia tidak akan rela membiarkan masalah tersebut mempengaruhi aspek kehidupan lainnya.  Ia sikapi segala masalah dengan wajar dan tidak berlebihan.  Karena itu, hidupnya menyenangkan dan selalu dapat menemukan jalan keluar dari masalah yang dihadapi.

Percaya diri, menyukai perubahan, dan berani menghadapi tantangan.

Pribadi yang sukses tahu betul bahwa perubahan tidak dapat dihindari.  Karena tahu tujuan yang diinginkan, ia menyusun rencana berdasarkan segala kemungkinan, lalu direalisasikan dalam tindakan nyata.  Ia juga selalu melakukan evaluasi dan memperbaiki: belajar ari kesalahan lalu mekukan sesuatu dengan kepercayaan kepada Allah sepenuhnya.

Hidup dengan cita-cita, perjuangan, dan kesabaran

Pribadi yang sukses selalu tahu betul bahwa tanpa cita-cita pasti hidup terasa sangat sempit.  Tnpa cita0cita seseorang kan hilang ditelan gelombang kesulitan, perasaan negatif, pikiran negatif, dan berbagai aneka penyakit kejiwaan atau fisik.  Pribadi yang sukses tahu bahwa cita-cita adalah pondasi kemajuan.  Tanpa cita-cita segala sesuatu akan berhenti.  Tanpa perbuatan dan perjuangan, kemajuan tidak akan pernha terjadi.  Krena itu pribadi yang sukses selalu berusaha keras dalam mengejar cita-cita dan menghadapi tantangan hidup.  Ketika ia berfikir tentang segala kemungkinan, ia bersabar mengadapi berbagai kesulitan yang terjadi.  Karena, dasar kepribadiannya adalah cinta pada Allah, tawakal pada-Nya, dan yakin bahwa Dia tidak akan menyi-nyiakan pahala bagi orang yang berbuat baik.

Pandai bergaul dan suka mebantu orang lain

Pribadi yang sukses suka bergaul dengan siapa saja dan ia dekat di hati siapa saja.  Ia juga menyukai cara-cara yang positif, seperti menghormati orang lain.  Ia mencintai orang lain dan suka membantu mereka.  Tangnannya selalu terulur untuk membantu siapa saja, bantuan harta, waktu, atau pelajaran.  Kepribadian sukses tahu betul bahwa orang bisa mati, tapi pikirannya akan tetap hidup dan membantu orang lain.  Karena itu, ia tidak pelit untuk memberikan bantuan.

Sumber: Buku Terapi Berfikir Positif

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s